Dmitry Medvedev Soroti Sikap Komandan Barat Terhadap Ancaman Nuklir Rusia

Sunday, 15 September 2024 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Dmitry Medvedev, Wakil Ketua Dewan Keamanan Federasi Rusia melontarkan kritik tajam terhadap pemikiran komandan militer Barat terhadap ancaman nuklir dan pendirian politik mereka yang berorientasi konflik.

Hal ini disampaikan Dmitry Medvedev dalam sebuah pesan di saluran Telegramnya 14 September 2024.

Medvedev mengecam pandangan Barat yang menganggap enteng kemungkinan reaksi keras Rusia terhadap serangan yang melampaui batas teritorialnya.

Dalam pesannya, Medvedev menyinggung bahwa meskipun Rusia sering berbicara tentang penggunaan senjata pemusnah massal sebagai bentuk pembalasan, Barat menganggapnya sebagai bluf semata.

“Rusia tidak akan berani melangkah lebih jauh, mereka hanya mencoba menakut-nakuti kita,” tulis Medvedev mengutip narasi yang beredar di kalangan komandan Barat.

Menurut Medvedev, Barat percaya bahwa Rusia akan menghindari konflik nuklir untuk mempertahankan dukungan dari negara-negara berkembang.

Baca Juga :  Pj Sekda Jember Beri Pujian pada ASN yang Lakukan Verval Data Kemiskinan

“Mereka (Rusia) tidak akan menggunakan konflik nuklir karena mereka mungkin kehilangan dukungan dari negara-negara berkembang”, tulis Dmitry Medvedev.

Namun, ia juga menegaskan bahwa tidak ada pihak yang benar-benar menginginkan konflik nuklir, mengingat akibat serius yang dapat ditimbulkannya.

“Nuklir adalah hal yang mengerikan dengan konsekuensi yang serius, itulah sebabnya keputusan untuk menggunakan senjata nuklir, baik non-strategis maupun strategis, belum diambil,” tulisnya pada 14/09/2024.

Medvedev menjelaskan bahwa Rusia punya keputusan yang berdasar mengenai nuklir. Selain itu, Rusia memiliki kebijakan pencegahan nuklir yang kebetulan sejalan dengan dunia internasional.

“Meskipun, sejujurnya, ada dasar formal untuk keputusan seperti itu, yang masuk akal bagi masyarakat internasional dan sejalan dengan doktrin pencegahan nuklir kami,” jelas Medvedev.

Baca Juga :  Gus Fawait Jamin Nasib PPPK Jember Aman hingga 2027

Meski demikian, Medvedev memperingatkan bahwa kesabaran Rusia memiliki batas.

“Kesabaran seseorang hanya bisa diuji dalam jangka waktu yang terbatas,” tuturnya.

Ia menambahkan, meskipun beberapa analis Barat moderat memperingatkan bahwa Rusia mungkin tidak akan menggunakan senjata nuklir, kemungkinan tersebut masih ada.

Ia bahkan menyebut kemungkinan penggunaan kendaraan pengiriman baru dengan muatan konvensional.

Peringatan Medvedev ini muncul di tengah ketegangan yang meningkat, mencerminkan ketidakpastian yang terus berlangsung di panggung geopolitik global.

Komentarnya menambah bobot pada diskusi tentang risiko konflik nuklir dan strategi militer internasional yang saat ini tengah hangat diperbincangkan di berbagai forum keamanan dunia.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Sasar Pemilih Milenial, PDIP Jember Rombak Pengurus-45% Diisi Pemuda
Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026
Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf
Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama
Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya
Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat
BK Belum Terima Laporan Anggota DPRD Jember Main Game-Merokok Saat Rapat
Kata Ketua Komisi D DPRD Jember Anggotanya Viral Main Game-Ngudut Saat Rapat

Baca Lainnya

Sunday, 24 May 2026 - 17:53 WIB

Sasar Pemilih Milenial, PDIP Jember Rombak Pengurus-45% Diisi Pemuda

Saturday, 16 May 2026 - 19:33 WIB

Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026

Thursday, 14 May 2026 - 00:16 WIB

Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf

Wednesday, 13 May 2026 - 22:41 WIB

Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama

Wednesday, 13 May 2026 - 22:10 WIB

Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya

TERBARU

Opinia

Wajah Toleransi di Seberang Jalan

Sunday, 24 May 2026 - 21:28 WIB