Kisah Ulama Sufi Yang Menangis Tersedu-Sedu Karena Kehilangan Sandal. Alasannya Mengejutkan Semua Orang

Thursday, 1 February 2024 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Orang Tanpa Alas Kaki (Foto: pexels/cottonbro)

Ilustrasi Orang Tanpa Alas Kaki (Foto: pexels/cottonbro)

Frensia.id – Kisah Ulama yang mengandung hikmah kali ini akan menceritakan seorang sufi yang sangat terkenal di zamannya, yakni Bisyr al-Hafi.

Penyematan al-Hafi karena beliau mempraktekkan simbolik yang unik, yakni tidak pernah beralaskan kaki alias nyeker dalam bahasa Jawa.

Awal mula ia mendawamkan tidak lagi beralaskan ada beberapa cerita yang berkembang di kalangan para Ulama sufi.

Salah satunya, ia tak lagi memakai alas kaki disebabkan karena titik balik pertaubatannya dengan tidak beralas kaki, ketika mengejar gurunya.

Cerita lainnya adalah ia tak lagi memakai alas kaki karena pernah kehilangan alas kaki ketika menjadi Imam di suatu masjid.

Alkisah, pada suatu hari Bisyr al-Hafi membeli sandal baru di sebuah pasar di Baghdad sebelum berangkat shalat.

Setelah selesai shalat Ulama yang juga menjadi guru imam besar madzhab Ahmad ibn Hanbal ini mendapati sandal baru yang telah ia beli tidak ada di tempat semula.

Baca Juga :  Menjaga Tradisi Tajemtra, Puluhan Tahun Berjalan sebagai Simbol Kebersamaan Masyarakat Jember

Kemudian, ia mencari ke seluruh pencuru masjid dengan dibantu para jama’ah yang masih belum pulang sandal baru itu bekum juga ditemukan.

Setelah sekian jam mencari, akhirnya semuanya menyerah. Tapi secara mengejutkan Imam Bisyr terlihat menangis tersedu-sedu.

Lantas kejadian tersebut membuat semua orang yang ada menjadi heran.

“Masak cuma kehilangan sandal baru saja sampai menangis tersedu begitu?” para jamaah bertanya-tanya.

Akan tetapi, setelah ada yang memberanikan diri bertanya langsung kepada sang Imam jawabannya membuat seluruh jamaah terkejut

“Wahai Sang Imam! Apa yang membuatmu menangis tersedu-sedu begitu?”

“Apa hanya karena sebuah sandal yang baru hilang itu? lanjut si jamaah

Imam Bisyr mengeluarkan jawaban diluar dugaan semua orang,

“Kalau sandal hilang bisa dibeli, tapi taukah kalian bahwa aku merasa sangat bersedih, karena sandal yang aku beli itu, ada seorang Umat Rasulullah berdosa”

“Aku sangat malu di hadapan Allah SWT, karena menjadi perantara hamba-Nya melakukan dosa”, lanjut Imam Bisyr al-Hafi dengan dipenuhi isak tangis.

Baca Juga :  Menengok Festival Ojung Jember, Ratusan Pendekar Saling Cambuk-Ajang Melestarikan Budaya

Sontak membuat semua jamaah terhenyak dan merasa sangat bersalah, karena berprasangka kurang baik pada sang Imam.

Lebih mengejutkan lagi, kemudian beliau berikrar tidak akan lagi memakai alas kaki lagi.

Demikian kisah ulama sufi yang tidak lagi memakai alas kaki, karena menjadi sebab berdosanya orang lain.

Semoga kita dapat mengambil hikmah dari kisah ini, sehingga membuat kita lebih berhati-hati dalam melakukan suatu tindakan dan perbuatan.

Dengan harapan, kita tidak menjadi sebab berdosanya lain. Semoga bermanfaat. Aamiin…

Wallahu A’lam Bishshawab…

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Menjaga Tradisi Tajemtra, Puluhan Tahun Berjalan sebagai Simbol Kebersamaan Masyarakat Jember
Menengok Festival Ojung Jember, Ratusan Pendekar Saling Cambuk-Ajang Melestarikan Budaya
Gus Yahya Berharap Muktamar ke-36 NU Kembali Dibuka Presiden Prabowo
Audiensi Ditolak-Surat Tak Dibalas, MWCNU se-Jember Kecewa pada Pengurus Karteker PCNU
Ötzi! Mayat Pendaki Korban Pembunuhan, Telah Lama Difilmkan
Haul KH Achmad Mohammad Nawawi ke 21 di Sampang Dihadiri Ribuan Jemaah
Khotbah Idul Adha Di Polres Jember, Prof Hepni Sebut Ritual Sa’i Sebagai Ajaran Kepedulian Sosial
Khotbah Di Masjid Roudhotul Muchlisin, Gus Aab Sampaikan Falsafah Sa’i Untuk Kehidupan

Baca Lainnya

Saturday, 5 September 2026 - 17:44 WIB

Menjaga Tradisi Tajemtra, Puluhan Tahun Berjalan sebagai Simbol Kebersamaan Masyarakat Jember

Monday, 31 August 2026 - 21:40 WIB

Menengok Festival Ojung Jember, Ratusan Pendekar Saling Cambuk-Ajang Melestarikan Budaya

Thursday, 27 August 2026 - 22:20 WIB

Gus Yahya Berharap Muktamar ke-36 NU Kembali Dibuka Presiden Prabowo

Wednesday, 29 July 2026 - 19:00 WIB

Audiensi Ditolak-Surat Tak Dibalas, MWCNU se-Jember Kecewa pada Pengurus Karteker PCNU

Tuesday, 2 June 2026 - 09:02 WIB

Ötzi! Mayat Pendaki Korban Pembunuhan, Telah Lama Difilmkan

TERBARU

Gambar Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo

Sunday, 13 Sep 2026 - 08:30 WIB

Kontingen UIN KHAS Jember, bersama peserta pemenang Juara 1 Lomba Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK) di PORSI JAWARA II 2026 (Foto: Humas UIN KHAS).

Educatia

UIN KHAS Jember Borong 7 Medali di Ajang PORSI JAWARA II 2026

Saturday, 12 Sep 2026 - 21:12 WIB

Kepala Satgas MBG sekaligus Penjabat (Pj) Sekda Jember, Achmad Fauzi (tengah) (Foto: Sigit/Frensia).

News

Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara

Saturday, 12 Sep 2026 - 19:09 WIB

Puluhan sound horeg saat memadati kawasan lokasi wisata Dira Kafe, Kecamatan Kencong, Jember. (Foto: Istimewa).

News

Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe

Saturday, 12 Sep 2026 - 17:44 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading