Hujan Deras Sebabkan Banjir, Ketinggian Nyaris Seperut Orang Dewasa

Thursday, 12 December 2024 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan Deras Sebabkan Banjir, Ketinggian Nyaris Seperut Orang Dewasa (Sumber foto: akun Instagram jemberkuu)

Hujan Deras Sebabkan Banjir, Ketinggian Nyaris Seperut Orang Dewasa (Sumber foto: akun Instagram jemberkuu)

Frensia.Id– Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember pada Kamis (12/12/2024) menyebabkan genangan banjir. Ketinggian banjir nyaris seperut orang dewasa.

Hujan deras mengguyur kota Jember sejak pukul 12.00 WIB. Hal itu menyebabkan genangan banjir di beberapa ruas jalan.

Ketua Baret Rescue NasDem, David Handoko Seto menjelaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim untuk memantau beberapa titik rawan banjir.

Setidaknya, terdapat delapan petugas yang diterjunkan untuk melakukan mitigasi banjir di pusat Kabupaten Jember dengan berbekal perlengkapan yang membantu menyedot banjir.

“Ada delapan orang yang kami sebar ke spot-spot terjadinya banjir, mereka kami bekali dengan alat penyedot, pelampung, serta perahu karet bila dibutuhkan,” ujar David Handoko Seto pada Kamis (12/12/24).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa David itu menjelaskan bahwa, terdapat lebih dari enam titik lokasi di wilayah pusat Jember yang direndam genangan banjir.

Baca Juga :  Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Muncar Nyaris Diamuk Massa

Sebut saja, sepanjang Jalan Mastrip hingga Jalan Jawa yang terletak di sekitar kampus Universitas Jember (Unej), wilayah Kepatihan, Pasar Condro, Geladak Kembar, dan beberapa titik sepanjang aliran Sungai Jompo.

“Ketinggian air banjir yang menggenang ada yang mencapai setengah meter hingga setinggi perut orang dewasa,” kata David Handoko Seto.

Politisi dari Partai NasDem itu mengaku telah melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember dengan melayangkan informasi darurat. David meminta, jika diperlukan untuk mengerahkan seluruh relawan tanggap bencana untuk bersiap siaga.

Hingga saat ini, relawan yang diterjunkan belum berani melakukan tindakan, sebab hujan deras masih mengguyur. “Kami masih melakukan assesment dan belum bisa melakukan tindakan karena hujan masih berlangsung,” jelasnya.

Dirinya mengungkap, terjadinya genangan banjir disebabkan curah hujan yang tinggi, sehingga aliran air seperti selokan yang terdapat di tepi jalan tidak bisa menampung debit air.

“Ditambah saluran-saluran air ada yang buntu di dalam kota, seperti di Jalan Jawa itu ada drainase, tetapi tidak berfungsi dengan baik dan di dalamnya banyak sampah yang menumpuk,” ucapnya.

David berharap, agar warga tetap waspada dan melakukan upaya-pupaya mandiri untuk terhindar dari banjir, khususnya upaya menghalau air masuk ke dalam rumah.

“Kami sampaikan agar warga tetap waspada,  karena dengan intensitas hujan lebat akan membawa air masuk yang mampu membawa perabotan di dalam rumah,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Terekam CCTV Bonceng Anak Saat Mencuri, Residivis Kambuhan Dibekuk di Pelabuhan Jangkar
Komplotan ABH Pembobol Minimarket dan Sekolah di Banyuwangi Dibekuk Polisi
Residivis Spesialis Bobol Rumah Kosong di Banyuwangi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan
Petani di Songgon Ditemukan Meninggal di Gubuk Kandang Sapi
Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Muncar Nyaris Diamuk Massa
Rawat Sejarah! DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Refleksi 30 Tahun Kudatuli
BPBD Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Puting Beliung di Purwoharjo
Dua Sepeda Motor Adu Banteng, Satu Pengendara Tewas

Baca Lainnya

Sunday, 2 August 2026 - 21:38 WIB

Komplotan ABH Pembobol Minimarket dan Sekolah di Banyuwangi Dibekuk Polisi

Thursday, 30 July 2026 - 18:52 WIB

Residivis Spesialis Bobol Rumah Kosong di Banyuwangi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan

Tuesday, 28 July 2026 - 17:07 WIB

Petani di Songgon Ditemukan Meninggal di Gubuk Kandang Sapi

Tuesday, 28 July 2026 - 17:04 WIB

Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Muncar Nyaris Diamuk Massa

Tuesday, 28 July 2026 - 10:38 WIB

Rawat Sejarah! DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Refleksi 30 Tahun Kudatuli

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading