Prof Sahiron: Lebih Banyak Profesor di Kampus akan Bagus Akreditasinya

Friday, 18 September 2026 - 00:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron (tengah) (Foto: Syakur).

Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron (tengah) (Foto: Syakur).

Frensia.id – Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron, memberi penjelasan bahwa jumlah profesor atau guru besar di suatu kampus akan berpengaruh dalam penilaian akreditasi.

Hal itu dia sampaikan saat setelah mengukuhkan 4 guru besar UIN KHAS Jember, di Gedung Kuliah Terpadu (GKT), pada Kamis (17/9/2026), siang hari.

“Di perguruan tinggi memang tidak ada aturan (terkait jumlah guru besar), tetapi lebih banyak profesor maka itu akan lebih bagus dari sisi akreditasinya,” kata dia.

Baca Juga :  Kasus 2 WNA Rusia Pemakai Ganja di Pantai Plengkung Banyuwangi Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dia berkata bahwa poin penilaian dalam akreditasi baik secara standar Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), maupun Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) ditentukan oleh seberapa banyak jumlah jabatan fungsional lektor kepala, dan guru besar di suatu kampus.

Selain itu, kata Prof Sahiron, apabila suatu kampus lebih banyak profesornya, maka akan berpengaruh pada kualitas pendidikan yang diterima oleh mahasiswa.

Dia menyarankan agar sebaiknya minimal setiap satu prodi di kampus ada profesornya.

Baca Juga :  Orasi Ilmiah Moderasi Beragama, Prof Muis: Bukan Agamanya Dimoderat, Tapi Praktik Keagamaannya

Sementara itu, profesor atau guru besar yang dimiliki oleh UIN KHAS Jember, kini sudah berjumlah 30 orang.

Prof Sahiron mengimbau kepada seluruh dosen UIN KHAS Jember, agar segera mengurus jabatan fungsional guru besar, apabila telah memenuhi persyaratan administrasi.

“Tapi mudah-mudahan kan ke depan kan bisa bertambah lagi ya, ini banyak (dosen) anak-anak muda yang juga mau mengusulkan profesornya,” tegasnya.***

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Polisi Amankan 72 Remaja dan 40 Motor Diduga Terlibat Balap Liar di Muncar Banyuwangi
Desil Berubah, Warga Yosomulyo Banyuwangi Kehilangan Akses Bansos
Datang ke Jember, Kepala BP3MI Jatim Buka Akses Ribuan Lulusan SMK Kerja ke Luar Negeri
Batikmatika Hadirkan Nusantara Series: Perpaduan Motif Matematika dengan Kekayaan Alam Indonesia di Hari Batik Nasional
Bayi Laki-laki Terbungkus Handuk Ditemukan di Depan Rumah Warga Kalibaru Banyuwangi
UIN KHAS Jember Terima Kunjungan UniMAP, Jalin Kerja Sama Pengembangan Akademik dan Jejaring Internasional
Datangkan Pakar! MAN Lumajang Perkuat Skill Aktor Moderasi Beragama
Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi

Baca Lainnya

Thursday, 8 October 2026 - 21:23 WIB

Polisi Amankan 72 Remaja dan 40 Motor Diduga Terlibat Balap Liar di Muncar Banyuwangi

Thursday, 8 October 2026 - 21:20 WIB

Desil Berubah, Warga Yosomulyo Banyuwangi Kehilangan Akses Bansos

Thursday, 8 October 2026 - 13:23 WIB

Datang ke Jember, Kepala BP3MI Jatim Buka Akses Ribuan Lulusan SMK Kerja ke Luar Negeri

Saturday, 3 October 2026 - 16:30 WIB

Batikmatika Hadirkan Nusantara Series: Perpaduan Motif Matematika dengan Kekayaan Alam Indonesia di Hari Batik Nasional

Saturday, 3 October 2026 - 15:04 WIB

Bayi Laki-laki Terbungkus Handuk Ditemukan di Depan Rumah Warga Kalibaru Banyuwangi

TERBARU

Gambar Buron Usai Dugaan Pembacokan di Banyuwangi, Pria Ini Menyerahkan Diri (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Buron Usai Dugaan Pembacokan di Banyuwangi, Pria Ini Menyerahkan Diri

Saturday, 10 Oct 2026 - 13:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading