Hadir di Jember, Cak Imin Singgung Soal Panyaluran Bansos

Saturday, 3 February 2024 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Slepet Imin di Kota Cinema Mall Jember (Foto: Frensia.id/ Faiq Al Himam, Editor: Mashur Imam)

Slepet Imin di Kota Cinema Mall Jember (Foto: Frensia.id/ Faiq Al Himam, Editor: Mashur Imam)

Frensia.id- Muhaimin Iskandar yang akrab dipanggil Cak Imin, bekesempatan menghadiri acara Slepet Imin yang diadakan di Kota Cinema Mall, Jember (03/02/2024). Ia banyak menyinggung soal beberapa isu yang lagi santer dibicarakan. Banyak pendukungnya dan masyarakat umum yang hadir dalam acara tersebut.

Banyak yang hal yang menjadi tema pembicara dalam acara tersebut. Selain menyampaikan harapan dan visi misinya, Ia juga berkomentar tentang kegaduhan-kegaduhan politik yang terjadi akhir-akhir ini.

Baca Juga :  Fraksi NasDem Setujui Rencana Pemkab Jember Utang Rp786 M, Tapi dengan Pembayaran Multiyears

Salah satunya, ia menanggapi tentang banyak kampus yang mengkritik tindakan-tindakan presiden yang berpihak pada pasangan 02. Menurut, beberapa cercaan dan kritik yang terjadi pada presiden adalah kualat dari tindakannya sendiri.

Menurutnya, bukti politisasi bansos itu juga dapat dilihat dari ekspresi Menteri Keuangan, Sri Mulyani di salah satu kesempatan. Saat pengumuman Bansosoleh Ketua Partai pendukung Paslon tertentu, muka Menteri Keuangan dianggapnya tidak biasa.

Baca Juga :  Pemkab Jember Kukuhkan Pengurus Kormi, Gus Fawait: Kalau Buat Event Harus Multiplier Effect

Melihat fakta politik demikian, yang juga membuat kampus-kampus marah hari. “Bansos itu ada kalender kebutuhannya, bukan menyesuaikan dengan masa-masa kampanye”, ujarnya

Cak Imin tampak mencurigai adanya pelanggaran dalam penyaluran Bansos. Mestinya diberikan pada waktu yang tepat, tidak saat dekat-dekat pemilihan umum.

Ketika dirinya ditanya tentang kenapa tidak melakukan hal serupa? Dengan tegas Cak Imin menjawab, “Saya takut, itu uang rakyat, dan haknya rakyat”, pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan
Dinsos Jember Anggarkan Rp2,8 Miliar untuk Stiker Warga Miskin, DPRD: Kami Minta Pencetakan Diefisiensi
Pemkab Jember akan Optimalkan Dana Investasi untuk Pembangunan Daerah
Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio
Gus Fawait Luncurkan Program Jember Cinta Kesehatan, Targetkan 10.000 Peserta
Bupati Jember Tekankan Pentingnya Persatuan dan Peningkatan Layanan Publik saat Peringati HUT ke 81 RI
Dishub Jember akan Berlakukan Kembali Parkir Berlangganan
Respons Ketua DPRD Jember soal Pemberlakuan Kembali Parkir Berlangganan: Harapan Baru Pendapatan Daerah

Baca Lainnya

Wednesday, 19 August 2026 - 17:27 WIB

Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Wednesday, 19 August 2026 - 17:08 WIB

Dinsos Jember Anggarkan Rp2,8 Miliar untuk Stiker Warga Miskin, DPRD: Kami Minta Pencetakan Diefisiensi

Tuesday, 18 August 2026 - 21:07 WIB

Pemkab Jember akan Optimalkan Dana Investasi untuk Pembangunan Daerah

Tuesday, 18 August 2026 - 17:41 WIB

Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio

Monday, 17 August 2026 - 17:30 WIB

Gus Fawait Luncurkan Program Jember Cinta Kesehatan, Targetkan 10.000 Peserta

TERBARU

BPBD Jember, saat mendistribusikan air bersih di wilayah yang terdampak kekeringan (Foto: Humas BPBD Jember).

News

BPBD Jember Catat 922 KK Terdampak Kekeringan di 7 Kecamatan

Wednesday, 19 Aug 2026 - 21:26 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading