Polisi Sidak Pangkalan Jual Gas LPG Jauh di Atas HET

Friday, 10 April 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat sidak pangkalan gas elpiji (Foto: Istimewa).

Polisi saat sidak pangkalan gas elpiji (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Polsek Kencong, bersama Muspika Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG 3 kg.

Hasilnya, petugas menemukan pangkalan yang nekat menjual gas melon di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) hingga mencapai Rp 30 ribu per tabung.

Sidak ini dilakukan menyusul adanya keluhan warga terkait kelangkaan dan melonjaknya harga gas subsidi di wilayah tersebut. Selain soal harga, petugas juga mendapati stok gas yang kosong di beberapa titik.

“Dari beberapa tempat yang kami datangi memang ada kekosongan stok di pangkalan, dan kami juga mendapatkan laporan harga jual di atas HET, bahkan sampai Rp 30 ribu per tabung,” kata Kapolsek Kencong, AKP Sunarto, Jum’at (10/4/2026).

Baca Juga :  Kantor Taman Nasional Meru Betiri Jember Terbakar

Selanjutnya kata dia, tak hanya soal harga, polisi juga menemukan adanya praktik distribusi yang tidak sesuai aturan. Ada dugaan pangkalan mengambil stok gas dari luar wilayah distribusi resmi demi menutupi kelangkaan.

“Praktik mengambil kuota dari kecamatan lain tidak dibenarkan karena justru akan mengganggu keseimbangan distribusi di wilayah tersebut, sehingga terjadi kelangkaan,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan para pemilik pangkalan, kata dia, berkurangnya pasokan dari pihak agen menjadi biang kerok utama kelangkaan. Biasanya, pangkalan mendapat jatah hingga 150 tabung, namun belakangan hanya menerima sekitar setengahnya.

Baca Juga :  Pemkab Jember Sita 72.656 Batang Rokok Ilegal per 30 Juni 2026

“Kondisi inilah yang diduga dimanfaatkan oknum pangkalan maupun pengecer untuk menaikkan harga secara sepihak,” paparnya.

Guna memastikan distribusi merata, Muspika Kencong kini membatasi pembelian LPG 3 kg maksimal satu tabung per warga. Polisi pun memberikan peringatan keras kepada pemilik pangkalan agar tidak melayani pembelian partai besar kepada pengecer yang berniat melakukan spekulasi harga.

“Jika imbauan tidak diindahkan, kami tidak segan melakukan penindakan hukum terhadap pelaku penimbunan atau yang mencari keuntungan pribadi,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara
Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe
Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026
Kasatkorcab Banser Kencong Mengecam Keras Ucapan Bos Sound Horeg
Ketua PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Disrupsi Teknologi Digital Ubah Pola Masyarakat Konsumsi Informasi
Realisasi BBM di Jember Tembus 45%, Hiswana Migas Duga Ada Penimbunan
Pertamina Distribusikan 880 Kiloliter BBM ke Jember untuk Urai Antrean SPBU
Kapolres Jember Sambangi Kantor PWI, Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Baca Lainnya

Saturday, 12 September 2026 - 19:09 WIB

Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara

Saturday, 12 September 2026 - 17:44 WIB

Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe

Saturday, 12 September 2026 - 17:23 WIB

Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026

Friday, 11 September 2026 - 10:21 WIB

Kasatkorcab Banser Kencong Mengecam Keras Ucapan Bos Sound Horeg

Wednesday, 9 September 2026 - 17:15 WIB

Ketua PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Disrupsi Teknologi Digital Ubah Pola Masyarakat Konsumsi Informasi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading