Diriset! Pijat Tradisional Nyata Merangsang Peningkatkan Berat Badan Bayi

Friday, 21 June 2024 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Diriset! Pijat Bayi Nyata Merangsang Peningkatkan Berat Badan Bayi (Sumber: Ilustrasi, Tukang Pijet Bayi Ibu Nito Jember)

Gambar Diriset! Pijat Bayi Nyata Merangsang Peningkatkan Berat Badan Bayi (Sumber: Ilustrasi, Tukang Pijet Bayi Ibu Nito Jember)

Frensia.id- Para pakar dan akademisi ternyata ada yang fokus pada tradisi pijat bayi di masyarakat. Hasil baik untuk kesehatan bahkan dapat meningkatkan berat badan bayi.

Salah satu akademisi yang fokus mengkaji adalah Bunga Tiara Carolin, Suprihatin dan Clara Agustin. Ketiganya adalah Akademisi Nasional Jakarta.

Hasil risetnya disusun dalam bentuk jurnal. Pada tahub 2020 kemarin, telah terbit dalam Indonesian Midwifery Scientific Journal.

Dalam pandangan ketiganya, Pijat adalah salah satu metode penyembuhan tertua di dunia. Teknik ini mencakup seni perawatan kesehatan yang bisa melonggarkan sendi yang kaku dan menyelaraskan organ tubuh melalui pijatan yang kuat.

Kajian mereka bertujuan untuk mengevaluasi dampak pijat bayi dalam mendukung peningkatan berat badan bayi. Bayi yang ditelitinya, berkisar usia 2-6 bulan. Bayi tersebut kemudian dibandingkan dengan bayi yang tidak dipijat.

Baca Juga :  Jenggawah Hingga Mangli Jadi Wilayah Kasus ISPA Tertinggi di Jember

Metode yang mereka pakai adalah quasi experiment dengan desain kontrol non-ekuivalen. Sampelnya diambil dengan tehnik purposes sampling. 

Ada 30 bayi berusia 2-6 bulan yang dikaji. Mereka membaginya menjadi dua. 

Proses analisis datanya menggunakan digunakan paired t-test. Kemudian, untuk menyempurnakannya juga memakai independent t-test.

Hasil temuannya cukup mencengangkan. Dapat memverifikasi bahwa tehnik tradisional masih dapat dipakai di dunia kesehatan modern. 

Ketiganya, mengungkapkan bahwa pijat bayi memberikan dampak positif terhadap peningkatan berat badan bayi. Data hasil penelitiannya, menunjukkan p value sebesar 0,029, yang berarti lebih kecil dari 0,05.

Dar angka tersebut dapat dibaca bahwa  ada perbedaan yang signifikan dalam peningkatan berat badan antara bayi yang menerima pijatan dan mereka yang tidak.
Bisa disimpulkan, pemijatan bayi terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap kenaikan berat badan bayi.

Baca Juga :  Dokter Spesialis Paru Ungkap Penyebab Menularnya Penyakit ISPA di Jember

Temuan ketiganya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan para ibu mengenai pentingnya pijat bayi. Ternyata, metode ini dapat dianggap sebagai salah satu metode untuk membantu meningkatkan berat badan bayi mereka.

Penemuan ini sebenarnya juga dapat digunakan sebagai referensi bagi tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi kepada orang tua tentang manfaat pijat bayi.

Dengan memahami manfaat ini, diharapkan ibu-ibu akan lebih termotivasi untuk menerapkan pijat bayi secara rutin, yang pada akhirnya dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi secara keseluruhan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KAI Daop 9 Boyong Rail Clinic ke Stasiun Sempolan, Ada Berobat Gratis-Bagi Kacamata
Gus Fawait Luncurkan ‘Mobil Cinta’, Layanan Antar Pulang Gratis Pasien Sembuh di Jember
Jenggawah Hingga Mangli Jadi Wilayah Kasus ISPA Tertinggi di Jember
Dokter Spesialis Paru Ungkap Penyebab Menularnya Penyakit ISPA di Jember
Morula IVF Surabaya Berkunjung ke Jember, Prof Budi Santoso Jelaskan Layanan Bayi Tabung
Morula IVF Surabaya Beri Edukasi Layanan Bayi Tabung di Jember
Alfamart dan Sweety Lanjutkan Program Sahabat Posyandu, Jangkau 8.400 Penerima Manfaat
Dinkes Jember Temukan 271 Orang Terdiagnosa TBC per Juni 2026

Baca Lainnya

Thursday, 22 October 2026 - 01:45 WIB

KAI Daop 9 Boyong Rail Clinic ke Stasiun Sempolan, Ada Berobat Gratis-Bagi Kacamata

Thursday, 8 October 2026 - 19:46 WIB

Gus Fawait Luncurkan ‘Mobil Cinta’, Layanan Antar Pulang Gratis Pasien Sembuh di Jember

Thursday, 1 October 2026 - 21:34 WIB

Jenggawah Hingga Mangli Jadi Wilayah Kasus ISPA Tertinggi di Jember

Thursday, 1 October 2026 - 20:00 WIB

Dokter Spesialis Paru Ungkap Penyebab Menularnya Penyakit ISPA di Jember

Saturday, 8 August 2026 - 17:40 WIB

Morula IVF Surabaya Berkunjung ke Jember, Prof Budi Santoso Jelaskan Layanan Bayi Tabung

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading