Sabda Damai Prabowo Subianto Untuk Pendukungnya : Jaga Kesejukan Demokrasi Dengan Tidak Melakukan Aksi Apapun

Friday, 19 April 2024 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto menyampaikan pesan atau sabda damai bagi para pendukungnya untuk tidak melakukan aksi apapun baik itu depan Mahkamah Konstitusi atau ditempat lain.

Untuk menjaga kesejukan demokrasi dan persatuan. Hal itu disampaikan oleh Prabowo melalui pesan video yang saat ini tengah viral di berbagai media.

Prabowo menyampaikan bahwa apa yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum perolehan pasangan Prabowo-Gibran adalah 58,6 % dan itu hasil demokrasi. Ia mengatakan tuduhan curang yang dituduhkan padanya adalah tuduhan yang sangat kejam.

“Kami memahami tuduhan yang sangat kejam yang dituduhkan kepada Prabowo-Gibran dalam memenangkan kontestasi demokratis ini dimana kami dituduh menggunakan cara-cara yang curang dengan menggunakan bansos maupun aparat penegak hukum. Kita sadari bersama bahwa itu adalah tuduhan yang tidak mendasar dan dapat memahami bahwa pendukung Prabowo-Gibran, para pemilih Prabowo-Gibran sungguh amat sangat terganggu dan memiliki reaksi yang cukup menyentuh hati terhadap tuduhan-tuduhan tersebut.” Kata Prabowo dalam video tersebut

Baca Juga :  Komisi D DPRD Jember Semprot Sekdin Kesehatan soal Perombakan Jabatan Kepala Puskesmas

Namun ia meminta pendukungnya tidak terpancing dan terprovokasi oleh pihak siapapun.

“Namun kami meminta kepada pendukung pasangan Prabowo-Gibran, para pemilih yang sudah menggunakan hak pilihnya untuk selalu waspada, selalu hati-hati, dan tidak terpancing, tidak dapat diprovokasi oleh siapapun apalagi pihak-pihak yang menginginkan sesuatu yang menimbulkan suasana yang tidak sejuk dan susana tidak tentram.” Ujarnya

Bahkan Ia dengan sungguh-sungguh meminta pendukungnya untuk tidak melakukan aksi apapun dan dimanapun untuk menjaga kesejukan demokrasi dan persatuan Indonesia.

Baca Juga :  Terobosan Baru Gus Fawait, Gelar Forum Uji Publik Secara Live

“Saya Prabowo Subianto meminta dengan sungguh kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya 96.2 juta rakyat Indonesia yang telah memilih pasangan Prabowo-Gibran untuk tidak melakukan aksi apapun didepan gedung Mahkamah Konstitusi atua ditempat lain-lain apalagi di jalanan. Demi menjaga kesejukan demokrasi, menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, menjaga kerukunan diantara seluruh rakyat Indonesia.” Kata Prabowo

Prabowo bahkan menguatkan pendukungnya bahwa dengan tidak melakukan aksi apapun tidak menunjuk lemah justru pihak yang kuat.

“Hal ini bukan berarti kita lemah, tidak. Justru orang yang kuat adalah orang yang dapat mengendalikan perasaannya. Pihak yang kuat adalah pihak yang menahan diri, yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan golongan atau pribadi.” Tegas Prabowo

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026
Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf
Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama
Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya
Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat
BK Belum Terima Laporan Anggota DPRD Jember Main Game-Merokok Saat Rapat
Kata Ketua Komisi D DPRD Jember Anggotanya Viral Main Game-Ngudut Saat Rapat
Tanggapan Ketua DPRD Jember Terkait Legislator Viral Main Game dan Merokok Saat RDP

Baca Lainnya

Saturday, 16 May 2026 - 19:33 WIB

Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026

Thursday, 14 May 2026 - 00:16 WIB

Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf

Wednesday, 13 May 2026 - 22:41 WIB

Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama

Wednesday, 13 May 2026 - 22:10 WIB

Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya

Wednesday, 13 May 2026 - 16:17 WIB

Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat

TERBARU

Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Prof. Tri Yogi Yuwono (dari Kiri), H.M. Arum Sabil, Prof. Mohammad Nuh, Prof. Budi Santoso, Dekan Fakultas Kedokteran Unusa (Foto: Sigit/Frensia).

Educatia

Pramuka Jatim Kini Punya Jalur Khusus Masuk Kedokteran Unusa

Tuesday, 19 May 2026 - 18:50 WIB