3 Remaja di Jember Ditangkap Polisi Gegara Bikin Konten Pocong di TikTok Resahkan Warga

Monday, 25 May 2026 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak kepolisian saat menangkap 3 remaja yang bikin konten pocong (Foto: Istimewa).

Pihak kepolisian saat menangkap 3 remaja yang bikin konten pocong (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Media sosial belakangan ini dihebohkan dengan rekaman video penampakan pocong yang meresahkan warga Jember.

Merespon keresahan tersebut, aparat kepolisian berhasil mengamankan tiga orang remaja yang menjadi dalang di balik video viral tersebut, pada Sabtu (23/5), pukul 23:00 WIB.

Kasat Binmas Polres Jember, AKP Agus Yudi Kurniawan, membenarkan adanya penangkapan ketiga remaja yang menyebarkan isu pocong tersebut. ketiga pelaku berinisial RA (21), MA (19), dan FR (19), warga Kecamatan Patrang, Jember.

Saat ini, ketiganya masih harus menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Jember.

“Polisi berharap siapapun agar tidak menyebar hoax kepada masyarakat hingga membuat resah dan ketakutan. Yang tentunya akan berakibat pada aktivitas masyarakat sehari-hari bakal terganggu,” katanya, Senin (25/5/2026).

Sementara itu, Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Ipda Andry Yunni Prasetiyo, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan. Setelah konten manipulasi ketiga pelaku viral dan menjadi pembicaraan luas di platform TikTok dan Instagram.

Baca Juga :  PERADI Desak Polri Usut Tuntas Kematian Pedagang Cermin di Pejompongan: “Bukan Semata-mata Musibah”

“Media sosial belakangan ini ramai dengan unggahan netizen terkait video penampakan pocong yang meresahkan masyarakat,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Ipda Andry mengungkapkan bahwa motif ketiga remaja tersebut murni. Karena keisengan demi menaikkan keterlibatan (engagement) di media sosial mereka.

“Tujuan awal mereka sebenarnya hanya untuk iseng, jahil, dan menakut-nakuti demi mengikuti tren agar viral,” ujarnya.

Namun, candaan tersebut dinilai salah momentum. Pasalnya, situasi kamtibmas di Jember belakangan ini sedang sensitif akibat isu kriminalitas jalanan.

“Karena saat ini isu begal dan curanmor sedang merebak, masyarakat mengaitkan keisengan tersebut dengan modus kejahatan baru,” paparnya.

Kendati sempat memicu kepanikan, polisi memutuskan untuk tidak menjerat ketiga remaja tersebut dengan pasal pidana. Sebagai gantinya, mereka diberikan pembinaan khusus agar tidak mengulangi perbuatannya.

Baca Juga :  Dua dari Tiga Korban Sound Horeg Warga Jember, MUI Jatim Desak Gubernur Terbitkan Keputusan Larangan

“Terhadap ketiga pemuda tersebut tidak dikenakan sanksi pidana, melainkan diberikan pemahaman atas tindakannya sebagai efek jera,” jelasnya.

“Kami juga menjadikan mereka agen edukasi untuk mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan serupa yang mengganggu ketertiban umum,” tambahnya.

Pihak kepolisian meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar di internet, sekaligus mengajak warga memperketat keamanan lingkungan secara swadaya.

“Kami imbau warga untuk senantiasa mengecek ulang sumber informasi. Kedua, dengan maraknya kejadian curanmor maupun tindak pidana lain, mari kita tingkatkan kewaspadaan dengan menghidupkan kembali siskamling atau ronda malam guna memitigasi potensi kejahatan,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

BPS Jember Rilis Kecamatan Dalam Angka 2026, Acuan Data untuk Pemangku Kebijakan hingga Akademisi
Kodim 0824 Jember Peringati HUT ke-81 TNI, Dandim Apresiasi Kehadiran Bupati dan Masyarakat
Bea Cukai Jember Sita 126 Ribu Rokok Ilegal, Negara Diperkirakan Rugi hingga Rp105 Juta
Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi
PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi
PMII dan Warga Silo Jember Gelar Aksi Tolak Pembangunan Batalyon TP Usai TNI Pasang Patok Tanah
Kereta Api Ijen Express Tabrak Mobil Fortuner hingga Terseret 750 Meter, 1 Orang Meninggal
GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung

Baca Lainnya

Wednesday, 7 October 2026 - 14:27 WIB

BPS Jember Rilis Kecamatan Dalam Angka 2026, Acuan Data untuk Pemangku Kebijakan hingga Akademisi

Monday, 5 October 2026 - 15:15 WIB

Kodim 0824 Jember Peringati HUT ke-81 TNI, Dandim Apresiasi Kehadiran Bupati dan Masyarakat

Tuesday, 29 September 2026 - 17:35 WIB

Bea Cukai Jember Sita 126 Ribu Rokok Ilegal, Negara Diperkirakan Rugi hingga Rp105 Juta

Monday, 21 September 2026 - 17:47 WIB

Viral Pria di Jember Mengaku Bertemu Zat Allah Berujung Laporan Polisi

Saturday, 19 September 2026 - 22:46 WIB

PC ANSOR Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama Berbasis Lokasi untuk Perkuat Toleransi

TERBARU

Gambar Ini Identitas Pria yang Ditemukan Telungkup di Sungai Gurit Rogojampi (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Ini Identitas Pria yang Ditemukan Telungkup di Sungai Gurit Rogojampi

Wednesday, 7 Oct 2026 - 19:43 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading