Kata Gus Ipul, Kakek Prabowo Dikaji PWI Untuk Diajukan Sebagai Pahlawan Nasional

Sunday, 2 February 2025 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Kata Gus Ipul, Kakek Prabowo Dikaji PWI Untuk Diajukan Sebagai Pahlawan Nasional (Sumber: Grafis Frensia)

Gambar Kata Gus Ipul, Kakek Prabowo Dikaji PWI Untuk Diajukan Sebagai Pahlawan Nasional (Sumber: Grafis Frensia)

Frensia.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan bahwa pengusulan Raden Mas Margono Djojohadikusumo sebagai pahlawan nasional sedang dalam proses. Usulan ini berasal dari Jawa Timur dan kini dikaji oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), bahkan telah sampai ke tingkat kabupaten sebelum nantinya dibawa ke provinsi dan diteruskan ke Kementerian Sosial.

“Sangat layak dan itu sedang berproses ya. Awalnya dari Jawa Timur usulannya, sekarang sudah masuk ke Pak Bupati (Penjabat Bupati Banyumas Iwanuddin Iskandar), nanti diproses di daerah, dibawa ke provinsi, nanti langsung ke Kementerian Sosial,” kata Gus Ipul di Purwokerto, Sabtu (1/2), mengutip Antara.

RM Margono Djojohadikusumo dikenal sebagai pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) dan merupakan putra seorang asisten wedana di Banyumas. Sebelum mendirikan BNI pada tahun 1946, ia pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA) yang dibentuk tak lama setelah proklamasi kemerdekaan.

Baca Juga :  Gus Fawait Apresiasi Capaian RSD dr Soebandi Jember Jadi Penyelenggara Hospital Base

Tercatat ia meninggal dunia pada 25 Juli 1978 di Jakarta dan dimakamkan di pemakaman keluarga di Dawuhan, Banyumas.

Menurut Gus Ipul, gelar pahlawan nasional diberikan berdasarkan kontribusi besar terhadap bangsa dan negara. Ia menegaskan bahwa pengusulan ini bukan berasal dari pemerintah melainkan dari masyarakat, khususnya melalui diskusi yang digelar oleh PWI Jawa Timur bersama para pakar sejarah.

“Teman-teman PWI Jawa Timur dengan beberapa pakar di sana bikin diskusi, lalu disampaikan ke kami. Kami sampaikan bahwa memang ini harus diproses dari bawah lewat kabupaten, dan mereka sudah sampai sini, menyerahkan hasilnya itu di sini, nah di sini sedang dikaj,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Jember Minta Layanan Samsat Hadir di MPP Mini

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Banyumas, Iwanuddin Iskandar, mengonfirmasi bahwa dirinya telah bertemu dengan Gus Ipul untuk membahas usulan tersebut.

Proses pengusulan gelar pahlawan nasional sendiri memerlukan berbagai tahapan, termasuk seminar dan kajian mendalam untuk memastikan kelayakan kandidat.

Gus Ipul menekankan bahwa RM Margono Djojohadikusumo memiliki peran penting dalam sejarah bangsa, sehingga sangat pantas mendapat gelar pahlawan nasional. Meski begitu, ia menegaskan bahwa proses ini harus mengikuti prosedur yang berlaku dan tetap bersumber dari masyarakat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Jember Soroti Pergeseran Anggaran Dinas Kesehatan
Komisi D DPRD Jember Semprot Sekdin Kesehatan soal Perombakan Jabatan Kepala Puskesmas
Golkar Jember Targetkan Jatah Kursi Legislatif Naik di Pemilu 2029
Guru Honorer Diberhentikan Mengajar di Akhir 2026, Bang Pur: Harus Ada Fase Peralihan
Wamen Komdigi Sebut Festival Egrang di Jember Bisa Dorong Ekosistem Sosial dan Ekonomi Lokal
Pj Sekda Jember Beri Apresiasi atas Launchingnya Festival Egrang Tanoker Ledokombo
Pj Sekda Jember Sampaikan Pentingnya Jaga Jati Diri Bangsa saat Launching Festival Egrang ke-14
Mahasiswa UGM Pilih Prabowo di Pilpres 2024, Alasannya Bikin Geleng-Geleng: “Biar Hancur Sekalian”

Baca Lainnya

Monday, 11 May 2026 - 18:15 WIB

Komisi D DPRD Jember Soroti Pergeseran Anggaran Dinas Kesehatan

Monday, 11 May 2026 - 17:57 WIB

Komisi D DPRD Jember Semprot Sekdin Kesehatan soal Perombakan Jabatan Kepala Puskesmas

Saturday, 9 May 2026 - 22:20 WIB

Golkar Jember Targetkan Jatah Kursi Legislatif Naik di Pemilu 2029

Saturday, 9 May 2026 - 21:32 WIB

Guru Honorer Diberhentikan Mengajar di Akhir 2026, Bang Pur: Harus Ada Fase Peralihan

Saturday, 9 May 2026 - 14:16 WIB

Wamen Komdigi Sebut Festival Egrang di Jember Bisa Dorong Ekosistem Sosial dan Ekonomi Lokal

TERBARU