Hadiri Pemakaman Ketua Pertama Dewan Pers, Menkomdigi Ajak Pelaku Media Teladani Integritas Atmakusumah Asraatmadja

Saturday, 4 January 2025 - 02:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkomdigi, Meutya Hafid Saat Menghadiri Pemakaman Ketua Pertama Dewan Pers, Atmakusumah Asraatmadja, Jumat, 3 Januari 2025 (Sumber: komdigi.go.id)

Menkomdigi, Meutya Hafid Saat Menghadiri Pemakaman Ketua Pertama Dewan Pers, Atmakusumah Asraatmadja, Jumat, 3 Januari 2025 (Sumber: komdigi.go.id)

Frensia.id – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengajak pelaku media meneruskan nilai-nilai yang telah diperjuangkan oleh almarhum Atmakusumah Asraatmadja, saat menghadiri pemakaman Ketua pertama Dewan Pers itu di Jakarta Timur, pada Jumat (3/1) pagi.

“Karya dan dedikasi almarhum adalah warisan berharga bagi kita semua. Saya mengajak seluruh pelaku media untuk menjadikan semangat dan integritas almarhum sebagai inspirasi dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujar Meutya Hafid dikutip dari laman resmi Komdigi.

Pada berita yang tertuang dalam Siaran Pers No. 04/HM-KKD/01/2025, Menkomdigi menilai almarhum sebagai sosok yang berjasa besar dalam pengembangan ekosistem pers di Indonesia.

Untuk itu, Menteri yang dilantik pada Oktober 2024 lalu itu menyampaikan rasa duka cita mendalam atas berpulangnya jurnalis senior dan tokoh pers nasional, sosok yang telah memberikan kontribusi besar melalui kiprahnya di Dewan Pers.

Baca Juga :  Cara Jitu Atasi Budaya Homo di Pesantren dari Hasil Riset

“Atmakusumah Asraatmadja adalah figur yang memiliki dedikasi tinggi terhadap kebebasan pers, etika jurnalistik, dan pengembangan kualitas wartawan di Indonesia. Beliau tidak hanya seorang jurnalis senior, tetapi juga mentor bagi banyak generasi jurnalis,” ungkap Meutya Hafid.

Menteri Meutya Hafid menyebut Atmakusumah, yang dikenal sebagai Ketua pertama Dewan Pers pascareformasi, berperan penting dalam memastikan independensi pers di Indonesia.

Atmakusumah mendorong lahirnya berbagai kebijakan untuk memperkuat profesionalisme dunia jurnalistik dan menjaga etika dalam pemberitaan.

“Kontribusi almarhum sangat terasa, terutama dalam upaya membangun ekosistem pers yang beretika dan bertanggung jawab,” imbuhnya.

Baca Juga :  Agar Bantuan Sosial Tidak Terputus, Pendamping PKH Tegalwangi Mengedukasi untuk Menghindari Judol

Meutya Hafid juga menyoroti relevansi nilai-nilai perjuangan Atmakusumah di tengah tantangan era disrupsi digital. Ia menekankan pentingnya menjaga etika dan profesionalisme dalam menghadapi arus informasi yang semakin deras.

“Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan informasi digital, nilai-nilai etika dan profesionalisme yang ditanamkan oleh Atmakusumah sangat penting untuk terus dijaga,” tandasnya.

Pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Digital, berkomitmen mendukung penguatan ekosistem pers yang bebas, bertanggung jawab, dan sehat sebagai bagian dari pembangunan bangsa.

“Semoga karya dan nilai yang diwariskan almarhum dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh insan pers,” tutup Meutya Hafid.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku
Respons Wakil Ketua Penjaringan Rektor terkait Guru Besar di UIN KHAS: 20 Potensi Nyalon, 9 Diskualifikasi, 4 Segera Dikukuhkan
Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Bergulir: Guru Besar Punya Waktu Sampai 18 September
Sambil Menunggu Suspend Berakhir, SPPG Karangsono Jember Benahi Infrastruktur Dapur
8 Peraih Nobel Sastra yang Karyanya Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia
Maba FTIK UIN KHAS Gelar Aksi Penyaluran Air Bersih di Kaliwining-Rambipuji Jember
Usung Konsep Berbeda, PBAK Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Tanam Pohon dan Sedekah Oksigen
Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Bagikan 3 Kunci Jadi ‘Orang Besar’ di Depan Maba

Baca Lainnya

Wednesday, 2 September 2026 - 21:16 WIB

Respons Wakil Ketua Penjaringan Rektor terkait Guru Besar di UIN KHAS: 20 Potensi Nyalon, 9 Diskualifikasi, 4 Segera Dikukuhkan

Wednesday, 2 September 2026 - 11:07 WIB

Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Bergulir: Guru Besar Punya Waktu Sampai 18 September

Wednesday, 2 September 2026 - 10:50 WIB

Sambil Menunggu Suspend Berakhir, SPPG Karangsono Jember Benahi Infrastruktur Dapur

Wednesday, 2 September 2026 - 09:02 WIB

8 Peraih Nobel Sastra yang Karyanya Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

Tuesday, 1 September 2026 - 23:25 WIB

Maba FTIK UIN KHAS Gelar Aksi Penyaluran Air Bersih di Kaliwining-Rambipuji Jember

TERBARU

Gambar Macet Parah, Sopir Truk Tuntut ASDP Hentikan Diskriminasi Antrean (sumber: Istimewa)

Regionalia

Macet Parah, Sopir Truk Tuntut ASDP Hentikan Diskriminasi Antrean

Thursday, 3 Sep 2026 - 19:27 WIB

Gambar Viral di Media Sosial, Seorang Pria di Banyuwangi Bakar Al-Quran (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Viral di Media Sosial, Seorang Pria di Banyuwangi Bakar Al-Quran

Thursday, 3 Sep 2026 - 18:49 WIB

Bupati Jember, Muhammad  Fawait, dalam siniar YouTube Wadul Gus'e yang bertema

Politia

Gus Fawait Ungkap Alasan Ingin Jember Dikenal dengan Warna Pink

Thursday, 3 Sep 2026 - 15:07 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading