Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Friday, 22 May 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teller Bank BRI saat melayani nasabah yang akan menabung emas (Foto: Havana Haniva untuk Frensia).

Teller Bank BRI saat melayani nasabah yang akan menabung emas (Foto: Havana Haniva untuk Frensia).

Frensia.id – Kondisi ekonomi global yang masih bergejolak dan berdampak pada pelemahan nilai tukar rupiah, masyarakat semakin selektif dalam memilih instrumen investasi yang aman dan stabil.

Dengan situasi rupiah yang melemah, fitur Tabungan Emas di aplikasi BRImo justru semakin diminati masyarakat, karena menawarkan kemudahan investasi emas secara digital, praktis, aman, dan terjangkau.

Hanya mulai Rp10 ribu, masyarakat dapat membeli dan menabung emas kapan saja dan di mana saja langsung melalui aplikasi BRImo.

Regional Funding & Retail Transaction Banking Head BRI Region 13 Malang, Triyoga Agung Wibowo, mengatakan bahwa tren peningkatan investasi emas digital, menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi jangka panjang.

“Di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis, masyarakat mulai mencari instrumen investasi yang relatif aman dan mudah diakses. Melalui fitur Tabungan Emas di BRImo, BRI ingin memberikan solusi investasi yang praktis, aman, dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Agung, pada Jum’at (22/5/2026).

Baca Juga :  Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jember, Pemkab Bersama BI dan OJK Perkuat Kolaborasi Sektor Perbankan

Selain mudah digunakan, fitur Tabungan Emas BRImo juga memberikan berbagai keunggulan seperti transaksi real time, kemudahan monitoring saldo emas, hingga fleksibilitas pembelian sesuai kemampuan finansial masing-masing nasabah.

“Sekarang investasi emas tidak harus dimulai dengan nominal besar. Lewat BRImo, masyarakat bisa mulai berinvestasi secara bertahap dan membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat untuk masa depan,” kata dia.

Amalia, salah satu nasabah setia BRImo mengaku memilih investasi emas digital melalui aplikasi tersebut karena prosesnya mudah dan nyaman.

“Saya mulai rutin beli emas lewat BRImo karena praktis sekali. Tidak perlu datang ke mana-mana, nominalnya juga bisa menyesuaikan kemampuan. Saat kondisi ekonomi tidak menentu seperti sekarang, saya merasa investasi emas lebih aman untuk menjaga nilai tabungan,” ujar Amalia.

Baca Juga :  BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026 Berkat Konsisten Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Menurut Amalia, fitur Tabungan Emas di BRImo juga membantu dirinya lebih disiplin dalam menyisihkan penghasilan, untuk investasi jangka panjang karena transaksi dapat dilakukan kapan saja hanya melalui ponsel.

Selain menghadirkan kemudahan transaksi digital, BRI juga terus mendorong edukasi literasi keuangan kepada masyarakat, agar semakin memahami pentingnya diversifikasi investasi dan pengelolaan keuangan yang bijak sejak dini.

Melalui kemudahan akses digital dan fitur investasi yang semakin mudah dijangkau, BRI optimistis tren investasi emas digital melalui BRImo akan terus tumbuh dan menjadi pilihan masyarakat dalam menjaga stabilitas keuangan. (*)

*Kontributor: Havana Haniva (Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember).

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah
Keluhan Pedagang Pasar Tanjung Jember soal Pembiaran Penataan Lapak Dagang
Bitcoin Melonjak Hingga 4,76 %, Apa Sebabnya?
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026 Berkat Konsisten Gerakkan Ekonomi Kerakyatan
Menjadi Paus di Pasar Saham, Apa Saja Portofolio Blackrock?
Pidato Ketua The Fed, Dianggap Memicu Penurunan Bitcoin hingga $77.000
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jember, Pemkab Bersama BI dan OJK Perkuat Kolaborasi Sektor Perbankan
Emas hingga Daging Sapi Jadi Penyumbang Andil Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026

Baca Lainnya

Thursday, 17 September 2026 - 12:01 WIB

Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah

Wednesday, 16 September 2026 - 19:15 WIB

Keluhan Pedagang Pasar Tanjung Jember soal Pembiaran Penataan Lapak Dagang

Friday, 4 September 2026 - 12:45 WIB

Bitcoin Melonjak Hingga 4,76 %, Apa Sebabnya?

Monday, 31 August 2026 - 17:44 WIB

BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026 Berkat Konsisten Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Monday, 31 August 2026 - 07:01 WIB

Menjadi Paus di Pasar Saham, Apa Saja Portofolio Blackrock?

TERBARU

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Humas UIN KHAS).

Educatia

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 Sep 2026 - 14:41 WIB

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achamd Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Foto Pribadi).

Educatia

Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Friday, 18 Sep 2026 - 14:35 WIB

Ilustrasi Nietzsche dan pernikahan (Sumber: AI)

Kolomiah

Pandangan Nietzsche Agar Pernikahan Tidak Berujung Cerai

Friday, 18 Sep 2026 - 13:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading