Simulasi Bantuan Indonesia di Jalur Gaza Siap Dilakukan Melalui Udara

Sunday, 10 March 2024 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Sumber: Akun X @Jokowi

Ilustrasi, Sumber: Akun X @Jokowi

Frensia.id- Joko Widodo menyampaikan adanya agenda pemberian bantuan Indonesia ke masyarakat di jalur Gaza. Pemberian bantuan tersebut dilakukan melalui udara. Persiapan dan latihan untuk merealisasikan rencana tersebut, diakuinya telah dilaksanakan secara baik.

Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang saat ini menjabat sebagai menteri pertahanannya, bersama-sama dengan Jenderal TNI Agus Subiyanto, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, melakukan peninjauan terhadap pesawat tempur F-16 C/D, F-16 AM/BM Fighting Falcon, serta pesawat T-50i Golden Eagle.

Kunjungan semacam ini merupakan hal penting dalam meninjau kesiapan militer Indonesia. Utamanya dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan ikut serta dalam mengupayakan perdamaian dunia serta perjuangan kemanusiaan di tingkat global. Pesawat tempur seperti F-16 dan T-50i Golden Eagle merupakan aset penting dalam kemampuan pertahanan udara suatu negara.

Baca Juga :  Gus Fawait Wujudkan Asta Cita ke 4 dan 6 Presiden Prabowo melalui Program Homecare

Bahkan hanya meninjau kesehatan alutsista andalan RI ini, namun ia juga menyaksikan latihan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan. Salah satu latihan yang diperagakan adalah simulasi pemberian bantuan pada masyarakat di Jalur Gaza.

Pada laman pribadinya di media X, Jokowi memberikan penjelasan bahwa ada simulasi pemberian bantuan akan dilaksanakan melalui jalur Gaza.

Indonesia segera mengirimkan bantuan untuk rakyat Palestina lewat udara, karena jalur darat sudah sulit. Pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza akan menggunakan pesawat Hercules, yang simulasi pengirimannya telah saya saksikan di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan”, catatnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pemberian bantuan tersebut dilakukan melalui udara karena jalur darat tidak memungkin. Baginya amat sulit untuk dilakukan.

Sebagai salah satu negara yang disepakati membantu Palestina, Indonesia harus bersiap-siap dan memiliki komitmen tinggi untuk membantu kemanusiaan. Simulasi yang dilakukan tentu untuk mempersiapkan hal tersebut. Ia menyebut proses simulasi telah berjalan baik.

Baca Juga :  Bupati Fawait Tekankan Pertumbuhan Ekonomi Harus Merata

Indonesia segera mengirimkan bantuan untuk rakyat Palestina lewat udara, karena jalur darat sudah sulit. Pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza akan menggunakan pesawat Hercules, yang simulasi pengirimannya telah saya saksikan di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan. Indonesia berharap dapat meringankan beban yang dihadapi warga di Gaza”, tuturnya dalam video yang diposting pada akun pribadinya.

Tampak video tersebut adalah merupakan potongan video dari pertemuan dengan awak media. Pertemuan tersebut terjadi pasca pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, Jumat, 8 Maret 2024.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan
Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan
Pemkab Jember Terima Transfer DAU dan DBH Rp223 Miliar, Gus Fawait akan Alokasikan untuk Infrastruktur Desa
Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember
Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan
Dinsos Jember Anggarkan Rp2,8 Miliar untuk Stiker Warga Miskin, DPRD: Kami Minta Pencetakan Diefisiensi
Pemkab Jember akan Optimalkan Dana Investasi untuk Pembangunan Daerah
Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio

Baca Lainnya

Friday, 21 August 2026 - 19:16 WIB

Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Thursday, 20 August 2026 - 18:11 WIB

Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan

Thursday, 20 August 2026 - 18:00 WIB

Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember

Wednesday, 19 August 2026 - 17:27 WIB

Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Wednesday, 19 August 2026 - 17:08 WIB

Dinsos Jember Anggarkan Rp2,8 Miliar untuk Stiker Warga Miskin, DPRD: Kami Minta Pencetakan Diefisiensi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading