Proyek Dam Pelimpah Rp15,5 Miliar di Jember Ambrol, Kontraktor Terancam di Blacklist

Monday, 19 January 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Satib sedang meninjau proyek Dam Pelimpah yang ambrol (Foto: Sigit/Frensia).

H. Satib sedang meninjau proyek Dam Pelimpah yang ambrol (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id– Proyek Dam Pelimpah Sungai Tanggul di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Jember, senilai Rp15,5 miliar mengalami kerusakan parah (ambrol). Akibat kegagalan ini, penyedia jasa PT Rajendra Pratama Jaya terancam masuk dalam daftar hitam (blacklist).

Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Satib, meninjau langsung lokasi tersebut bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur serta perwakilan PT Rajendra Pratama Jaya pada Minggu (18/1/2026).

“Kami sudah melihat kondisi bangunan dam pelimpah. Kerusakannya cukup parah. Berdasarkan data, kontrak seharusnya berakhir pada 21 Desember 2025, namun hingga saat ini pengerjaan belum selesai,” katanya, Senin (19/1/2026).

Selanjutnya, Satib menjelaskan bahwa sesuai regulasi, pengerjaan yang belum rampung hingga akhir masa kontrak dapat diberikan kompensasi perpanjangan hingga 50 hari kerja (1 Januari hingga 19 Februari 2026). Tentu dengan konsekuensi denda permil.

Baca Juga :  Mutasi Pejabat di Jember Diduga Bermasalah, GCW Bersurat-Lapor ke KemenPAN-RB

“Namun, melihat sisa waktu 50 hari yang hampir habis, sementara sisi kiri bangunan belum dikerjakan dan bagian yang jebol belum diperbaiki, estimasi saya proyek ini tidak akan selesai tepat waktu,” ujarnya.

Terkait sanksi, Satib menyerahkan sepenuhnya kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur, untuk mengambil langkah tegas jika batas waktu 50 hari tetap tidak terpenuhi.

“Apakah nanti akan diblacklist atau ada kebijakan lain, itu perlu dipelajari lagi regulasinya,” tambahnya.

Meski hasil uji laboratorium dari Fakultas Teknik Universitas Jember menunjukkan spesifikasi material sudah sesuai. Satib berencana mencari uji laboratorium pembanding dari lembaga lain demi transparansi dan kredibilitas.

“Sebagai fungsi pengawasan, kami akan mencari pembanding. Semakin banyak lembaga uji yang terlibat, hasilnya akan semakin kredibel,” jelas legislator asal Jember tersebut.

Baca Juga :  GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung

Sementara itu, PPK Dinas PU SDA Provinsi Jatim, Windari, menyatakan bahwa pihak penyedia telah menyanggupi untuk memperbaiki kerusakan dan membayar denda keterlambatan.

“Karena masa pelaksanaan sudah habis, kami berikan kesempatan pertama selama 50 hari. Jika masih belum selesai, ada opsi pemberian kesempatan kedua maksimal 40 hari berdasarkan Perpres Nomor 46 Tahun 2025, dengan melihat progres di lapangan,” ungkap Windari.

Namun, dia menegaskan, bahwa jika kesempatan kedua tetap gagal. Pihaknya akan mengambil langkah paling tegas.

“Jika kesempatan terakhir tetap tidak selesai, maka akan dilakukan putus kontrak dan blacklist. Sisa uang proyek harus dikembalikan ke negara, termasuk denda per mil per hari yang harus disetorkan melalui Bank Jatim,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pencari Burung Temukan Mayat Pria Membusuk di Kuburan Cina Kencong Jember
Pria Gangguan Pendengaran di Jember Tertabrak Kereta Logawa Saat Olahraga Pagi
Respons DPRD Jember soal Antrean BBM: Harusnya Pertamina Melakukan Mitigasi
Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia
Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni
Muscab IKA PMII Jember Segera Digelar, Momentum Konsolidasi Alumni untuk Pembangunan Daerah
Misteri Rumah Kosong di Cangkring Jember Ludes Terbakar, Api Muncul Dari Sela-Sela Keramik
Keren! Polisi Jember Sholat Subuh Berjamaah Sambil Sosialisasi Tertib Lalin

Baca Lainnya

Saturday, 17 October 2026 - 16:06 WIB

Pencari Burung Temukan Mayat Pria Membusuk di Kuburan Cina Kencong Jember

Saturday, 17 October 2026 - 14:04 WIB

Pria Gangguan Pendengaran di Jember Tertabrak Kereta Logawa Saat Olahraga Pagi

Friday, 16 October 2026 - 00:20 WIB

Respons DPRD Jember soal Antrean BBM: Harusnya Pertamina Melakukan Mitigasi

Wednesday, 14 October 2026 - 17:38 WIB

Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia

Tuesday, 13 October 2026 - 17:05 WIB

Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni

TERBARU

(Tengah memakai peci hitam) Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat setelah menggelar acara Bakti Sosial Kesehatan di RSD dr. Soebandi Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Gus Fawait Respons ‘Surat Cinta’ MUI Jember soal Sound Horeg

Saturday, 17 Oct 2026 - 23:50 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading