Polisi Sebut Pelaku Pembacokan di Kalisat Terancam 9 Tahun Penjara

Wednesday, 28 January 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat melakukan olah TKP. (Foto:Istimewa).

Polisi saat melakukan olah TKP. (Foto:Istimewa).

Frensia.Id– Buradi, warga Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, pelaku penganiayaan yang menewaskan Sumarsono, akhirnya ditetapkan tersangka. Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 467 ayat 3 KUHP 2023 dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

“Tersangka terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara,” kata KBO Satreskrim Polres Jember, Iptu Dwi Sugiyanto, Rabu (28/1/2026).

Selanjutnya, dia menyampaikan bahwa penanganan perkara dilanjutkan oleh Polsek Kalisat. Berdasar hasil penyidikan sementara, peristiwa tersebut bukan merupakan carok atau perkelahian satu lawan satu, melainkan penganiayaan yang terjadi secara tiba-tiba.

Baca Juga :  Motor Honda Beat Warga Wuluhan Jember Hilang, Polisi Selidiki Pelaku dan Motif Pencurian

“Peristiwa tersebut bukan merupakan carok, melainkan penganiayaan secara tiba-tiba,” ujarnya.

Dwi menambahkan, kejadian bermula ketika korban tengah membersihkan halaman rumahnya. Pelaku kemudian datang dan terjadi perkelahian yang berujung pada tindakan penganiayaan hingga korban meninggal dunia.

Baca Juga :  Polisi Temukan 1 Granat dan 1 Butir Peluru di Rumah Warga Jember

“Diduga kuat pemicu kejadian diduga sengketa lama terkait batas tanah atau wangkit antara korban dan pelaku,” paparnya.

Sebelumnya, kata dia, hubungan keduanya diketahui sudah tidak harmonis sejak lama, meski masih memiliki hubungan kekerabatan. Hingga saat ini belum ditemukan indikasi perencanaan dalam peristiwa tersebut.

“Namun proses penyidikan terus dilakukan hingga berkas dinyatakan lengkap,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tengkulak BBM Secara Ilegal di Silo Jember Dibekuk Polisi
Motor Honda Beat Warga Wuluhan Jember Hilang, Polisi Selidiki Pelaku dan Motif Pencurian
Pria di Ajung Jember Diamankan Polisi Gegara Suruh Anak Beli Rokok Pakai Uang Mainan
Lawan 4 Begal yang Hendak Gasak Motornya, Karyawan SPPG di Jember Dibacok
Anggota DPRD Jember Usulkan Ada Pendampingan Hukum pada Kasus Penganiayaan Siswa di Jombang
Diduga Gegara Kesalahpahaman, Siswa SMA di Jombang Jember Dianiaya Teman Sendiri
Polres Jember Gelar Konferensi Pers, Bongkar 15 Kasus Narkoba Selama Bulan Maret 2026
Kronologi Penemuan Bayi di Pinggir Jalan Rumah Warga Tanggul Jember

Baca Lainnya

Monday, 13 April 2026 - 17:23 WIB

Tengkulak BBM Secara Ilegal di Silo Jember Dibekuk Polisi

Saturday, 11 April 2026 - 20:15 WIB

Motor Honda Beat Warga Wuluhan Jember Hilang, Polisi Selidiki Pelaku dan Motif Pencurian

Tuesday, 7 April 2026 - 18:17 WIB

Pria di Ajung Jember Diamankan Polisi Gegara Suruh Anak Beli Rokok Pakai Uang Mainan

Monday, 6 April 2026 - 18:40 WIB

Lawan 4 Begal yang Hendak Gasak Motornya, Karyawan SPPG di Jember Dibacok

Thursday, 2 April 2026 - 21:55 WIB

Anggota DPRD Jember Usulkan Ada Pendampingan Hukum pada Kasus Penganiayaan Siswa di Jombang

TERBARU

Wakil rektor II UIN KHAS Jember sebagai perwakilan dari kampus, saat menerima penghargaan dari KPPN Jember (Foto: Tim Keuangan UIN KHAS untuk Frensia).

Educatia

UIN KHAS Jember Siapkan Rencana Menuju Status PTNBH

Wednesday, 15 Apr 2026 - 19:00 WIB