Cak Imin Tanggapi Soal Banyaknya Kampus yang Kritik Jokowi

Saturday, 3 February 2024 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Slepet Imin di Kota Cinema Mall Jember (Foto: Frensia.id/ Faiq Al Himam, Editor : Mashur Imam)

Slepet Imin di Kota Cinema Mall Jember (Foto: Frensia.id/ Faiq Al Himam, Editor : Mashur Imam)

Frensia.id- Kritik terhadap Presiden Jokowi Minggu terakhir ini semakin ramai dilakukan oleh beberapa kampus. Dimulai dari Universitas Gadjah Mada (UGM), dilanjutkan Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Indonesia (UI), terakhir Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan Universitas Andalas. Dan kabarnya masih banyak kampus yang akan melakukan hal serupa.

Sebagaimana dilansir dalam laman BBC, Guru Besar Universitas Indonesia, Sulistyowati Irianto. Ia menuturkan bahwa perilaku presiden tak bisa ditolerir lagi. Diantaranya “menggunakan” Mahkamah Konstitusi (MK) untuk meloloskan putranya yang melaju dalam kontestasi politik. Bukan hanya itu, beberapa kampus lain, juga mengkritik serupa.

Baca Juga :  Datang ke Jember, Wamenkes Sebut Program Homecare Potensial Jadi Percontohan Nasional

Melihat fenomena demikian, Cawapres pasangan 01, Abdul Muhaimin Iskandar alis Cak Iman, dalam kunjungannya ke Jember (03/02/2024) mengatakan bahwa semua itu akibat Kualat. Ia kemudian menghubungkannya dengan pelanggaran pemberian Bansos akhir-akhir ini.

Ia memandang pemerintah harus bijak dalam melaksanakan kebijakannya. Salah satunya, misal kebijakan tentang pelaksanaan bantuan sosial. Bantuan sosial mesti dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga :  Beredar Polling Pemilihan Calon Ketua PCNU! Pimpinan Lakpesdam Jember: "Harus Orang Alim"

Pemberian Bansos itu baik, namun, menurutnya perlu dilakukan dengan baik dan seadil-adilnya. Itu uang rakyat. Kalau tidak adil dan semena-mena, bisa kualat. Sebagai Presiden, ia mengaku takut melakukan hal tersebut.

“Saya takut, itu uang rakyat, dan haknya rakyat”, ucapnya dalam acara Slepet Imin yang dilaksanakan di Kota Cinema Mall Jember, (03/02/2024).

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pemkab Jember akan Optimalkan Dana Investasi untuk Pembangunan Daerah
Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio
Gus Fawait Luncurkan Program Jember Cinta Kesehatan, Targetkan 10.000 Peserta
Bupati Jember Tekankan Pentingnya Persatuan dan Peningkatan Layanan Publik saat Peringati HUT ke 81 RI
Dishub Jember akan Berlakukan Kembali Parkir Berlangganan
Respons Ketua DPRD Jember soal Pemberlakuan Kembali Parkir Berlangganan: Harapan Baru Pendapatan Daerah
Bupati Fawait Tekankan Pertumbuhan Ekonomi Harus Merata
Fraksi Gerindra Minta Dana Pembangunan Pemkab Jember Merata hingga Pelosok Desa

Baca Lainnya

Tuesday, 18 August 2026 - 21:07 WIB

Pemkab Jember akan Optimalkan Dana Investasi untuk Pembangunan Daerah

Tuesday, 18 August 2026 - 17:41 WIB

Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio

Monday, 17 August 2026 - 17:30 WIB

Gus Fawait Luncurkan Program Jember Cinta Kesehatan, Targetkan 10.000 Peserta

Monday, 17 August 2026 - 17:20 WIB

Bupati Jember Tekankan Pentingnya Persatuan dan Peningkatan Layanan Publik saat Peringati HUT ke 81 RI

Saturday, 15 August 2026 - 00:20 WIB

Dishub Jember akan Berlakukan Kembali Parkir Berlangganan

TERBARU

Gambar Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio (Sumber: Suarasurabaya.net)

Politia

Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio

Tuesday, 18 Aug 2026 - 17:41 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading