Jangan Dianggap Remeh! Ini Akibat Jika Sulit Memaafkan Kesalahan Orang Lain

Saturday, 27 January 2024 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bersalaman (Foto: Republika/ Musiron)

Ilustrasi Bersalaman (Foto: Republika/ Musiron)

Frensia.id – Rasulullah SAW dalam banyak hal telah memberikan teladan bagaimana menjadi pribadi muslim untuk senantiasa menjadi pemaaf.

Akan tetapi, kalimat maaf terkadang sulit untuk diucapkan oleh seseorang. Dan yang lebih sulit dilakukan adalah memaafkan.

Telah banyak disebutkan dalam Al-Qur’an, Hadits, dan perkataan Ulama betapa mulianya saling memaafkan.

Tapi tahukah Sobat Frensi akibat jika sulit memaafkan orang lain? Berikut frensia.id rangkum dari berbagai sumber:

Merendahkan Diri Sendiri
Dalam interaksi sosial terkadang menganggap bahwa seseorang yang meminta maaf dan mengalah untuk memaafkan orang lain, dianggap lemah dan tidak memiliki kekuatan secara derajat sosial.

Namun, disisi Allah hal demikian adalah suatu mulia dalam penilaian Allah SWT. Dalam sebuah hadits disebutkan,

“Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah SWT akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim)

Baca Juga :  Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja

Dari hadits tersebut dapat dipahami Allah SWT akan menambahkan kemuliaan orang yang merendah diri untuk memberi memberi maaf, sebaliknya Allah SWT akan merendahkan diri seseorang tidak dapat merendah diri untuk memberikan maaf kepada orang lain.

Selalu Dalam Keadaan Berdosa
Salah satu keutamaan memaafkan orang lain adalah mengharapkan ridho Allah SWT. Dan menyimpan dendam dengan tidak memaafkan hanya akan menimbulkan dosa.

Melakukan dosa salah satu hal yang akan menjauhkan diri dari ridho Allah SWT.

Dalam Q.S Ayat 37 disebutkan, “Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah mereka memberi maaf.”

Menyebabkan Stres dan Penyakit Lainnya
Seseorang yang enggan memaafkan akan selalu diselimuti rasa dendam. Oleh karena itu, akan menyebabkan mudah emosi.

Menurut Karen Lee Swartz, seorang Profesor Psikiatri dan Ilmu Perilaku, kondisi tersebut dapat menyebabkan otot-otot tubuh menjadi tegang sehingga menyebabkan detak jantung tidak beraturan. Dan dapat berakibat tekanan darah menjadi tinggi yang tidak baik untuk jantung.

Baca Juga :  Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI

Bahkan, dalam sebuah penelitian yang dilakukan Annals of Behavioral Medicine, salah satu Jurnal di Oxfofor University, menyatakan memaafkan akan membuat tubuh menjadi rileks.

Selain itu, juga disimpulkan bahwa memaafkan dapat mengurangi risiko stres dan perasaan tertekan. Sehingga seseorang yang tidak dapat memaafkan akan dapat menggangun kesehatan mentalnya.

Kesehatan mental yang tidak baik dapat mengurangi sistem kekebalan tubuh dan mengurangi kualitas tidur yang baik.

Oleh karena itu, proses memaafkan dapat menjadi sarana relaksasi yang mengurangi tingkat stres, sehingga pada akhirnya ini juga berpengaruh pada pemenuhan kualitas tidur yang lebih baik.

Mengingat tingkat stres yang tinggi kerap dikaitkan dengan masalah tidur seperti insomnia atau pun hipersomnia.

Semoga Bermanfaat. Aamiin…

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja
Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI
Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib
Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal
Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir
Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

Baca Lainnya

Saturday, 18 April 2026 - 22:00 WIB

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja

Saturday, 4 April 2026 - 15:05 WIB

Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI

Saturday, 21 March 2026 - 14:54 WIB

Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib

Thursday, 19 March 2026 - 07:58 WIB

Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Sunday, 8 March 2026 - 14:28 WIB

Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir

TERBARU