Film Dokumentar NU Online Tentang Para Ulama’ Pesantren, Secara Kualitas Setara dengan Streaming Netflix

Thursday, 21 March 2024 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar Media Resmi Youtube NU Online

Tangkapan Layar Media Resmi Youtube NU Online

Frensia.id- NU Online, sebagai media resmi Nahdlatul Ulama, memiliki program prmbuatan film serial dokumenter. Tema besar yang diangkat adalah “Kisah Para Pendakwah“. Kisah yang pertama diangakat kissh perjalanan dakwah KH. Mustofa Bisri (Gus Mus).

Film tentang Gus Mus ini telah tayang pada Rabu, 12 Maret 2024, kemarin di kanal YouTube resmi NU Online. Serial ini dimulai dengan episode yang berjudul”Gus Mus: Prinsip & Hakikat Dakwah“.

Program ini ditunggu banyak pihak dan bahkan telah dikaji di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Salah satu pakar yang komentar adalah Paulus Heru Wibowo Kurniawan

Ia yang merupakan seorang pengamat film dari Kampus tersebut, memberikan pandangannya terhadap serial dokumenter ini. Ia menghadiri acara pemutaran film dan talkshow “Mengenal Dakwah Pesantren” yang diselenggarakan secara eksklusif oleh NU Online.

Menurut pandangannya, NU Online telah berhasil memberikan edukasi yang tidak hanya berkaitan dengan agama, tetapi juga dengan kebangsaan. Dia mengapresiasi upaya NU Online dalam menyampaikan pesan bahwa Gus Mus bukan hanya milik komunitas Islam, tetapi juga merupakan warisan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

Baca Juga :  Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib

Saya melihat bagaimana NU Online memberikan edukasi. Itu sebuah terobosan yang menarik karena NU Online tidak hanya berbicara dari sudut pandang Islam saja, tapi sudut pandang kebangsaan. Gus Mus adalah milik Indonesia bukan Islam saja“, tuturnya memuji tokoh yang diangkat dalam serial tersebut.

Paulus juga menilai bahwa serial ini memiliki pesan yang kuat dan dampak yang luar biasa, bahkan menyamakannya dengan kualitas produksi dari layanan streaming film seperti Netflix.

Pujian demi pujian ini, tentu menandakan suksesnya ide program Media utama NU ini. Kesan-kesan yang muncul dipublik sesuai rencana program ini digagas.

Baca Juga :  Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI

Direktur Utama NU Online, Hamzah Sahal, menjelaskan bahwa proses produksi serial ini berawal dari keinginan untuk mengatasi kurangnya eksposur ulama, terutama dari kalangan Nahdlatul Ulama, dalam format sinematik.

Hamzah menyoroti bahwa pesantren, sebagai pusat dakwah, telah lama menjadi wadah bagi dakwah, namun eksposurnya dalam bentuk sinematik masih minim.

Akhirnya, Ia menekankan bahwa pesantren tidak hanya berperan dalam dakwah dogmatis, tetapi juga dalam membentuk masyarakat madani melalui pendekatan kultural.

Pesan-pesan yang disampaikan oleh para kiai tidak hanya bersifat dogmatis, tetapi juga mendidik dan membentuk karakter masyarakat.

Hamzah mengakhiri penjelasaanya dengan menegaskan bahwa pesantren berdakwah dengan sabar dan tidak memaksakan hal-hal yang tidak substansial.

Hal-hal yang tidak substansi tidak diajarkan di awal-awal, yang di awal diajarkan adalah membentuk masyarakat Madini“, tuturnya sebagaimana dilansir dari laman NU Online.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja
Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI
Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib
Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal
Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir
Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

Baca Lainnya

Saturday, 18 April 2026 - 22:00 WIB

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja

Saturday, 4 April 2026 - 15:05 WIB

Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI

Saturday, 21 March 2026 - 14:54 WIB

Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib

Thursday, 19 March 2026 - 07:58 WIB

Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Sunday, 8 March 2026 - 14:28 WIB

Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir

TERBARU

Suasana saat acara Karnaval SCTV berlangsung (Foto: Sigit/Frensia).

Entertainment

Karnaval SCTV 2026 Kembali Guncang Alun-Alun Jember

Saturday, 16 May 2026 - 19:40 WIB

Ilustrasi Ai untuk gambar Adakah Potensi Kasus Nadiem Diputus Bebas.

Opinia

Adakah Potensi (Kasus) Nadiem Diputus Bebas?

Friday, 15 May 2026 - 21:31 WIB