Puntung Rokok, Bisa Diekstrak Menjadi Insektisida Bermanfaat

Monday, 12 August 2024 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Puntung Rokok, Bisa Diekstrak Menjadi Insektisida Bermanfaat (Sumber: Canva)

Gambar Puntung Rokok, Bisa Diekstrak Menjadi Insektisida Bermanfaat (Sumber: Canva)

Frensia.id- Puntung rokok di Indonesia sangat besar. Masyarakat Indonesia merupakan salah konsumen rokok yang paling besar di dunia. Untuk itu ada banyak akademisi yang berusaha memanfaatkannya dengan baik.

Puntung rokok ternyata dapat diekstrak menjadi Insektisida yang bermanfaat untuk membunuh gama tanaman. Proses tersebut dianggap sangat tepat karena jika puntung rokok tidak dimanfaatkan, sampak nikotin yang ditimbulkan tetap akan berbahaya.

Bayangkan saja, jika produksi rokok dunia mencapai angka yang sangat besar, yaitu sekitar 5,5 triliun batang, atau sekitar 10,5 juta batang setiap menitnya. Jika menghitung volume dari puntung rokok, dengan asumsi bahwa 20 puntung memiliki volume sekitar 10 ml, maka total volume dari 5,5 triliun puntung rokok akan mencapai sekitar 2.750.000.000 liter.

Baca Juga :  Dokter Spesialis Paru Ungkap Penyebab Menularnya Penyakit ISPA di Jember

Jumlah ini cukup untuk memenuhi sekitar 1.100 kolam renang berukuran standar olimpiade. Jadi, skala produksi rokok dan dampak potensialnya terhadap lingkungan, terutama jika mempertimbangkan limbah yang dihasilkan oleh puntung rokok tersebut, sangat besar.

Untuk itu, tim akademisi dari Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh, Amri Aji, Leni Maulinda dan Sayed Amin, berupaya melakukan penelitian terhadap potensi daur ulang puntung rokok.

Penelitian mereka telah diterbitkan tahun  2015 silam di Jurnal Teknologi Kimia Unimal. Mereka meneliti rokok Kretek Gudang Garam dan Djim Sam Soe.

Temuan mereka memperlihatkan, nikotin pada puntung rokok kretek, seperti Gudang Garam Merah, terbukti lebih tinggi dibandingkan dengan rokok filter seperti Dji Sam Soe Magnum.

Baca Juga :  Jenggawah Hingga Mangli Jadi Wilayah Kasus ISPA Tertinggi di Jember

Persentase nikotin yang terkandung dalam Gudang Garam Merah tertinggi adalah 14,5255%. Sementara itu, kandungan nikotin dalam Dji Sam Soe Magnum berada pada angka 9,1657%, 13,4225%, dan 13,6543%.

Nikotin yang ditemukan ternyata dapat dilarutkan dengan memakai cloroform. Namun karena nikotinnya berbeda, lama ekstraksinya juga berbeda untuk menjadikan nikotin sebagai insektisida.

Mereka menjelaskan bahwa semakin lama proses ekstraksi dilakukan, semakin banyak nikotin yang dapat diekstraksi dari puntung rokok tersebut. Hal ini mengindikasikan adanya pengaruh waktu ekstraksi terhadap jumlah nikotin yang terlepas dari puntung rokok.

Proses ini dapat dikembangkan untuk menanggulangi meledaknya puntung rokok di tempat sampah agar lebih bermanfaat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gus Fawait Luncurkan ‘Mobil Cinta’, Layanan Antar Pulang Gratis Pasien Sembuh di Jember
Jenggawah Hingga Mangli Jadi Wilayah Kasus ISPA Tertinggi di Jember
Dokter Spesialis Paru Ungkap Penyebab Menularnya Penyakit ISPA di Jember
Morula IVF Surabaya Berkunjung ke Jember, Prof Budi Santoso Jelaskan Layanan Bayi Tabung
Morula IVF Surabaya Beri Edukasi Layanan Bayi Tabung di Jember
Alfamart dan Sweety Lanjutkan Program Sahabat Posyandu, Jangkau 8.400 Penerima Manfaat
Dinkes Jember Temukan 271 Orang Terdiagnosa TBC per Juni 2026
Peringati Hari Anak Nasional, Alfamart Edukasi Gizi Ibu dan Anak di Jember

Baca Lainnya

Thursday, 8 October 2026 - 19:46 WIB

Gus Fawait Luncurkan ‘Mobil Cinta’, Layanan Antar Pulang Gratis Pasien Sembuh di Jember

Thursday, 1 October 2026 - 21:34 WIB

Jenggawah Hingga Mangli Jadi Wilayah Kasus ISPA Tertinggi di Jember

Thursday, 1 October 2026 - 20:00 WIB

Dokter Spesialis Paru Ungkap Penyebab Menularnya Penyakit ISPA di Jember

Saturday, 8 August 2026 - 17:40 WIB

Morula IVF Surabaya Berkunjung ke Jember, Prof Budi Santoso Jelaskan Layanan Bayi Tabung

Saturday, 8 August 2026 - 17:30 WIB

Morula IVF Surabaya Beri Edukasi Layanan Bayi Tabung di Jember

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading