BCA Hadirkan Paylater, Untuk Saingi Dominasi Pinjol

Friday, 26 January 2024 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor; Mashur Imam
Sumber ; logo BCA (pngegg)

Editor; Mashur Imam Sumber ; logo BCA (pngegg)

Frensia.id- PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) tampaknya sangat seriur membangun program paylatternya. Direkturnya, Jahja Setiaatmadja menjelaskan bahwa sebenarnya alasan peluncuran fitur paylater, salah satunya, guna menguatkan nasabah dalam mengakses ke kartu kredit. Fitur ini merupakan memiliki fungsi pembayaran elektronik dengan scan QRIS di aplikasi myBCA. Jadi nasabah yang dapat memakainya adalah yang memiliki BCA ID.

Sebagaimana dilansir dalam sebuah laman online bisnis. Ia mengaku bahwa ada keterbatasan penggunaan kartu kredit. Dikarenakan syaratnya ketat. Fitur Paylater BCA dirancang sebagai jalan yang lebih fleksibel. Utamanya pada nasabah yang belum bisa mendapat akses kartu kredit. Tentunya, tetap melihat track recordnya.

Baca Juga :  Harga Minyakita Naik, Pedagang di Jember Stop Penjualan

Program ini tampaknya sukses. Terbukti, kinerja Paylater BCA sangat positif, terhitung hingga akhir Desember 2023 tahun kemarin dari sejak diluncurkannya sekitar bulan oktober sebelumnya. Tercatat program ini menyedot sekitar 52.000 customer. Jahja menjelaskan dana yang sudah diberiakan mencapai Rp400 miliar. Padahal beru berjalan 2,5 bulan.

Selain dari pada itu, Jahja juga menjelaskan bahwa paylater tidak akan digunakan sebagai alat untuk menutup pinjaman yang lain. Yang dia resahkan sebenarnya kondisi masyarakat yang banyak terjebak dalam siklus pinjaman yang sulit terputus. Misalnya kasus pinjaman online (pinjol). Karena kebutuhan pokok masyarakat terpaksa dan terlilit oleh pinjaman tersebut. Bunganya sangat tinggi, akhirnya tidak mampu membayar. Sehingga, terpaksa pinjam ke yang lain. Masalah ini, yang tampaknya berharap dapat diselesaikan dengan adanya program paylater BCA.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik
Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah
Harga Minyakita Naik, Pedagang di Jember Stop Penjualan
Gas Elpiji 3 Kg di Jember Langka-Mahal, Pertamina Gelar Operasi Pasar
Perajin Tahu di Mangli Jember Keluhkan Efek Domino Naiknya Harga Kedelai
Kepala BGN Resmikan Dapur MBG di Ponpes Nurul Chotib Jombang Jember
Intervensi Harga Pangan, Pertamina Gelar Pasar Murah Sembako Rp 30 Ribu di Jember

Baca Lainnya

Friday, 22 May 2026 - 19:32 WIB

Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Friday, 22 May 2026 - 18:34 WIB

Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

Thursday, 21 May 2026 - 14:25 WIB

Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah

Thursday, 23 April 2026 - 16:40 WIB

Harga Minyakita Naik, Pedagang di Jember Stop Penjualan

Thursday, 23 April 2026 - 12:14 WIB

Gas Elpiji 3 Kg di Jember Langka-Mahal, Pertamina Gelar Operasi Pasar

TERBARU

Petugas Damkar Jember  saat melakukan pemadaman di lokasi kebakaran (Foto: Istimewa).

News

Hari H Akad, Rumah Warga Jember Alami Kebakaran

Friday, 22 May 2026 - 15:38 WIB