Emile Durkheim, Pakar Yang Urai Jenis Bunuh Diri Jadi 4 Macam

Friday, 16 August 2024 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Emile Durkheim, Pakar Yang Urai Jenis Bunuh Diri Jadi 4 Macam (Sumber: Ilustrasi Imam)

Gambar Emile Durkheim, Pakar Yang Urai Jenis Bunuh Diri Jadi 4 Macam (Sumber: Ilustrasi Imam)

Frensia.id- Emile Durkheim merupakan pakar sosiologi yang getol membahas konsepsi bentuk fenomena bunuh diri. Ia merupakan tokoh yang terkenal sebagai salah satu pencetus ilmu sosiologi modern.

Tokoh kelahiran Prancis ini juga fokus pada bentuk-bentuk bunuh diri yang terjadi di masyarakat modern. Gagasan ini tentu penting dewasa ini, pasalnya akhir-akhir ini di Indonesia, dirundung kasus-kasus bunuh diri yang mengharukan.

Konsep bunuh diri menurutnya adalah 4, yakni egoistik, altruisitik, anomik, dan fatalistik. Durkheim mengidentifikasi empat tipe bunuh diri berdasarkan tingkat integrasi sosial dan regulasi sosial dalam masyarakat.

Bunuh diri egoistik

Hal demikian terjadi ketika seseorang merasa terpisah atau teralienasi dari masyarakatnya. Individu ini memiliki tingkat integrasi sosial yang rendah, sehingga mereka merasa tidak terhubung dengan komunitas atau kelompok sosial yang lebih besar. Ketidakmampuan untuk membentuk hubungan sosial yang bermakna atau merasakan keterikatan sosial ini dapat menyebabkan perasaan hampa dan kesepian yang mendalam. Akibatnya, orang yang merasa terisolasi cenderung mengalami krisis eksistensial yang bisa berujung pada bunuh diri.

Baca Juga :  Pemuda di Jember Bunuh Temannya di Rumah Kosong Gegara Sakit Hati Sering Dibully

Sebagai contoh, seseorang yang hidup sendirian, tidak memiliki hubungan dekat, atau merasa tidak ada dukungan dari masyarakat sekitarnya, berisiko mengalami bunuh diri egoistik.

Bunuh diri altruistik

Terjadi ketika keterikatan sosial sangat kuat, sehingga individu merasa terpaksa untuk mengorbankan dirinya demi kelompok atau komunitas. Dalam kasus ini, tingkat integrasi sosial sangat tinggi sehingga kepentingan individu terserap oleh tujuan kolektif. Orang yang melakukan bunuh diri altruistik mungkin merasa bahwa pengorbanan diri mereka diperlukan demi kebaikan kelompok.

Contoh bunuh diri altruistik adalah seorang prajurit yang memilih mati di medan perang demi membela negaranya atau anggota sekte religius yang mengorbankan hidupnya untuk tujuan spiritual kelompoknya.

Bunuh diri anomik

Hal demikian terjadi saat rendahnya regulasi sosial. Kondisi ini biasanya terjadi ketika norma-norma dan aturan sosial dalam masyarakat berubah secara mendadak, seperti saat terjadi krisis ekonomi atau perubahan sosial besar-besaran. Ketidakstabilan ini menciptakan kekacauan, yang membuat individu merasa bingung dan kehilangan panduan dalam hidup.

Baca Juga :  Perempuan di Surabaya Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Pemaksaan Aborsi, dan Penelantaran Anak ke Polda Jatim

Tanpa adanya batasan sosial yang jelas, orang-orang mungkin merasa hampa atau kehilangan arah, yang bisa mendorong mereka untuk mengambil keputusan ekstrem, termasuk bunuh diri.

Bunuh diri fatalistik

Bentuk yang terakhir ini, terjadi ketika regulasi sosial terlalu kuat, sehingga individu merasa terjebak dalam situasi yang sangat menekan dan penuh aturan kaku.

Orang yang hidup dalam kondisi di mana kehidupan mereka diatur secara ketat, seperti tahanan dalam penjara yang sangat dikendalikan, mungkin merasa tidak ada jalan keluar dari tekanan tersebut, sehingga memilih bunuh diri sebagai pelarian dari situasi yang menyesakkan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Buntut Saling Ejek di Medsos Remaja di Jember Dikeroyok
Mengeroyok Maling hingga Mati, Begini Jerat Pidananya
Menyayat Hati! Anak Panggil “Bapak” Usai Ayahnya Tewas Diduga Curi Ayam di Bali, H. Her: “Tolong Hubungi Saya”
Kejari Jember Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Bank Pelat Merah Rp 3 M
Marak Penipuan Daring di Sosmed, Kasat Reskrim Polres Jember Imbau Warga Waspada
Polisi Gadungan Ditangkap saat Rayu Wanita ASN di Gumukmas Jember
2 Santri di Balung Jember Jadi Korban Pemukulan OTK Saat akan Jadi Imam Salat
Bawa Celurit saat Berburu Motor di Semboro Jember, Pria Asal Lumajang Terancam 7 Tahun Penjara

Baca Lainnya

Monday, 27 July 2026 - 16:19 WIB

Buntut Saling Ejek di Medsos Remaja di Jember Dikeroyok

Monday, 27 July 2026 - 15:43 WIB

Mengeroyok Maling hingga Mati, Begini Jerat Pidananya

Wednesday, 22 July 2026 - 19:06 WIB

Kejari Jember Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Bank Pelat Merah Rp 3 M

Tuesday, 21 July 2026 - 19:40 WIB

Marak Penipuan Daring di Sosmed, Kasat Reskrim Polres Jember Imbau Warga Waspada

Tuesday, 21 July 2026 - 15:17 WIB

Polisi Gadungan Ditangkap saat Rayu Wanita ASN di Gumukmas Jember

TERBARU

Tangkapan layar dari rekaman video CCTV rumah warga setempat (Foto: Istimewa).

Criminalia

Buntut Saling Ejek di Medsos Remaja di Jember Dikeroyok

Monday, 27 Jul 2026 - 16:19 WIB

Criminalia

Mengeroyok Maling hingga Mati, Begini Jerat Pidananya

Monday, 27 Jul 2026 - 15:43 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading