Ngantor di Desa Lagi, Bupati Fawait Turun Langsung Tinjau Pelaksanaan Layanan Homecare

Sunday, 9 August 2026 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember Muhammad Fawait, saat mengunjungi pasien yang mendapat layanan Homecare di Kecamatan Sumberbaru (Foto: Sigit/Frensia).

Bupati Jember Muhammad Fawait, saat mengunjungi pasien yang mendapat layanan Homecare di Kecamatan Sumberbaru (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Bupati Jember Muhammad Fawait kembali menggelar program ‘Bunga Desaku’ di Kecamatan Sumberbaru.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fawait ikut langsung meninjau pelaksanaan program pelayanan kesehatan langsung ke rumah-rumah warga ini tidak hanya berfokus pada cek kesehatan gratis, tetapi juga menjadi sarana pemetaan kondisi sosial-ekonomi masyarakat.

Program homecare ini menyasar warga yang masuk dalam lima kategori rentan. Menurutnya, melalui peninjauan langsung, petugas dapat melihat keluhan kesehatan sekaligus kondisi riil perekonomian warga di lapangan.

“Homecare ini ternyata bisa membantu pemerintah bukan cuma mengecek soal kesehatan rakyatnya, tetapi juga bisa memetakan rata-rata keluhan warga Jember. Yang paling penting, kita bisa melihat kondisi riil ekonomi masyarakat,” katanya, Minggu (9/8/2026).

Dalam peninjauan di tiga rumah warga (1 rumah warga Desa Yosorati dan 2 rumah warga Desa Rowo Tengah), ditemukan sejumlah rumah warga yang kondisinya memprihatinkan dan dinilai tidak layak huni, seperti masih berlantai tanah dan berdinding bambu. Pemkab Jember berkomitmen untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

Baca Juga :  Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja

“Tadi tiga-tiganya layak untuk dibantu rumahnya. Ada yang plesterannya masih tanah, dindingnya masih bambu. Itu akan kita perjuangkan untuk dibantu bedah rumah. Jadi manfaatnya sangat banyak, selain kesehatan juga terkait rumah layak huni,” ujarnya.

Pria yang karib disapa Gus Fawait itu menjelaskan, layanan homecare ini juga menghadirkan dokter keluarga yang mendatangi warga setiap bulan, baik dalam kondisi sakit maupun sehat. Bahkan untuk kasus kesehatan tertentu, disiapkan pula fasilitas konsultasi telemedicine langsung dengan dokter spesialis.

“Kunjungan kedua tadi ada konsultasi telemedicine dengan dokter spesialis dan sudah diberi resep obat. Pada prinsipnya, dokter keluarga ini mau sakit atau tidak sakit, setiap bulan akan didatangi,” paparnya.

Narasumber menyentuh sisi emosional dari program ini saat menceritakan interaksinya dengan warga lansia yang tinggal sendirian. Menurutnya, kehadiran negara sangat krusial untuk meringankan beban masyarakat bawah yang selama ini merasa berjuang sendirian.

Baca Juga :  Gus Fawait Wujudkan Asta Cita ke 4 dan 6 Presiden Prabowo melalui Program Homecare

“Selama ini kalau mereka sakit, nanggung sendiri. Kalau butuh apa-apa, kadang memilih diam. Maka hari ini negara dan pemerintah harus hadir. Kalaupun tidak bisa menyelesaikan masalah 100%, minimal kehadiran pemerintah membuat mereka merasa ada yang bersama-sama menanggung beban,” ungkapnya.

Terkait kendala akses dan medan yang sulit dijangkau mobil operasional di beberapa wilayah puskesmas, Pemkab Jember tengah menyiapkan skema optimalisasi kendaraan dinas roda dua dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau OPD.

“Ada beberapa lokasi yang medannya sulit sehingga harus dijangkau dengan motor. Kita akan cek motor-motor di OPD yang penggunaannya tidak optimal untuk dialihkan ke puskesmas, supaya bisa men-support homecare yang langsung menyentuh masalah di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN
Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya
Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja
Mangkir Kerja 13 Hari Pejabat Pemkab Jember Dilaporkan ke BKN, Rupanya Bermasalah Sejak di Bawaslu
Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU

Baca Lainnya

Wednesday, 16 September 2026 - 19:26 WIB

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN

Monday, 14 September 2026 - 20:58 WIB

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Monday, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

Monday, 14 September 2026 - 20:26 WIB

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

Monday, 14 September 2026 - 19:53 WIB

Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading