Berbeda Dengan Kontestasi Pilpres 2024, Ada Kemungkinan Gerindra, PDIP dan PKS Bersatu Mengusung Khofifah Di Pilkada Jatim

Wednesday, 3 April 2024 - 05:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id- Dinamika kontestasi Pilpres saat ini, bisa saja jauh berbeda dengan Pilkada di Jawa Timur. Partai-partai seperti Partai Demkorasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hingga Gerindra bisa saja bersatu mengusung satu calon.

Saat ini beberapa Partai tampak berkomunikasi dengan Khofifah Indar Parawansyah untuk Pemilihan Kepala Daerah Pilkada  Jawa Timur. Jika komunikasi sukses, bukan tidak mungkin, partai-partai besar seperti PDIP, PKS dan PDIP akan bersatu mendukung Khofifah. Walaupun ketiganya sedang berkontestasi di Pilpres, semuanya bisa berubah di Pilkada Jatim.

PKS misalnya, dilansair frensia dalam laman antaranews, Dewan Pengurus Wilayah Partainya di Jawa Timur sedang menjalin hubungan politik dengan mantan Gubernur Khofifah Indar Parawansa terkait Pilkada.

Irwan Setiawan, Ketua DPW PKS Jatim, menyatakan bahwa saat ini fokus mereka adalah berkomunikasi dengan Khofifah, namun belum membahas dukungan terhadap calon tertentu.

Meskipun tim telah dikirim untuk berkomunikasi dengan Khofifah, mereka belum sampai pada pembicaraan tentang dukungan terhadap kandidat tertentu.

Baca Juga :  Gus Fawait Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember Selesai Akhir Juli

Sekarang ini satu-satunya nama yang masih muncul adalah Bu Khofifah. Makanya kami mulai melakukan penjajakan dengan beliau,” ujarnya

Irwan Setiawan menegaskan bahwa peranannya di tingkat wilayah adalah untuk berkomunikasi dengan tokoh-tokoh yang dianggap akan bertarung dalam Pilkada Jatim 2024.

Jika ada nama-nama kandidat lain yang muncul dalam waktu dekat, PKS juga akan melakukan komunikasi dan penjajakan serupa terkait Pilkada Jatim.

Begitupun PDIP, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa pihaknya telah memulai komunikasi dengan Mantan Gubernur Jawa Timur terkait Pilkada serentak yang akan datang.

Di Jatim, berkomunikasi dengan Mbak Khofifah. Apapun, beliau seorang Gubernur Jatim,“ujar Hasto pada Crew Media Center TPN Ganjar-Mahfud.

Baca Juga :  Bupati Gus Fawait sebut JFC Karnaval Terbesar Kedua Dunia angkat Nama Jember Lebih Dikenal

Hasto juga menambahkan bahwa PDIP telah melakukan pemetaan politik yang luas di setiap daerah, tidak hanya di Jawa Timur, namun juga di daerah-daerah besar lainnya seperti Jawa Tengah dan Bali.

Baginya, konstestasi Pilpres sangat berbeda dengan Pilkada. Ia mengaku telah memetakan seluruh daerah, termasuk di Pilkada Jatim. Hasil pemetaannya tentu tidak sama dengan pusat.

Karena beda ruang lingkupnya antara Pilpres dengan Pilkada. Sehingga komunikasi-komunikasi politik memang dilakukan untuk menghasilkan calon-calon pemimpin yang terbaik“, tambahnya.

Sedangkan Partai Gerindra, sebelumnya telah lebih awal mendukung Khofifah di Pilkada Jatim. Sekitar Desember 2023 kemarin, mereka telah resmi merekomendasi Khofifah sebagai calon.

Jadi, tiga partai besar di atas tidak mustahil untuk bersatu di Pilkada. Walau saat Pilpres berlawanan, tidak menutup kemungkinan mereka  jadi koalisi saat Pilkada di Jatim.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Anggota DPR RI Muhammad Khozin Berharap Layanan Peta Cinta Pemkab Jember Bisa Lebih Ditingkatkan
Dirjen Dukcapil Ungkap Jember Kurang 3 Persen Warganya Selesai Perekaman KTP
Dirjen Dukcapil Apresiasi Layanan Peta Cinta Pemkab Jember
Ombudsman RI Apresiasi Layanan Homecare Kesehatan di Jember, Minta Daerah Lain Meniru
Datang ke Jember, Waka Ombudsman RI Puji Pelayanan Publik-Kesehatan Kalahkan Klinik Swasta Jakarta
Soroti Dana Talangan Rp 786 M, PKB Jember: TAPD Gagal Yakinkan DPRD
Gus Fawait Wujudkan Asta Cita ke 4 dan 6 Presiden Prabowo melalui Program Homecare
Pemkab Jember Siapkan Renovasi Pembangunan TPA Senilai Rp 2 Triliun

Baca Lainnya

Thursday, 6 August 2026 - 21:50 WIB

Dirjen Dukcapil Ungkap Jember Kurang 3 Persen Warganya Selesai Perekaman KTP

Thursday, 6 August 2026 - 21:44 WIB

Dirjen Dukcapil Apresiasi Layanan Peta Cinta Pemkab Jember

Wednesday, 5 August 2026 - 19:44 WIB

Ombudsman RI Apresiasi Layanan Homecare Kesehatan di Jember, Minta Daerah Lain Meniru

Wednesday, 5 August 2026 - 19:32 WIB

Datang ke Jember, Waka Ombudsman RI Puji Pelayanan Publik-Kesehatan Kalahkan Klinik Swasta Jakarta

Tuesday, 4 August 2026 - 19:40 WIB

Soroti Dana Talangan Rp 786 M, PKB Jember: TAPD Gagal Yakinkan DPRD

TERBARU

Suasana saat mediasi oleh pihak Polsek, Koramil, pihak desa, dan Dinas Pendidikan serta warga desa (Foto: Istimewa).

Criminalia

Penganiayaan Siswi SD di Jember Gegara Cemburu Saling Follow TikTok

Saturday, 8 Aug 2026 - 18:35 WIB

Arik Lisarja, Head Division of Morula IVF Surabaya (dari kiri), Prof. Arief Boediono, Direktur Scientific Morula IVF Indonesia, Prof. Budi Santoso, Konsultan Fertilitas Morula IVF Indonesia, dr. Anita Fadhilah, Direktur IHC Rumah Sakit Perkebunan Jember Klinik (kanan) (Foto: Fadli/Frensia).

Healthia

Morula IVF Surabaya Beri Edukasi Layanan Bayi Tabung di Jember

Saturday, 8 Aug 2026 - 17:30 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading