Dukung Program Pemerintah, GP Ansor Jatim Kukuhkan Anggota Jadi Patriot Ketahanan Pangan

Thursday, 15 May 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengukuhan Patriot Ketahanan Pangan GP Ansor Jatim di Aston Hotel Jember (Sumber foto: Istimewa)

Pengukuhan Patriot Ketahanan Pangan GP Ansor Jatim di Aston Hotel Jember (Sumber foto: Istimewa)

Frensia.Id- Satgas Gerakan Nasional yang diresmikan pada 24 April 2025 di Banyumas, kini telah membentuk unit-unit Patriot Ketahanan Pangan di berbagai daerah, termasuk di Jawa Timur (Jatim).

Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jatim resmi mengukuhkan anggotanya sebagai Banser Patriot Ketahanan Pangan Jatim di Hotel Aston Jember. Mereka nantinya akan didaulat untuk membantu pemerintah menciptakan swasembada pangan.

Acara pengukuhan itu dihadiri Ketua Dewan Pembina Relawan Gibran Berkopyah Ubaidillah Amin, Kasatkornas Banser sekaligus Kasatgas Ketahanan Pangan GP Ansor, Syafiq Syauqi, serta pengurus pusat dan wilayah GP Ansor Jawa Timur.

Ketua Dewan Pembina Relawan Gibran Berkopyah, Ubaidillah, menilai bahwa langkah GP Ansor Jatim ini sejalan dengan arah pembangunan nasional di bidang pertanian. Apalagi, kata dia, salah satu kabupaten di Jatim (Jember), merupakan daerah yang surplus di bidang pertanian, baik dari padi, tembakau, edamame dan jagung.

“Kami melihat, apa yang dilakukan oleh Ansor Jawa Timur sangat tepat sekali. Launching Patriot Ketahanan Pangan ini sangat kontekstual, apalagi salah satu Kabupaten di Jatim, yakni Jember, dikenal sebagai daerah yang surplus pertanian,” katanya, Kamis (15/5/2025).

Sementara itu, Kasatkornas Banser, Syafiq menyebut bahwa unit-unit Patriot Ketahanan Pangan akan menyebar ke seluruh desa di Jawa Timur. Menurutnya, jika program tersebut dimulai dari desa, maka akan berdampak besar terhadap ketahanan pangan nasional.

“Jika dimulai dari desa, maka akan berdampak besar terhadap ketahanan pangan nasional. Ini akan mencetak petani muda baru, sekaligus menjadi ladang bisnis pertanian, peternakan dan perikanan,” ujarnya.

Selanjutnya, kata dia, pihaknya juga telah menyiapkan panduan tekhnis untuk nutrisi tanaman, pupuk dan sistem usaha yang efisien serta berdaya guna.

“Kami tanamkan juga nilai-nilai keagamaan dalam proses bertani dan beternak. Hasilnya nanti bukan hanya dari segi material, namun juga dari sisi spiritual,” paparnya.

Kata pria yang akrab disapa Gus Syafiq itu, program ketahanan pangan merupakan pesan-pesan nasionalis dan religius dari para tokoh bangsa terdahulu. Yakni seperti bapak proklamator bangsa, Bung Karno dan ulama besar sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Mbah Hasyim Asy’ari.

“Bung Karno pernah berkata, hidup matinya bangsa ditentukan dari ketahanan pangannya. Senada dengan hal itu, Mbah Hasyim Asy’ari juga menegaskan, bahwa petani adalah penolong negeri. Filosofi inilah yang kami pegang erat,” tandasnya.

Baca Juga :  MAKI Jatim Tiadakan Aksi Demo soal Isu Peminjaman 786 M Pemkab Jember
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi
Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut
Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi
Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo
Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran
Mobil Xenia Terperosok ke Selokan di Licin Banyuwangi Usai Hindari Hewan Melintas
Satreskrim Polresta Banyuwangi Raih Peringkat II Pengungkapan 3C se Jatim
Gubernur Khofifah Resmikan Pusat Riset Pesantren Jatim dan Buka Studium Generale Beasiswa Pemprov 2026

Baca Lainnya

Monday, 14 September 2026 - 21:58 WIB

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi

Monday, 14 September 2026 - 21:49 WIB

Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut

Sunday, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

Sunday, 13 September 2026 - 08:30 WIB

Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo

Friday, 11 September 2026 - 18:14 WIB

Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran

TERBARU

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Humas UIN KHAS).

Educatia

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 Sep 2026 - 14:41 WIB

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achamd Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Foto Pribadi).

Educatia

Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Friday, 18 Sep 2026 - 14:35 WIB

Ilustrasi Nietzsche dan pernikahan (Sumber: AI)

Kolomiah

Pandangan Nietzsche Agar Pernikahan Tidak Berujung Cerai

Friday, 18 Sep 2026 - 13:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading