Unjuk Rasa Depan Pemkab Jember, Belum Dapat Solusi, Beberapa Sopir Truk dan Aktor Industri UMKM Datangi Kantor DPRD

Monday, 3 February 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Unjuk Rasa Depan Pemkab Jember, Belum Dapat Solusi, Beberapa Sopir Truk dan Aktor Industri UMKM Datangi Kantor DPRD (Sumber: Istimewa)

Gambar Unjuk Rasa Depan Pemkab Jember, Belum Dapat Solusi, Beberapa Sopir Truk dan Aktor Industri UMKM Datangi Kantor DPRD (Sumber: Istimewa)

Frensia.Id– Beberapa sopir truk bersama dengan aktor industri dan UMKM unjuk rasa di kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk menyampaikan aspirasi tentang masalah perbaikan jalan yang rusak karena tambang.

Sayangnya mereka tidak mendapatkan solusi, sehingga memutuskan untuk mendapatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember.

Massa aksi yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Bersatu itu menuntut pembukaan jalan Provinsi (Rambipuji-Puger). Para sopir dan UMKM geram, pasalnya, kebijakan pembatasan akses jalan tersebut dinilai sepihak.

Mereka juga menyayangkan, padahal sudah ada anggaran Rp 53 Milliar untuk dilakukan perbaikan jalan. Namun, hingga saat ini jalan provinsi (Rambipuji-Puger) tetap ditutup dan tak kunjung diperbaiki.

“Kami hanya ingin mencari nafkah. Kenapa jalan tetap ditutup, padahal sudah ada anggaran dan pemerintah setuju untuk memperbaikinya,” kata korlap aksi Samsul Arifin, Senin (03/02/2025).

Baca Juga :  Resmikan Kantor Baru Jember, PSI Bagikan Sembako ke 100 Ojol

Lebih lanjut kata Samsul, tindakan menutup akses jalan tanpa adanya solusi alternatif merupakan bentuk deskriminasi. Samsul menilai, Pemkab Jember tidak berpihak kepada rakyat kecil yang membutuhkan jalan untuk bekerja.

“Menutup jalan tanpa adanya solusi alternatif itu juga merupakan bentuk diskriminasi terhadap kami. Ini menandakan Pemkab Jember tidak berpihak kepada rakyat kecil,” ujarnya.

Jika akses jalan tetap ditutup, mereka mengancam akan membuka jalan secara paksa jika pemerintah tidak segera mengambil tindakan. Bupati Jember, Hendy Siswanto yang tidak menemui massa aksi saat demo, semakin menambah kekecewaan mereka.

“Kami akan buka jalan secara paksa jika pemerintah tidak mengambil tindakan. Kami tidak ingin bentrok, tapi kami juga tak punya pilihan lain,” ucapnya.

Baca Juga :  Gus Fawait Ungkap Alasan Ingin Jember Dikenal dengan Warna Pink

“Bupati tidak menemui kami dan malah ke Puger. Itu semakin menambah kekecewaan kami,” tambahnya.

Kata Samsul, jika tidak ada solusi yang adil, maka massa aksi tetap siap untuk bertahan hingga tuntutannya dipenuhi. “Kami ingin solusi yang adil, jika tidak, maka kami siap bertahan sampai tuntutan kami dipenuhi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, secara terpisah sangat menyayangkan sikap Bupati Jember yang tidak menemui massa aksi. Ia juga akan segera berkorban agar tidak terjadi bentrokan yang lebih besar.

“Kami akan segera berkoordinasi. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan terjadi bentrokan yang lebih besar nantinya,” katanya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN
Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi
Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut
Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya
Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

Baca Lainnya

Monday, 14 September 2026 - 21:58 WIB

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi

Monday, 14 September 2026 - 21:49 WIB

Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut

Monday, 14 September 2026 - 20:58 WIB

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Monday, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

Monday, 14 September 2026 - 20:26 WIB

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

TERBARU

Plt. Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron, saat mengukuhkan 4 guru besar di Gedung Kuliah Terpadu (GKT). (Foto: Fadli/Frensia).

Educatia

UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar

Thursday, 17 Sep 2026 - 19:23 WIB

ilustrasi kenaikan indeks dollar (sumber: Pixabay)

Economia

Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah

Thursday, 17 Sep 2026 - 12:01 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading