PILDACIL, Acara Rutin Bulan Puasa Yang Dipandang Baik Oleh Peneliti

Friday, 1 March 2024 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Sumber; Radar Tuban

Ilustrasi, Sumber; Radar Tuban

Frensia.id- Pemilihan Da’i Cilik yang umum disingkat dengan PILDACIL, ternyata memiliki dampak yang baik. Khususnya bagi siswa di lembaga pendidikan tingkat dasar.

Dampak positif dari acara PILDACIL pernah diteliti pada tahun 2008 silam. Penelitinya bernama Mike Indarsih. Ia menyusun tugas akhir magisternya Universitas Mercu Buana. Judul penelitianya, “Efek Kognitif Dan Afektif Tayangan Pemilihan Dai Cilik (PILDACIL) Di Lativi Terhadap Siswa-Siswi Madrasah Ibtidaiyah al-Mubarak Jakarta”.

Penelitian ini membahas tentang peran televisi sebagai media komunikasi elektronika dalam perkembangan suatu negara. Menurutnya, masyarakat dipengaruhi oleh berbagai program tayangan, dan salah satu genre yang populer adalah reality show.

Reality show sendiri sudah eksis sejak tahun 1903 dengan candid camera, dan popularitasnya semakin meningkat pada tahun 2000-an. Salah satu reality show di Indonesia yang dijelaskan dalam penelitian ini adalah PILDACIL. Kala itu masih disiarkan di Lativi.

Baca Juga :  Tim URC Macan Blambangan Tangkap Dua Spesialis Perampokan Pecah Kaca Lintas Negara

Dalam temuan ia menjelaskan bahwa efek kognitif muncul jika terjadi perubahan pada pengetahuan, pemahaman, dan persepsi pemirsa, sedangkan efek afektif terjadi jika ada perubahan perasaan atau preferensi pemirsa.

Baca Juga :  Amat Serius! Kuatkan Kapasitas Dosen, Fakultas Dakwah UIN KHAS Gelar Short Course PAR Di Kongsi Tengah

Persentase akumulasi efek kognitif acara tersebut mencapai 88%, efek afektif mencapai 99%, dan akumulasi efek keseluruhan sebesar 98%. Berdasarkan hal tersebut, ia menyimpulkan bahwa tayangan PILDACIL memiliki dampak positif yang tinggi pada siswa-siswi di sebuah lembaga pendidikan, baik dari segi kognitif maupun afektif. Jadi, hal tersebut menunjukkan bahwa program televisi dengan konsep edukatif dan nilai-nilai Islami dapat memberikan pengaruh positif pada pemirsanya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku
Respons Wakil Ketua Penjaringan Rektor terkait Guru Besar di UIN KHAS: 20 Potensi Nyalon, 9 Diskualifikasi, 4 Segera Dikukuhkan
Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Bergulir: Guru Besar Punya Waktu Sampai 18 September
Sambil Menunggu Suspend Berakhir, SPPG Karangsono Jember Benahi Infrastruktur Dapur
8 Peraih Nobel Sastra yang Karyanya Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia
Maba FTIK UIN KHAS Gelar Aksi Penyaluran Air Bersih di Kaliwining-Rambipuji Jember
Usung Konsep Berbeda, PBAK Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Tanam Pohon dan Sedekah Oksigen
Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Bagikan 3 Kunci Jadi ‘Orang Besar’ di Depan Maba

Baca Lainnya

Wednesday, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku

Wednesday, 2 September 2026 - 21:16 WIB

Respons Wakil Ketua Penjaringan Rektor terkait Guru Besar di UIN KHAS: 20 Potensi Nyalon, 9 Diskualifikasi, 4 Segera Dikukuhkan

Wednesday, 2 September 2026 - 11:07 WIB

Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Bergulir: Guru Besar Punya Waktu Sampai 18 September

Wednesday, 2 September 2026 - 10:50 WIB

Sambil Menunggu Suspend Berakhir, SPPG Karangsono Jember Benahi Infrastruktur Dapur

Wednesday, 2 September 2026 - 09:02 WIB

8 Peraih Nobel Sastra yang Karyanya Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading