Jusuf Kalla Diminta Oleh Hamas Untuk Menjadi Mediator Kesepakatan Damai dengan Israel

Tuesday, 7 May 2024 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar pertemuan delegasi Jusuf Kalla dengan Hamas (Sumber laman Kompas.tv)

Ilustrasi gambar pertemuan delegasi Jusuf Kalla dengan Hamas (Sumber laman Kompas.tv)

Frensia.id – Mantan Wakil Presiden ke-10 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) diminta oleh Hamas menjadi mediator untuk menjembatani kesepakatan damai dengan Israel.

Dalam pertemuan terbatas antara perwakilan Hamas di Kuala Lumpur Malaysia pada Minggu tanggal 05 Mai 2024, Hamas meninta Jusuf Kalla turut memediasi upaya mengakhiri konflik anatara Israel dan Palestina.

Permintaan pihak Hamas ini diungkapkan langsung oleh Hamid Awaludin salah satu anggota delegasi Jusuf Kalla yang juga terlibat dalam pertemuan tersebut.

Hamid Awaludin yang tak lain adalah Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI menjelaskan, Hamas berharap bahwa Jusuf Kalla bisa memediasi kedua pihak yang terlibat konflik.

Baca Juga :  Menag Dilaporkan ke KPK Terkait Naik Jet Pribadi, Tak Ada Pelanggaran

Mediasi ini diharapkan bisa mengakhiri aksi kekerasan yang lahir dari serangan Israel ke jalur Gaza yang beberapa bulan belakangan ini terjadi.

Sebagai upaya dari pembicaraan damai Israel-Palestina, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan anggota delegasinya bertemu dengan delegasi Hamas di Kuala Lumpur.

Dalam pertemuan tersebut, delegasi Hamas dipimpin oleh pejabat Biro Politik dan Wakil Kepala Urusan Internasional Hamas, Dr. Bassem Naim.

Pertemuan yang terjadi kurang lebih 3 jam ini bermula saat salah satu Pimpinan Hamas mengontak mantan Kemenkumham Hamid Awaludin untuk bisa bertemu dan berdiskusi dengan Jusuf Kalla.

Adapun salah satu fokus yang didiskusikan dalam pertemuan tersebut adalah upaya pemberhentian kekerasan yang banyak mengorbankan masyarakat sipil secara masif.

Baca Juga :  Gus Fawait Targetkan Jember Bebas Kemiskinan Ekstrem di 2029

Menurut anggota delegasi Jusuf kalla, Bassem Naim menjelaskan bahwa terjadi pembantaian terhadap warga Palestina dengan motif genosida yang dilakukan Israel.

“Dunia pun sudah mengutuk tindakan kejam Israel tersebut, kecuali Amerika Serikat. Namun seperti yang kita tahu, Presiden AS Joe Biden dan PM Israel Benjamin Netanyahu kewalahan sendiri menghadapi rakyatnya yang memprotes tindakan pemerintah Israel,” ujar Hamid.

Menurut Hamid, Jufuf Kalla bersama timnya sebelumnya telah sempat melakukan upaya mediasi terhadap konflik Israel-Palestina pada Juli dan pertengahan Oktober 2023. Kendati demikian, upaya mediasi tersebut terhenti akibat serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pemkab Jember Evaluasi Pelibatan 22 Ribu ASN dalam Verval Data Kemiskinan
Ketua Bapemperda DPRD Jember Respon soal Perda Pelindungan Pekerja Rumah Tangga
DPC GMNI Jember Adakan Audiensi Bersama DPRD Dukung Pengesahan RUU PPRT
Atasi Kemiskinan Ekstrem, Gus Fawait Siapkan Skema Pelatihan & Akses Lahan Perhutanan Sosial
DPRD Jember Dukung Pengesahan RUU PPRT Jadi UU
Pj Sekda Jember Beri Pujian pada ASN yang Lakukan Verval Data Kemiskinan
Meski Usai Terjatuh, ASN di Jember Siap Lanjutkan Verval Data Kemiskinan
Sebut Ada Upaya Framing, Aliansi Kader NasDem Jember Protes Pemberitaan Media

Baca Lainnya

Thursday, 23 April 2026 - 17:00 WIB

Pemkab Jember Evaluasi Pelibatan 22 Ribu ASN dalam Verval Data Kemiskinan

Tuesday, 21 April 2026 - 19:13 WIB

Ketua Bapemperda DPRD Jember Respon soal Perda Pelindungan Pekerja Rumah Tangga

Tuesday, 21 April 2026 - 19:09 WIB

DPC GMNI Jember Adakan Audiensi Bersama DPRD Dukung Pengesahan RUU PPRT

Tuesday, 21 April 2026 - 18:52 WIB

Atasi Kemiskinan Ekstrem, Gus Fawait Siapkan Skema Pelatihan & Akses Lahan Perhutanan Sosial

Tuesday, 21 April 2026 - 15:06 WIB

DPRD Jember Dukung Pengesahan RUU PPRT Jadi UU

TERBARU

Deretan merk minyak di salah satu toko yang berada di dekat Pasar Tanjung, Jember, (Foto: Istimewa).

Economia

Harga Minyakita Naik, Pedagang di Jember Stop Penjualan

Thursday, 23 Apr 2026 - 16:40 WIB