Keren! Karya Mahasiswa UIN KHAS Jember Tentang Crosshijabers Terpilih di ICRSE UIN Suka

Thursday, 18 April 2024 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Keren! Karya Mahasiswa UIN KHAS Jember Tentang Crosshijabers Terpilih di ICRSE UIN Suka (Sumber: Youtube @Arif Muhammad)

Gambar Keren! Karya Mahasiswa UIN KHAS Jember Tentang Crosshijabers Terpilih di ICRSE UIN Suka (Sumber: Youtube @Arif Muhammad)

Frensia.id- Salah satu yang didambakan seorang akademisi perguruan tinggi adalah memiliki karya tulis yang baik. Tentu keren, beberapa bulan yang lalu karya dua mahasiswa UIN Kiai Haji Ahmad Shiddiq (KHAS) Jember terpilih di International Conference on Religion, Science and Education (ICRSE) 2023 ke III di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Keduanya adalah Adam Rizki Purnawan dan Wasilah. Mereka merupakan mahasiswa aktif Prodi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah.

Dalam karyanya, mereka menyadari, saat ini masyarakat semakin terhubung secara digital. Di tengah perkembangan demikian, terdapat fenomena crosshijabers yang tentu juga menjadi pemain kunci dalam menyebarkan pesan-pesan agama dan nilai-nilai moral.

Berdasarkan latar fenomena demikian, kedua mahasiswa Fakultas Dakwah ini berupaya mengeksplorasi dasar empiris crosshijabers dalam perspektif psikologi budaya.

Baca Juga :  Terakreditasi A, Kepala Perpustakaan UIN KHAS Jember: Paling Penting itu Kesadaran dan Partisipasi Literasi

Pendekatan yang dipakai adalah intedisipliner yakni memadukan unsur psikologi Islam dengan konteks moderasi beragama di Indonesia, media sosial, dan kajian agama.

Temuan penelitian mereka mengungkap bahwa fenomena crosshijabers memiliki latar belakang motif yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan individu. Pasalnya, hal tersebut muncul karena berbagai alasan, seperti rasa ingin tahu, ekspresi diri, keinginan untuk dikenal oleh banyak orang, pembuatan konten edukatif, dan bahkan sebagai sumber penghasilan melalui pemanfaatan media digital.

Menurut mereka, dalam ilmu psikologi Islam tidak membolehkan, melarang, atau mengharamkan perilaku para hijaber cross, terlepas dari motifnya. Hal demikian dianggap tidak sesuai dengan ajaran Al-Qur’an dan hadits.

Namun, bagi keduanya, untuk menghadapi fenomena crosshijabers, penting untuk mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai moderasi agama dan budaya. Sekaligus sambil tetap mempromosikan sikap saling menghormati dan memahami perbedaan.

Baca Juga :  Wakil Rektor UNEJ Beri Penjelasan soal Penetapan UKT Camaba Jalur SNBP

Hasil riset di atas telah diterbitkan dalam leman prosiding resmi ICRSE. Bahkan juga mendapatkan apresiasi dari UIN KHAS Jember sendiri.

Minan Jauhari, Dosen UIN UIN KHAS Jember, juga memberikan apresiasi yang mendalam pada kedua mahasiswa tersebut.

Kami dari pihak fakultas selalu memberikan dukungan pada pengembangan karya mahasiswa. Salah satunya dengan program riset kolaboratif. Tentu kami mengapresiasi kedua mahasiswa saya yang keren ini. Kemi berharap menjadi contoh mahasiswa kami selanjutnya,”tutur Wakil Dekan Fakultas Dakwah tersebut 18/04/2024.(‘)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Menarik! Wadek III FTIK UIN KHAS Ternyata Pernah Aktif Meneliti Kehidupan Seksual Pesantren
Ada Tuma’nina Dalam Krisis! Konsep Hasil Penelitian Akademisi UIN KHAS Jember
Hardiknas 2026 di Jember Tak Sekadar Upacara, Ribuan Karya Siswa Dipamerkan
Optimalkan Layanan Digital, UIN KHAS Jember Hadiri Penyusunan Daftar Informasi Publik PTKIN
“Rayuan Perempuan Gila”, Karya Nadin Disebut Kritik Konstruksi Budaya Tentang Perempuan
BEM Nusantara Tapal Kuda Tolak SPPG Dibangun di Kampus
Menarik! Review Kajian Bullying Mendorong Partisipasi Pencegahan Berbasis Teknologi
Kepala Kepelatihan Pagar Nusa UIN KHAS Jember Raih Juara di Kejurprov IBCA MMA Surabaya

Baca Lainnya

Tuesday, 12 May 2026 - 09:57 WIB

Menarik! Wadek III FTIK UIN KHAS Ternyata Pernah Aktif Meneliti Kehidupan Seksual Pesantren

Tuesday, 12 May 2026 - 09:11 WIB

Ada Tuma’nina Dalam Krisis! Konsep Hasil Penelitian Akademisi UIN KHAS Jember

Monday, 11 May 2026 - 17:50 WIB

Hardiknas 2026 di Jember Tak Sekadar Upacara, Ribuan Karya Siswa Dipamerkan

Saturday, 9 May 2026 - 17:20 WIB

Optimalkan Layanan Digital, UIN KHAS Jember Hadiri Penyusunan Daftar Informasi Publik PTKIN

Friday, 8 May 2026 - 20:22 WIB

“Rayuan Perempuan Gila”, Karya Nadin Disebut Kritik Konstruksi Budaya Tentang Perempuan

TERBARU

Suasana saat acara Karnaval SCTV berlangsung (Foto: Sigit/Frensia).

Entertainment

Karnaval SCTV 2026 Kembali Guncang Alun-Alun Jember

Saturday, 16 May 2026 - 19:40 WIB

Ilustrasi Ai untuk gambar Adakah Potensi Kasus Nadiem Diputus Bebas.

Opinia

Adakah Potensi (Kasus) Nadiem Diputus Bebas?

Friday, 15 May 2026 - 21:31 WIB