Datang ke Jember, Wamenkes Sebut Program Homecare Potensial Jadi Percontohan Nasional

Friday, 24 July 2026 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus (Foto: Sigit/Frensia).

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Jember yang meluncurkan program layanan Homecare bagi warga kurang mampu.

Layanan jemput bola ini dinilai berpotensi menjadi percontohan nasional dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan bahwa program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas hidup serta kesehatan masyarakat Indonesia.

“Pak Prabowo ingin sekali kualitas hidup dan kesehatan di Indonesia maju,” katanya saat diwawancarai, Jum’at (24/7/2026).

Benjamin menilai, skema Homecare yang diterapkan Pemkab Jember sangat menyentuh akar masalah kesehatan di daerah pinggiran. Petugas medis mendatangi langsung rumah-rumah warga miskin yang sakit dan tidak memiliki akses atau biaya untuk berobat ke fasilitas kesehatan.

“Orang yang nggak mampu didatengin. Memang fakta yang terjadi, di masyarakat pinggiran masih banyak yang tidak mampu berobat. Maka program Homecare ini dihadirkan untuk menjawab itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Jember akan Umumkan Perusahaan yang Punya Izin Tambang Galian C

Dengan kondisi wilayah Jember yang cukup luas, terobosan ini dinilai sangat efektif. Jika pelaksanaannya terbukti konsisten dan sukses, Kemenkes membuka peluang untuk mengadopsi skema ini ke tingkat nasional pada 2027 mendatang.

“Artinya Jember ini menjadi percontohan bagi kabupaten lain yang wilayahnya juga luas. Kalau program ini berjalan bagus, maka di 2027 akan kami ajukan menjadi program nasional,” paparnya.

Dia pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Jember, Muhammad Fawait. Atas inisiasi program yang menjadi penggerak awal di Indonesia ini.

“Saya sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bupati Jember, dan ini yang pertama di Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga :  Fraksi PDIP Tegaskan Tak akan Geser Sikap soal Penolakan Rencana Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember

Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari keprihatinannya melihat kondisi masyarakat di kawasan pelosok. Mereka kerap tak berdaya saat jatuh sakit.

“Saya hidup di desa pelosok Jember dan banyak melihat warga kurang mampu yang sakit hanya terbaring di rumah karena tidak mampu berobat. Maka kami hadirkan program layanan Homecare ini agar tenaga kesehatan yang mendatangi rumah mereka,” ungkapnya.

Pria yang karib disapa Gus Fawait itu juga mengajak masyarakat untuk turut mengawasi pelaksanaan program di lapangan. Jika ada kekurangan dari pelayanan, maka pihaknya berharap agar masyarakat melaporkan melalui saluran pengaduan resmi daerah.

“Saya mohon doa agar program ini berjalan lancar. Jika dalam pelaksanaannya ada kekurangan atau kekeliruan, mohon dilaporkan langsung melalui kanal Wadul Gus’e,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gus Fawait Ungkap Alasan Ingin Jember Dikenal dengan Warna Pink
Gus Fawait Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2026, Fokuskan Anggaran Program Prioritas dan Pembangunan
Buku Tentang Kepemimpinan, AHY Tidak Mengetahui Proyek Penulisannya
Gus Fawait Usul Setiap Anggota DPRD Jember Punya Tenaga Ahli
Resmikan Kantor Baru Jember, PSI Bagikan Sembako ke 100 Ojol
Bupati Jember Gus Fawait Resmikan Jembatan Gantung Lembung Lanjheng di Sukowiryo-Jelbuk
Tanggapan Bakesbangpol Jember Soal Isu Eks Pegawai Bolos Kerja 13 Hari Malah Naik Jabatan
“NU Kuat, Indonesia Kuat; NU Berkhidmat, Indonesia Bermartabat”, Pesan Prabowo di Muktamar ke-35 NU

Baca Lainnya

Thursday, 3 September 2026 - 15:07 WIB

Gus Fawait Ungkap Alasan Ingin Jember Dikenal dengan Warna Pink

Wednesday, 2 September 2026 - 17:47 WIB

Gus Fawait Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2026, Fokuskan Anggaran Program Prioritas dan Pembangunan

Wednesday, 2 September 2026 - 06:28 WIB

Buku Tentang Kepemimpinan, AHY Tidak Mengetahui Proyek Penulisannya

Tuesday, 1 September 2026 - 20:28 WIB

Gus Fawait Usul Setiap Anggota DPRD Jember Punya Tenaga Ahli

Monday, 31 August 2026 - 16:59 WIB

Resmikan Kantor Baru Jember, PSI Bagikan Sembako ke 100 Ojol

TERBARU

Gambar Macet Parah, Sopir Truk Tuntut ASDP Hentikan Diskriminasi Antrean (sumber: Istimewa)

Regionalia

Macet Parah, Sopir Truk Tuntut ASDP Hentikan Diskriminasi Antrean

Thursday, 3 Sep 2026 - 19:27 WIB

Gambar Viral di Media Sosial, Seorang Pria di Banyuwangi Bakar Al-Quran (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Viral di Media Sosial, Seorang Pria di Banyuwangi Bakar Al-Quran

Thursday, 3 Sep 2026 - 18:49 WIB

Bupati Jember, Muhammad  Fawait, dalam siniar YouTube Wadul Gus'e yang bertema

Politia

Gus Fawait Ungkap Alasan Ingin Jember Dikenal dengan Warna Pink

Thursday, 3 Sep 2026 - 15:07 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading