Sidang Isbat Kemenag Digelar Saat ini, Tunggu Pengumumannya!

Minggu, 10 Maret 2024 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id- Pada petang hari ini, Minggu (10/3/2024), Kementerian Agama (Kemenag) menyelenggarakan sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadhan 1445 H. Hasil akan diumumkan setelah tahapan sidang dilalui dan menghasilkan satu ke simpulan bersama.

Sidang isbat ini terdiri dari tiga tahap yang dimulai pukul 17.00 WIB. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kemenag, Kamaruddin Amin, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan berlangsung dalam format hibrida, artinya digelar secara daring dan terbetas.

Namun, agenda utamanya diadakan di Auditorium H M Rasjidi Kemenag, yang terletak di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Menurut Kamaruddin, sidang isbat merupakan salah satu bentuk layanan keagamaan bagi masyarakat untuk memperoleh kepastian tentang pelaksanaan ibadah.

Hal ini menggarisbawahi pentingnya proses penetapan awal puasa bagi umat Islam dan peran penting Kemenag dalam memberikan arahan dan pedoman terkait hal ini. Kutipan tersebut diambil dari laman resmi Kemenag pada Senin (19/2/2024).

Baca Juga :  Tiga Tingkatan Puasa: Syariat, Thoriqoh, Hakikat

Seluruh tahapan akan dilaksanakan dengan serius dan hasilnya dapat ditunggu oleh masyarakat malam ini. Terkait persoalan waktunya, Muhammadi Adib Menjelaskan akan ada konferensi pers paska sidang.

Diperkirakan jam 19.00, sudah bisa. Atau paling jam setengah lapan paling telat-telatnya”, tuturnya dalam wawancara live di salah satu media TV swasta.

Selain itu ia juga menjelaskan bahwa ada tiga tahapan penting prosesnya. Pertama, kajian atau seminar yang berisisikan pemaparan seluruh hasil hisab dan rukyat. Pada acara ini hasil dari seluruh tim yang tersebut di beberapa derah dikemukakan.

Baca Juga :  Dalil Dzikir Berjamaah Usai Salat Menurut Kiai Ali Mustafa Yaqub

Ia berpendapatan bahwa proses rukyatul hilal untuk memverifikasi informasi awal menggunakan metode hisab telah dilakukan di 134 lokasi di seluruh Indonesia. Yang demiakian tentu memperlihatkan upaya yang luas dan menyeluruh dari pemerintah dalam memastikan ketepatan penetapan awal Ramadhan di seluruh negeri.

Kedua, sidang utama. Acara ini digelar secara tertutup. Hanya diikuti beberapa orang yang dan instansi yang berwenang. Proses merupakan tahapan pemutasan hasil yang telah didipaparkan di tahapan awal. Ketiga, konfrensi pers. Tahapan ini adalah acara terakhir.

Jika sidang utama telah menghasilkan kesimpulan. Maka, tahapan selanjutnya adalah mengumumkan hasil tersebut pada media-media atau publik.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KH Said Aqil Sirajd Tak Sehebat Gus Dur, Kalah Hadapi Cawe-cawe Jokowi di NU
Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran
Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan
Dorong Pelaku Usaha untuk Salurkan CSR, DPRD Jatim: CSR Bisa Jadi Solusi Pengentas Kemiskinan
Tingkatkan Ketahanan Pangan, DPRD Jatim Berikan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Kurang Mampu
Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan
Komik Keren! Diteliti dan Urai Keburukan Militerisme di Indonesia
Jurnalis Tempo Diteror, Dikirimi Paket Kepala Babi

Baca Lainnya

Kamis, 3 April 2025 - 01:07 WIB

KH Said Aqil Sirajd Tak Sehebat Gus Dur, Kalah Hadapi Cawe-cawe Jokowi di NU

Selasa, 1 April 2025 - 08:23 WIB

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran

Kamis, 27 Maret 2025 - 21:23 WIB

Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan

Kamis, 27 Maret 2025 - 13:22 WIB

Dorong Pelaku Usaha untuk Salurkan CSR, DPRD Jatim: CSR Bisa Jadi Solusi Pengentas Kemiskinan

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:59 WIB

Tingkatkan Ketahanan Pangan, DPRD Jatim Berikan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Kurang Mampu

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB