Frensia.id- Mantan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo membuat 5 kesimpulan sebagai jalan yang bisa ditempuh agar seseorang disegani oleh orang lain. Butir-butir dari gagasannya tersebut ia tuangkan lewat akun Instagram pribadinya pada Senin (30/03/26).
Selain sebagai Ketua MPR RI ke 15 (periode 2019-2024), Bambang Soesatyo juga pernah menjabat sebagai Ketua DPR RI ke 20 (tahun 2018-2019), pada periode 2024-2029 Soesatyo menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi III dari fraksi partai yang berlogo beringin.
Sebagai seorang yang mempunyai perjalanan panjang di kancah politik Indonesia (pertama kali menjabat sebagai anggota DPR RI tahun 2009), pikirannya sebagai seorang politikus Golkar perlu diperhatikan dan dicerna secara baik mengingat bahwa apa yang ia tulis bukan sekedar teori akademis, sebagaimana layaknya seorang mahasiswa atau guru besar. Melainkan catatan panjang dari jejak perjalanannya.
Bahkan perlu dinilai, bahwa catatan yang berisi 5 jurus disegani, tidak sekedar berasal dari prestasinya meraih kursi kekuasaan, tetapi juga kompleks mencakup jejak kegagalannya pula, yang menjadi evaluasi diri lebih jauh.
Sebelum namanya tenar, Bambang Soesatyo pernah mengalami kekalahan dalam upayanya meraih kursi, yakni pada pemilu tahun 1997, 1999 dan 2004. Ia juga memiliki kontroversi diantaranya adalah menjadi saksi kunci yang diperiksa KPK pada kasus korupsi E-KTP dan menyeret Setya Novanto sebagai terpidana.
Namanya juga pernah disebut dalam kasus korupsi pengadaan SIM roda dua dan empat pada 2013 oleh pengusaha bernama Muhammad Nazaruddin. Bambang juga pernah dituntut atas dugaan pencurian tanah di Bali.
Atas perjalanan dan lika-likunya di kancah politik, mulai dari kagagalan, keberhasilan dan kontroversinya, maka sangat penting kiranya untuk mengambil pelajaran dari apa yang ia catat. berikut uraian Bambang Soesatyo agar seseorang disegani.
1. Membaca Karakter Orang
Memahami bagaimana orang bertingkah dalam detail kecil bisa memberimu keunggulan besar dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang mampu membaca situasi sosial biasanya lebih mudah dihormati di mana pun ia berada.
2. Kemampuan Berbicara
Kemampuan berbicara bukan sekadar bicara banyak. Yang penting adalah membangun percakapan yang bermakna. Orang yang berpengaruh biasanya: bertanya dengan cerdas, mendengarkan dengan sungguh-sungguh, dan merespons dengan penuh kesadaran.
3. Etika dan Kode Sosial
Memahami bagaimana bersikap di berbagai situasi menunjukkan kedewasaan dan kecerdasan sosial. Baik itu: di restoran, di pertemuan bisnis, atau acara santai. Mengetahui apa yang pantas dilakukan akan membuatmu terhindar dari situasi canggung dan menunjukkan rasa hormat kepada orang lain.
4. Penampilan dan Cara Membawa Diri
Cara kamu membawa diri sering berbicara sebelum kamu mengucapkan kata pertama. Hal-hal sederhana seperti: berpakaian sesuai situasi, menjaga kebersihan diri, postur tubuh yang tegap, dapat memberi kesan disiplin dan percaya diri. Gaya seorang pria sejati bukan tentang pamer kekayaan, tetapi tentang menghormati diri sendiri dan orang lain.
5. Waktu dan Prioritas
Mengatur waktu adalah kemampuan yang menunjukkan kedewasaan. Memahami mana yang benar-benar penting akan membantumu fokus pada hal yang bernilai dan menghindari membuang energi pada hal yang tidak penting. Orang yang menghargai waktunya
menunjukkan bahwa ia juga menghargai dirinya sendiri. Dan orang lain biasanya akan memberikan respek yang sama kepadanya.
Sebelum masuk dunia politik Bambang pernah menjalani karir sebagai seorang Akuntan, Jurnalis bahkan sebagai Dosen tetapi tidak berlangsung lama. barangkali politik lah yang menjadi karakter dari kepribadiannya, dimana ia tekuni sampai sekarang.






