Harga Ikan di Jember Naik Jelang Malam Pergantian Tahun

Wednesday, 31 December 2025 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembeli sedang membeli ikan di Pasar. (Foto: Istimewa)

Pembeli sedang membeli ikan di Pasar. (Foto: Istimewa)

Frensia.Id– Pembeli ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Puger, Jember, membludak jelang pergantian tahun. Akibatnya, harga ikan melonjak. Bahkan mencapai tiga kali lipat.


Kenaikan harga itu terpantau, yang biasanya ikan tongkol dengan ukuran panjang lengan orang dewasa, dijual Rp 25 ribu per ekor, naik hingga Rp 40-45 ribu.

Sedangkan jenis ikan kakap dan kerapu, harganya bisa mencapai hampir Rp 80 ribu per-kilogram.

“Nanti malam kan pergantian tahun baru, biasanya banyak yang balar-bakar ikan,” kata salah seorang pembeli ikan, Minto, Rabu (31/12/2025).

Baca Juga :  Pemkab Jember Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua Tiongkok

Selanjutnya, pria asal Balung itu mengaku tidak ada masalah meski harga ikan mahal. Kata dia, yang penting ada ikan untuk agenda keluarga agar bisa berkumpul.

“Penting ada ikan untuk agenda bakar-bakar bareng keluarga. Agar bisa berkumpul di malam tahun baru,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang penjual ikan Sumiah mengatakan kenaikan harga ikan di TPI Puger, karena ikan tangkapan nelayan lokal sepi atau sulit. Sedangkan pembeli banyak yang datang (alias permintaan lebih banyak daripada penawaran).

Baca Juga :  Dihadiri LPPM UIN KHAS, Griya Moderasi Agama KUA Kaliwates Jember Bahas Problema Implementasi Eco-theologi

“Harga menjadi mahal karena nelayan disini jarang dapat ikan saat melaut,” paparnya.

Disisi lain, Kepala Tata Usaha Dinas Perikanan Kelautan Provinsi yang berada di Puger, Junaedi Prayitno menyebut, cuacanya buruk di perairan laut juga menjadi faktor naiknya harga ikan. Para pedagang harus mendatangkan ikan dari berbagai kota di Jawa Timur untuk memenuhi permintaan masyarakat menjelang malam pergantian tahun.

“Jadi pedagang ikan disini harus mendatangkan ikan dari Kabupaten lain. Itulah sebabnya harga ikan melambung naik,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan
Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik
Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah
Harga Minyakita Naik, Pedagang di Jember Stop Penjualan
Gas Elpiji 3 Kg di Jember Langka-Mahal, Pertamina Gelar Operasi Pasar

Baca Lainnya

Saturday, 27 June 2026 - 16:44 WIB

Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Monday, 25 May 2026 - 14:00 WIB

BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi

Friday, 22 May 2026 - 19:32 WIB

Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Friday, 22 May 2026 - 18:34 WIB

Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading