3 Aturan dilabrak, Media X Benar-Benar Terancam Diblokir Kominfo

Monday, 17 June 2024 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id-  Setidaknya ada tiga atauran yang dinyatakan telah dilanggar Madia X. Sebagaimana ramai diberitakan sebelumnya, bahwa Kominfo mengancam platform media besutan Elon Musk ini untuk diblokir.

Alasannya, adalah kebijakan platform X yang memperbolehkan tayangan yang mengandung unsur pornografi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh Frensia, bahwa Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, kemarin, 14/06/2024, memberi pernyataan bahwa pihaknya akan melakukan peninjauan terkait pelanggaran konten yang terjadi.

Dia menekankan bahwa jika nanti ditemukan bahwa X masih tetap memperbolehkan penayangan konten berbau pornografi, lembaganya tidak akan ragu untuk memblokir akses ke platform X di Indonesia. Setidaknya, ada tiga regulasi yang dilanggar oleh platform X, semuanya terkait dengan pornografi.

“Setidaknya ada tiga undang-undang yang melarang pornografi. Yang pertama adalah KUHP, kemudian ada UU Anti Pornografi, dan khusus untuk konten pornografi di media online, kita memiliki UU ITE,” ujar Usman Kansong, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kominfo, dalam sebuah wawancara di stasiun televisi swasta.

Pelanggaran KUHP

 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana memasukkan aksi pornografi sebagai tindakan yang dapat dipidanakan. Di dalam banyak membahas tentang objek pornografi secara rinci.

Baca Juga :  Gus Fawait Optimis JFC 2026 Dongkrak Perputaran Ekonomi Jember

Menurut KUHP, objek pornografi meliputi tulisan, gambar, dan benda yang digunakan untuk mencegah atau menggugurkan kehamilan. Hal ini tercantum dalam ketentuan mengenai tindak pidana pornografi dari Pasal 282 hingga Pasal 535 KUHP.

Pelanggaran UU Pornografi

UU yang dimaksud adalah Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 yang dapat Delik Khusus Tersebar Di Luar KUHP. UU ini mengatur berbagai tindak pidana yang berkaitan dengan pornografi dalam Pasal 29 hingga Pasal 38.

Jika dilihat dari perbuatan yang dilarang, terdapat sebanyak 33 jenis tindak pidana pornografi yang diatur dalam 10 pasal ini. Pasal-pasal tersebut mencakup berbagai tindakan yang dianggap melanggar hukum, mulai dari produksi, distribusi, hingga konsumsi konten pornografi.

Pasal-pasal dalam Undang-Undang Pornografi ini dirancang untuk menindak tegas segala bentuk eksploitasi dan penyebaran materi pornografi. Beberapa contoh tindak pidana yang diatur termasuk pembuatan dan penyebaran gambar atau tulisan yang bersifat pornografi, penggunaan benda untuk tujuan pornografi, hingga tindakan yang memfasilitasi atau mendukung kegiatan pornografi.

Pelanggaran UU ITE

UU yang dimaksud adalah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU ITE”) sebagaimana yang telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU 19/2016”).

Baca Juga :  Dinsos Jember Anggarkan Rp2,8 Miliar untuk Stiker Warga Miskin, DPRD: Kami Minta Pencetakan Diefisiensi

Dalam UU ITE dan perubahannya, istilah “pornografi” tidak digunakan. Sebaliknya, digunakan istilah “muatan yang melanggar kesusilaan”. Ketentuan mengenai tindakan ini diatur dalam Pasal 27 ayat (1) UU ITE, yang berbunyi:

“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.”

Pasal ini menegaskan bahwa setiap individu yang dengan sengaja dan tanpa izin menyebarluaskan, mengirimkan, atau membuat informasi elektronik dan dokumen elektronik yang mengandung konten yang melanggar norma kesusilaan, dapat dikenakan sanksi hukum. Hal ini mencakup segala bentuk distribusi melalui internet, termasuk media sosial, email, dan platform digital lainnya.

Tiga alasan pelanggaran ini yang mendasari Dirjen IKP Kominfo dengan tegas mengancam Media X diblokir. Ia berhadap hal tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada kedaulatan Indonesia. “Jadi kita akan meminta X untuk menghormati kedaulatan digital Indonesia”, mintanya tegas.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN
Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya
Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja
Mangkir Kerja 13 Hari Pejabat Pemkab Jember Dilaporkan ke BKN, Rupanya Bermasalah Sejak di Bawaslu
Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU

Baca Lainnya

Wednesday, 16 September 2026 - 19:26 WIB

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN

Monday, 14 September 2026 - 20:58 WIB

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Monday, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

Monday, 14 September 2026 - 20:26 WIB

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

Monday, 14 September 2026 - 19:53 WIB

Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading