Satlantas Polres Jember Menindak 1.945 Pelanggar Selama Operasi Zebra Semeru 2025

Wednesday, 3 December 2025 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatlantas Polres Jember AKP Bernadus Bagas Simamarta (Foto: Frensia/Sigit)

Kasatlantas Polres Jember AKP Bernadus Bagas Simamarta (Foto: Frensia/Sigit)

Frensia.Id – Selama pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 yang berlangsung dari 14 hingga 30 November 2025, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember, Jawa Timur, telah menindak sebanyak 1.945 pengendara karena melanggar aturan lalu lintas.

Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata, mengungkapkan rincian penindakan tersebut terdiri dari 1.800 tilang elektronik (ETLE) dan 145 tilang manual.

“Pelanggaran lalu lintas masih banyak ditemukan di lapangan,” katanya, Rabu (3/12/2025).

Selanjutnya kata dia, pengendara roda dua adalah yang mendominasi pelanggaran lalu lintas. Kebanyakan dari mereka tidak menggunakan helm dan berboncengan lebih dari satu.

“Terutama pada pengendara roda dua yang paling mendominasi, seperti tidak menggunakan helm dan berboncengan lebih dari satu orang,” ujarnya.

Baca Juga :  Sapu Bersih Kejahatan, Satreskrim Polres Jember Gulung 15 Pelaku Curanmor-Curat

Bagas menjelaskan, 1.800 tilang elektronik telah dilaksanakan selama kurang lebih dua minggu operasi. Sementara itu, 145 tilang manual diterapkan khusus untuk masyarakat yang menggunakan knalpot brong dan mereka yang berpotensi melakukan balap mobil.

“Untuk kendaraan yang kedapatan menggunakan knalpot brong, kendaraan tersebut langsung diamankan di Markas Komando (Mako) Satlantas Polres Jember,” paparnya.

Kata Bagas, selain di denda, mereka diminta untuk mengganti knalpotnya dengan yang sesuai spesifikasi pabrikan. Setelah diganti, kendaraannya boleh diambil di Mako Satlantas Polres Jember.

“Selain didenda, kami meminta para pelanggar untuk mengganti knalpot brongnya dengan knalpot yang sesuai spesifikasi pabrikan. Setelah kendaraannya kembali standar, baru boleh diambil, tetapi knalpot brongnya tidak akan dikembalikan,” jelasnya.

Baca Juga :  Bikin Geger dan Panik, Diduga Anak Buaya Muncul di Irigasi Sawah Banyuwangi

Selain menyasar pengendara, Bagas mengaku pihaknya juga melakukan operasi penertiban di sejumlah bengkel yang diduga memproduksi knalpot brong. Mereka diberikan imbauan secara humanis.

“Kami datangi bengkelnya dan memberikan imbauan secara humanis. Jika sudah diingatkan tetapi masih terjadi pelanggaran, akan kami lakukan tindakan tegas,” ungkapnya.

Operasi Zebra ini, kata dia, bertujuan untuk memberikan imbauan dan menumbuhkan ketertiban berlalu lintas. Khususnya menjelang perayaan tahun baru.

“Kami menekankan pentingnya menjaga keselamatan diri dan mempersiapkan kendaraan dengan baik. Bagi pengendara roda dua, pastikan rem, spion, dan kondisi kendaraan benar-benar laik jalan,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi
Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut
Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi
Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo
Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran
Mobil Xenia Terperosok ke Selokan di Licin Banyuwangi Usai Hindari Hewan Melintas
Satreskrim Polresta Banyuwangi Raih Peringkat II Pengungkapan 3C se Jatim
Gubernur Khofifah Resmikan Pusat Riset Pesantren Jatim dan Buka Studium Generale Beasiswa Pemprov 2026

Baca Lainnya

Monday, 14 September 2026 - 21:58 WIB

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi

Monday, 14 September 2026 - 21:49 WIB

Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut

Sunday, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

Sunday, 13 September 2026 - 08:30 WIB

Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo

Friday, 11 September 2026 - 18:14 WIB

Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran

TERBARU

Plt. Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron, saat mengukuhkan 4 guru besar di Gedung Kuliah Terpadu (GKT). (Foto: Fadli/Frensia).

Educatia

UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar

Thursday, 17 Sep 2026 - 19:23 WIB

ilustrasi kenaikan indeks dollar (sumber: Pixabay)

Economia

Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah

Thursday, 17 Sep 2026 - 12:01 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading