Viral di Medsos, Dua Bocah Nyaris Tenggelam di Pantai Payangan Jember

Tuesday, 9 December 2025 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan layar.

Foto: Tangkapan layar.

Frensia.Id– Viral di platform media sosial instangram ‘infojember’, dua anak nyaris tenggelam di Pantai Payangan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, Jember. Dua anak laki-laki itu hampir tenggelam setelah terseret arus yang kuat.

Berdasarkan keterangan tertulis di akun tersebut, petugas penjaga pantai sebelumnya telah memberikan peringatan. Namun mereka berdua tidak menanggapi peringatan tersebut.

Bhabinkamtibmas Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, Bripka Fino Fanizar, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kata dia, peristiwa itu terjadi para hari Minggu (7/12), hanya saja baru vira.

“Dua anak itu berenang saat hari libur. Banyak orang yang memang berlibur ke pantai Payangan karena hari Minggu,” katanya saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Selasa (9/12/2025).

Baca Juga :  Bahas Kerja Sama Diplomatik dengan Swiss, AHY Menerima Kunjungan Dubes

Selanjutnya kata dia, di Pantai Payangan memang ada larangan agar pengunjung tidak berenang di pantai. Dua anak itu tetap berenang, sehingga terseret arus.

“Itu kan sudah ada larangan untuk mandi atau berenang. Dua anak itu tetap maksa, akhirnya keseret sampe lumayan ketengah dan lautnya lumayan dalam,” ujarnya.

Fino menambahkan, saat dua anak itu terseret arus, beruntung ada nelayan yang lewat. Sehingga nelayan bersama warga-penjaga pantai, segera menolong kedua anak tersebut.

“Beruntungnya, ada nelayan yang saat itu lewat dan sedang mencari ikan di tempat dua anak itu. Sehingga dia tertolong,” paparnya.

“Selain nelayan, ada warga dan penjaga pantai yang juga berenang untuk menolong mereka. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” tambahnya.

Baca Juga :  Kronologi Penemuan Bayi di Pinggir Jalan Rumah Warga Tanggul Jember

Sementara itu, Kapolsek Ambulu, AKP Solikhan Arief menyebut, pihak kepolisian tidak melakukan pendataan mengenai identitas kedua anak itu, dikarenakan tidak ada korban jiwa. Pihaknya mengimbau, agar seluruh pengunjung mematuhi setiap aturan yang ada. Agar supaya, kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Dua anak itu memang lemas dikarenakan kehabisan tenaga. Tapi tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut,” ungkapnya.

“Kami mengimbau agar seluruh pengunjung mematuhi aturan dari penjaga pantai. Terutama orang tua agar menjaga anak-anaknya, agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kebakaran Hebat Mangli-Jember, Motor NMax Gosong, Kerugian Ratusan Juta
Heboh Kasus Amsal Sitepu, Hotman Paris: Membahayakan Dunia Pengacara
Perkuat Pengawasan WNA, Timpora Bondowoso Gelar Rakor Sinergi Antar Instansi
Luhut Berharap Adanya Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa
Bahas Kerja Sama Diplomatik dengan Swiss, AHY Menerima Kunjungan Dubes
DPP PKB Mengutuk Keras Pembunuhan Ayatullah Ali Khamenei
Permintaan Telur Puyuh Melonjak Drastis, Harga Masih Stagnan
Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir

Baca Lainnya

Monday, 6 April 2026 - 08:57 WIB

Kebakaran Hebat Mangli-Jember, Motor NMax Gosong, Kerugian Ratusan Juta

Wednesday, 1 April 2026 - 16:49 WIB

Heboh Kasus Amsal Sitepu, Hotman Paris: Membahayakan Dunia Pengacara

Tuesday, 31 March 2026 - 16:06 WIB

Perkuat Pengawasan WNA, Timpora Bondowoso Gelar Rakor Sinergi Antar Instansi

Thursday, 5 March 2026 - 22:34 WIB

Luhut Berharap Adanya Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa

Thursday, 5 March 2026 - 18:33 WIB

Bahas Kerja Sama Diplomatik dengan Swiss, AHY Menerima Kunjungan Dubes

TERBARU

Suasana FGD yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Indonesia (UI) di Fakultas Hukum UI, Jakarta (Foto: Istimewa).

Educatia

IMMH UI Dorong RUU Sisdiknas Hadirkan Keadilan Pendidikan

Saturday, 25 Apr 2026 - 23:27 WIB