Pesantren Salaf Juga Sebarkan Moderasi Agama, Telah Diriset!

Monday, 15 July 2024 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Pesantren salaf sebenarnya juga telah menyebarkan paham moderasi agama. Hal demikian telah dibuktikan oleh sebuah riset dan tentu menegaskan moderasi agama  (Sumber: Istimewa)

Gambar Pesantren salaf sebenarnya juga telah menyebarkan paham moderasi agama. Hal demikian telah dibuktikan oleh sebuah riset dan tentu menegaskan moderasi agama (Sumber: Istimewa)

Frensia.id- Pesantren salaf sebenarnya juga telah menyebarkan paham moderasi agama. Hal demikian telah dibuktikan oleh sebuah riset dan tentu menegaskan moderasi agama jalan terbaik untuk menegaskan Islam adalah agama rahmatal lil ‘alamin.

Beberapa di antara periset yang membuktikannya adalah dua orang asal Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Penelitian mereka dususun dalam bentuk jurnal dan telah terbit dalam Islamica pada tahun 2019.

Fokus riset mereka adalah Pondok Pesantren Salaf Al-Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Pondok ini adalah pesantren berusaha mengembangkan pendidikannya dengan didasakan pada pemahaman tawassu sebagaimana umum diwacanakan oleh Nahdlatul Ulama.

Keterikatan pada NU tidak sekedar historis. Akan tetapi pondok pesantren tersebut juga memproklamirkan pemahaman ajaran ahl al-sunnah wa al-jamā‘ah.

Para periset tampak berupaya mengungkap model moderasi beragama dalam pendidikan pesantren. Utamanya yang dilaksanakan oleh Pondok Pesanten Al Anwar.

Baca Juga :  Kiai-Kiai Besar Jember Antar Kepergian Prof Hepni, Sosok Rektor Yang Upayakan UIN KHAS Jadi Pusat Studi Pesantren

Uniknya, mereka berupaya mengurai konsep moderasi beragama yang biasanya disebut berlawanan dengan pemahaman keagamaan salaf. Jike benar, keberadaan pesantren Al Anwar cukup menjadi pembeda dalam wacana umum yang berkembang.

Apalagi, dijelaskan bahwa bukti konkret pesantren Al Anwar memiliki pemahaman tentang moderasi, adalah pada desain pendidikannya. Kedua akademisi mengidentifikasi ada model moderasi yang dijalankan sebagai kurikulum Salaf di pesantren tersebut.

Bahkan juga ada dalam materi pembelajarannya yang bersumber dari kitab-kitab turāth. Pemahaman tersebut ditemukan didukung oleh kredibilitas kiai Pesantren Al Anwar yang juga wawasan moderasi.

Dalam temuan penelitiannya, mereka mengurai pelaksanaan moderasi beragama di pesantren Al-Anwar dilakukan melalui sikap dan perilaku santri yang senantiasa berpedoman pada dua asas pemikiran pesantren:

Baca Juga :  Peringati Ultah Gubernur Khofifah, Kwarda Pramuka Jatim Sebar Bibit Kelapa Pandan Wangi dan Pisang Mas Kirana

Santri harus memiliki pengetahuan khusus sebagai bekal bagi dirinya dan pengetahuan umum untuk menghadapi masyarakat. Pengetahuan khusus ini mencakup pemahaman mendalam tentang ajaran agama, sedangkan pengetahuan umum memungkinkan santri untuk berinteraksi dan berkontribusi positif dalam masyarakat yang lebih luas.

Selain itu juga mengupayakan santri dalam menyelesaikan masalah sosial harus senantiasa mengacu pada empat pilar negara.

Berdasarkan hal demikian, berarti dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, santri diarahkan untuk selalu berpedoman pada nilai-nilai dasar negara. Dasar negara yang dimaksud, tentunya meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

IMMH UI Sampaikan Catatan Kritis dalam RDPU Bersama Komisi X DPR RI Soal RUU Sisdiknas
Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Sampaikan Pentingnya Etika saat Yudisium ke XXXI 2026
Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Luluskan 86 Mahasiswa pada Yudisium ke-XXXI Juli 2026
BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama dengan UNEJ untuk Tingkatkan Literasi Perlindungan Sosial
Jalur Beasiswa STAI Ahmad Sibawayhie Dibuka! Siap Cetak Lulusan Terbaik Pendidikan Bahasan Arab
Menarik! Jejak Riset Prof. Hepni tentang Kedamaian Tarekat Wahidiyah
UIN KHAS Jember Umumkan Pemenang Lomba Film Pendek dan Karya Ilmiah Bertema Moderasi Beragama
Hubungan NU dengan Kekuasaan, KH Zainil Ghulam: Mengontrol Penguasa

Baca Lainnya

Tuesday, 7 July 2026 - 10:55 WIB

IMMH UI Sampaikan Catatan Kritis dalam RDPU Bersama Komisi X DPR RI Soal RUU Sisdiknas

Monday, 6 July 2026 - 22:56 WIB

Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Sampaikan Pentingnya Etika saat Yudisium ke XXXI 2026

Monday, 6 July 2026 - 19:00 WIB

Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Luluskan 86 Mahasiswa pada Yudisium ke-XXXI Juli 2026

Friday, 3 July 2026 - 19:57 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama dengan UNEJ untuk Tingkatkan Literasi Perlindungan Sosial

Wednesday, 24 June 2026 - 22:28 WIB

Jalur Beasiswa STAI Ahmad Sibawayhie Dibuka! Siap Cetak Lulusan Terbaik Pendidikan Bahasan Arab

TERBARU

Gambar Sempat Menang Sebelum Messi Menggila, Mesir Akhirnya Dipulangkan (Sumber: Grafis Frensia)

Sportia

Sempat Menang Sebelum Messi Menggila, Mesir Akhirnya Dipulangkan

Wednesday, 8 Jul 2026 - 01:58 WIB

Tim Resmob Polres Jember saat mengamankan pelaku pencurian di Kecamatan Semboro (Foto: Tangkapan layar media sosial Instagram @Kabarjemberan).

Criminalia

Viral Pria Asal Lumajang Hendak Curi Motor Diringkus Polisi Jember

Tuesday, 7 Jul 2026 - 20:30 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading