Naik MRT, Anies Baswedan Bersantai Sambil Membaca. Berikut Sinopsis Buku Yang Dibacanya!

Friday, 5 April 2024 - 01:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Sumber @aniesbaswedan

Ilustrasi, Sumber @aniesbaswedan

Frensia.id- Anies Baswedan tampak santai naik MRT. Dalam akun resminya Instagramnya,@aniesbaswedan. ia memosting rutinitas yang santai dalam transportasi umum  sambil membaca sebuah buku.

Tampaknya ia baru pulang kerja. Di dalam kereta tersebut, Anies tampak berkesempatan bersama penumpang lainnya.

 “Beberapa hari jelang libur lebaran ini, lalin Jakarta di saat pulang kerja cukup menantang ya? Alhamdulillah, kami masih bisa pakai transum,” catatnya Anies memberi keterangan dalam postingannya.

Selain berfoto dengan penumpang lainnya. Anies tampak juga membaca sebuah buku. Buka tersebut cukup menjadi perhatian sebab juga diposting terpisah di akun Xnya, @aniesbaswedan.

Beberapa warganet menanyakan buku tersebut. Bahkan ada akun yang menanyakan link pemesanan buku tersebut.

Link shopee nya pak🙏”, komentar akun bernama @MuhammadToha121.

Baca Juga :  DPC PKB Apresiasi Program Peta Cinta Pemkab Jember

Sebagian warganet telah membagikan banyak link pemesanannya. Sebagian yang lain, merasa kagum melihat tokoh nasional yang masih sempat membaca buku.

Lantas apa buku yang dibacanya? Frensia.id menelusuri buku tersebut berjudul “Berlayar Mengarungi Asa Di Pojok Negeri”. Penyusun buku ini adalah Tim One Peach Media. Penulisnya banyak, di antaranya, Maya Safitri, Yunita Dwy PutriTasya Rizki Maulida, Yuli Nurhasanah dan masih banyak lain yang lain.

Buku tersebut memberikan gambaran perjalanan emosional dan spiritual para Pengajar Muda Angkatan XXIII yang memilih untuk mengabdi di berbagai sudut negeri. Mereka menjauh dari kenyamanan kota dan kasih sayang keluarga mereka demi memenuhi panggilan kemerdekaan.

Pada laman resminya, onepeachmedia, diceritakan bahwa penulis-penulisnya menghadapi beragam tantangan. Mulai dari kesulitan dalam adaptasi dengan lingkungan baru hingga momen kebahagiaan yang tercipta dari hubungan yang mereka bangun dengan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Gus Fawait Minta Organisasi Mitra Pemerintah Tak Hanya Gelar Acara Seremoni

Para pembaca melalui buku ini disuguhkan dengan warna-warni kehidupan yang penulisnya alami. Dari tangis kesedihan saat merindukan keluarga hingga tawa kebersamaan dalam mengatasi kesulitan.

Pada intinya, ada satu benang merah yang mengikat: keikhlasan dalam pengabdian mereka. Dengan hati yang tulus, mereka menjalani setiap hari dengan penuh semangat dan dedikasi, menghadirkan harapan bagi pendidikan di negeri ini.

Jadi, buku yang dipegang Anies, tidak hanya sekadar menceritakan pengalaman individu, tetapi juga memberikan gambaran yang jelas tentang realitas pendidikan di Indonesia. Melalui cerita-cerita ini, pembaca diajak untuk melihat pendidikan dengan sudut pandang yang lebih optimis dan proaktif.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Lawan Kemiskinan dan Stunting, Pemkab Jember Bentuk Satgas Lintas Sektor
Jember Sering Terkepung Banjir, Bupati Fawait Bentuk Satgas Infrastruktur-Tata Ruang
Kepesertaan JKN Tembus 2,6 Juta Jiwa, Jember Sabet UHC Awards 2026
Jember Darurat Stunting-Kematian Ibu, Bupati Fawait Terjunkan 1.200 Nakes ke Desa
Gus Fawait Minta Fasilitas Pasien Harus Lebih Mewah dari Ruang Pejabat Kesehatan
Dam Pelimpah Sungai Tanggul Jember Ambrol, Komisi D DPRD Jatim Turun Tangan
Serah Terima Jabatan Direksi, PJ Sekda Minta Prestasi Perumdam Jember Tak Menurun
DPC PKB Apresiasi Program Peta Cinta Pemkab Jember

Baca Lainnya

Saturday, 31 January 2026 - 19:22 WIB

Lawan Kemiskinan dan Stunting, Pemkab Jember Bentuk Satgas Lintas Sektor

Saturday, 31 January 2026 - 19:14 WIB

Jember Sering Terkepung Banjir, Bupati Fawait Bentuk Satgas Infrastruktur-Tata Ruang

Tuesday, 27 January 2026 - 23:13 WIB

Kepesertaan JKN Tembus 2,6 Juta Jiwa, Jember Sabet UHC Awards 2026

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Jember Darurat Stunting-Kematian Ibu, Bupati Fawait Terjunkan 1.200 Nakes ke Desa

Saturday, 24 January 2026 - 18:32 WIB

Gus Fawait Minta Fasilitas Pasien Harus Lebih Mewah dari Ruang Pejabat Kesehatan

TERBARU

Foto: Istimewa.

Educatia

SMP di Jember Liburkan Siswa Gegara Gedung Terendam Banjir

Saturday, 31 Jan 2026 - 15:40 WIB