Warganet Salah Sasaran, Tak Tahu Mana Sandra Dewi dan Dewi Sandra, Berikut Perhatikan Bedanya!

Monday, 1 April 2024 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Sandra Dewi dan Dewi Sandra

Ilustrasi Sandra Dewi dan Dewi Sandra

Frensia.id- Beredarnya informasi korupsi Timah Harvey Moeis, warganet kesal dan mencari akun sang istri. Sayang banyak dari mereka yang salah sasaran dalam melampiaskan kekesalannya.

Sebagain Warganet tak bisa bedakan Dewi Sandra dan Sandra Dewi. Keduanya dianggap orang yang sama.

Istri tersangka kasus Timah yang lagi viral adalah Sandra Dewi, bukan Dewi Sandra.

Sayang nitizen menyerang akun bernama Dewi Sandra. Ia bukan istri Harvey Moeis.

Karena banyaknya sasaran serangan warganet, akhirnya Dewi Sandra buka suara.

Agar tidak lagi salah, frensia.id merincinya sebagai berikut,

Keluarga Keduannya

Sandra Dewi adalah istri dari Harvey Moeis, tersangka koruptor itu. Berbeda dengan Dewi Sandra yang merupakan istri dari Agus Rahman dan mantan istri Glen Fredly.

Sandra Dewi merupakan keturunan campuran Indo Luar Negeri. Ia adalah putri sulung pasangan John Killick (Brazil) dan Hajjah Prihartini, (Campuran Brunei-Betawi).

Baca Juga :  Hiswana Migas Besuki Jamin Stok BBM di Jember Aman, Warga Diimbau Tak Panic Buying

Keluarganya dan dirinya adalah Muslim. Jadi tidak heran kalau ia sering tampil berhujab akhir-akhir ini.

Sedangkan sang Istri koruptor timah yang viral, adalah anak sulung dari keturunan Palembang dan Tionghoa. Seorang penganut agama Katholik. Maklum, jika dia tidak pakai Jilbab.

Perbedaan Akun Medsosnya

Akun keduanya tentu berbeda. Dewi Sandara akun X dan an intagramnya adalah @dewisandra. Akun ini yang mengaku diserang oleh Warganet yang salah sasaran.

Berbeda dengan Sandra Dewi, akun Instagram dan Xnya bernama @sandradewi88. Sayangnya, akun ini telah menonkatifkan kolong komentarnya.

Perbedaan Karirnya

Dewi Sandra memulai karirnya di dunia hiburan sebagai model pada usia remaja. Selain dunia modeling, ia juga mencoba peruntungannya di dunia tarik suara dengan merilis album pertamanya, “Menari-nari,” bersama delapan model lainnya.

Baca Juga :  Antrean Mengular di SPBU Jember, Bupati Fawait Gelar Rapat Daring dengan Pertamina

Setelah merasa mendapat tanggapan positif dari pasar, Dewi melanjutkan dengan merilis album solo perdananya, “Kurasakan,” pada tahun 1998.

Kesuksesan album perdananya mendorongnya untuk melanjutkan karir musiknya. Album keduanya, “Tak Ingin Lagi” (2000), bahkan berhasil meraih penghargaan AMI Awards sebagai Album R&B Terbaik pada tahun 2001.

Sedangkan Sandra Dewi memulai karirnya di Jakarta dengan memenangkan kontes Miss Enchanteur 2002 dan menjadi duta pariwisata Jakarta Barat, namun kemudian memilih untuk fokus pada pendidikannya.

Ia memasuki dunia hiburan setelah menjadi pemenang dalam ajang Fun Fearless Female Majalah Cosmopolitan 2006. Hal demikian yang membawanya ke layar lebar melalui film Quickie Express (2007) setelah mendapat tawaran casting dari Nia Dinata, salah satu juri ajang tersebut.

Pada intinya, keduanya sangat memiki perbedaan. Keduanya hanya sama soal nama yang dibalik.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gus Bupati Jember Bebaskan Tanggungan Denda Pajak Daerah
Gus Bupati Jember Luncurkan Mal Pelayanan Publik di 3 Kecamatan
Gus Fawait Apresiasi Capaian RSD dr Soebandi Jember Jadi Penyelenggara Hospital Base
Pemkab Jember Evaluasi Pelibatan 22 Ribu ASN dalam Verval Data Kemiskinan
Ketua Bapemperda DPRD Jember Respon soal Perda Pelindungan Pekerja Rumah Tangga
DPC GMNI Jember Adakan Audiensi Bersama DPRD Dukung Pengesahan RUU PPRT
Atasi Kemiskinan Ekstrem, Gus Fawait Siapkan Skema Pelatihan & Akses Lahan Perhutanan Sosial
DPRD Jember Dukung Pengesahan RUU PPRT Jadi UU

Baca Lainnya

Friday, 24 April 2026 - 14:44 WIB

Gus Bupati Jember Bebaskan Tanggungan Denda Pajak Daerah

Friday, 24 April 2026 - 13:37 WIB

Gus Bupati Jember Luncurkan Mal Pelayanan Publik di 3 Kecamatan

Friday, 24 April 2026 - 08:46 WIB

Gus Fawait Apresiasi Capaian RSD dr Soebandi Jember Jadi Penyelenggara Hospital Base

Thursday, 23 April 2026 - 17:00 WIB

Pemkab Jember Evaluasi Pelibatan 22 Ribu ASN dalam Verval Data Kemiskinan

Tuesday, 21 April 2026 - 19:13 WIB

Ketua Bapemperda DPRD Jember Respon soal Perda Pelindungan Pekerja Rumah Tangga

TERBARU

Suasana FGD yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Indonesia (UI) di Fakultas Hukum UI, Jakarta (Foto: Istimewa).

Educatia

IMMH UI Dorong RUU Sisdiknas Hadirkan Keadilan Pendidikan

Saturday, 25 Apr 2026 - 23:27 WIB