Wonoboyo Bondowoso Dilanda Banjir, Masjid Tetap Utuh

Wednesday, 5 February 2025 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Banjir yang melanda Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, Bondowoso, pada Rabu, 5 Februari 2025, menyebabkan belasan rumah hancur.

Bencana banjir ini diwarnai keajaiban ketika Masjid Nurul Muttaqin, satu-satunya masjid di desa tersebut, tetap berdiri kokoh meskipun 16 rumah diterjang banjir.

Desa yang hanya terdiri dari sekitar 60 kepala keluarga ini terdampak langsung oleh bencana tersebut.

Selain belasan rumah yang roboh, empat dam juga mengalami kerusakan.

Ahsan Mashuri, salah satu warga Wonoboyo, menjelaskan kondisi tersebut kepada crew Frensia.

“Belasan rumah di sini roboh. Tapi masjid di depan rumah saya tetap kokoh,” ujar Ahsan Mashuri, Rabu (5/2/2025).

Aam, sapaan akrab Ahsan, juga membenarkan bahwa korban banjir terpaksa mengungsi ke rumah tetangga yang berada di dataran tinggi.

Baca Juga :  Perkuat Pengawasan WNA, Timpora Bondowoso Gelar Rakor Sinergi Antar Instansi

“Korban mengungsi ke rumah tetangga yang rumahnya aman dari banjir. Rumah saya sendiri Alhamdulillah aman, karena berdampingan dengan masjid,” jelasnya.

Pria yang juga pegiat trip adventure itu menjelaskan bahwa beberapa warga Wonoboyo yang terdampak banjir mengungsi ke rumah saudara di desa sebelah yang tidak terdampak.

“Ada juga yang mengungsi ke rumah saudaranya di desa sebelah karena di desa sebelah tidak terkena banjir,” tambahnya.

Menurut keterangan Aam, Masjid Nurul Muttaqin selamat dari banjir karena letaknya yang berada di daratan agak tinggi.

“Masjid Nurul Muttaqin ini posisinya agak tinggi, jadi air banjir tidak sampai ke masjid,” ujarnya.

Baca Juga :  Bahas Kerja Sama Diplomatik dengan Swiss, AHY Menerima Kunjungan Dubes

Kejadian ini menyisakan duka bagi warga Wonoboyo yang kehilangan tempat tinggal.

Namun, keteguhan Masjid Nurul Muttaqin menjadi simbol harapan dan kekuatan bagi masyarakat setempat.

Pemerintah setempat dan relawan kini berupaya memberikan bantuan kepada korban banjir, termasuk menyediakan tempat tinggal sementara dan kebutuhan pokok.

Bencana ini juga mengingatkan pentingnya mitigasi bencana dan penataan tata ruang yang lebih baik untuk mengurangi risiko kerusakan di masa depan.

Warga berharap, kejadian serupa tidak terulang dan pemulihan pascabencana dapat berjalan lancar.

Akibat banjir yang menimpa desa Wonoboyo ini merusak akses Infrastruktur seperti jembatan dan jalan. Sehingga desa Wonoboyo butuh ketanggapan pemerintah kabupaten.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kebakaran Hebat Mangli-Jember, Motor NMax Gosong, Kerugian Ratusan Juta
Heboh Kasus Amsal Sitepu, Hotman Paris: Membahayakan Dunia Pengacara
Perkuat Pengawasan WNA, Timpora Bondowoso Gelar Rakor Sinergi Antar Instansi
Luhut Berharap Adanya Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa
Bahas Kerja Sama Diplomatik dengan Swiss, AHY Menerima Kunjungan Dubes
DPP PKB Mengutuk Keras Pembunuhan Ayatullah Ali Khamenei
Permintaan Telur Puyuh Melonjak Drastis, Harga Masih Stagnan
Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir

Baca Lainnya

Monday, 6 April 2026 - 08:57 WIB

Kebakaran Hebat Mangli-Jember, Motor NMax Gosong, Kerugian Ratusan Juta

Wednesday, 1 April 2026 - 16:49 WIB

Heboh Kasus Amsal Sitepu, Hotman Paris: Membahayakan Dunia Pengacara

Tuesday, 31 March 2026 - 16:06 WIB

Perkuat Pengawasan WNA, Timpora Bondowoso Gelar Rakor Sinergi Antar Instansi

Thursday, 5 March 2026 - 22:34 WIB

Luhut Berharap Adanya Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa

Thursday, 5 March 2026 - 18:33 WIB

Bahas Kerja Sama Diplomatik dengan Swiss, AHY Menerima Kunjungan Dubes

TERBARU

Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait (Foto: Istimewa).

Politia

Gus Fawait Jamin Nasib PPPK Jember Aman hingga 2027

Wednesday, 8 Apr 2026 - 16:56 WIB

Salah satu ruangan di Toko Mitra Plastik Kabupaten Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Economia

Harga Plastik Naik Gegara Perang di Timur Tengah

Wednesday, 8 Apr 2026 - 14:50 WIB