Frensia.Id- Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kecamatan Semboro melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan supervisi ke sejumlah Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di wilayahnya.
Sidak serentak ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Jember selaku Ketua Satgas MBG Kabupaten Jember.
Camat Semboro, Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa sidak ini bertujuan untuk memastikan empat poin utama, yaitu kesesuaian menu bergizi, pemenuhan standar higienis Kementerian Kesehatan, kelengkapan perizinan keamanan pangan. Serta memastikan tidak adanya limbah dapur yang mengganggu warga sekitar.
“Hasil temuan kita pada hari ini, alhamdulillah dari 4 SPPG yang ada di Kecamatan Semboro semua berjalan dengan baik,” katanya, Jum’at (29/5/2026).
Kendati operasional berjalan lancar, tim Satgas menemukan adanya kendala administratif di dua titik, yaitu SPPG Sidomulyo dan SPPG Pondok Joyo. Kedua SPPG ini diketahui belum mengantongi Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS).
“Dua SPPG di wilayah kami itu sekarang SLHS-nya dalam proses, tapi semua hasil uji lab telah memenuhi standar yang ditentukan. Rekomendasi kami kepada dua SPPG tersebut agar segera mempercepat pengurusan itu,” ujarnya.
Selain masalah sertifikasi, kata dia, Satgas melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) juga memberikan catatan terkait manajemen pengelolaan limbah di SPPG Pondok Joyo. Khususnya mengenai pemisahan jenis sampah.
“DLH juga tadi memberikan catatan terkait manajemen pengelolaan limbah. Kira-kira itu saja temuan kami,” paparnya.
Merespons temuan tersebut, Mitra SPPG Pondok Joyo, Usman Efendi, menyambut baik evaluasi yang diberikan oleh tim gabungan Satgas MBG Jember. Pihaknya menyampaikan, bahwa akan segera berbenah dan melengkapi kekurangan seperti SLHS.
“Memang ada beberapa catatan terkait masalah sampah dari LH. Sampah harus dibedakan antara organik dan non-organik,” ungkapnya.
“Terkait SLHS tadi saya diarahkan untuk segera melengkapinya. Dan memang dalam proses pengurusan,” tandasnya.






