Neng In’am Minta Maaf, Tak Semua Gus Seperti Suaminya

Friday, 10 May 2024 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Neng In'am Minta Ma'af. (Sumber: Tangkapan Layar Kanal Youtube @Ngobrol Asyik)

Gambar Neng In'am Minta Ma'af. (Sumber: Tangkapan Layar Kanal Youtube @Ngobrol Asyik)

Frensia.id- Setelah viral dalam kanal Youtube Bang Denny Sumargo kemarin. Neng In’am muncul kembali di Podcast Ashanty, 10/05/2024. Kali ini ia juga minta maaf dan menyatakan tak semua Gus atau putra kiai seperti suaminya.

Pada kesempatan tersebut, ia menceritakan tekanan psikis yang diterima pasca dirinya konflik dengan sang suami. Mulai dari tekanan dari sang suami, mertua hingga tuduhan sebagai perempuan tak bermoral, hal demikian diakui benar membuatnya trauma.

Bahkan ia menceritakan sempat opname di salah satu rumah sakit di Jember selama lima  hari. Hanya saja tidak sembuh, sebab menurutnya dokter hanya mengobati lambungnya, bukan psikisnya.

Pasca opname, ia memeriksakan diri ke psikiater.

Akhirnya, saya itu ke psikiater dan akhirnya saya divonis anxiety“, cerita Neng In’am pada Ashanty.

Baca Juga :  Menteri ESDM Sedang Prioritaskan IUP, Kabantara Grup Siap Kuasai Bauksit Indonesia

Setelah vonis tersebut, ia merasa harus mengambil langkah penyembuhan. Untuk itu, ia sering pergi sendiri.

Kan saya sering keluar saat itu. Karena untuk refreshing gitu kan. Itu yang dibuat senjata untuk ini saya“, tuturnya.

Pada proses penyembuhan tersebut. Ia mulai digunjing bahkan dikatakan perempuan yang tak baik secara agama, dianggap sering hang out bahkan sampai dituduh gila.

Sampek ada bahasa katanya saya sakit jiwa. Baru keluar dari rumah sakit jiwa. Padahal saya kenak Anxiety juga karena dia“, ucapnya sambil menangis.

Ia pun tambah tertekan. Karena sudah tak kuat lagi pada isu yang berupa gunjingan dirinya bahkan juga pada keluarganya, akhirnya, dia memutuskan untuk speak up.

Neng In’am tampak menyadari bahwa keputusannya untuk speak up, tidak diharapkan oleh beberapa pihak. Apalagi, ada pihak yang menghubungkan niatnya sebab mencemarkan nama baik pesantren secara umum.

Baca Juga :  Bupati Fawait Optimis Rute Penerbangan Jember-Bali Bisa Jadi Lompatan Besar untuk Daerah

Ada banyak dari keluarga pesantren, (yang mengatakan) jangan dong, ini berdampak, atau apapun“, ungkapnya.

Sebab itu juga dalam podcastnya dengan Ashanty, ia juga memberanikan diri meminta maaf.

Saya minta maaf kepada seluruh pesantren dimanapun. Bahkan di Indonesia mungkin. Saya minta maaf, ini saya tidak menceritakan sebuah kejelekan tentang pesantren. Tapi saya menceritkan tentang oknum atau pelaku penyimpangan tersebut“, ujarnya.

Menurutnya, tidak semua keluarga pesantren atau gus seperti oknum tersebut. Bahkan ia menyatakan bahwa lebih banyak para gus dan keluarga pesantren yang baik dan tak menyimpang. (‘)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Penerbitan IUP Pertambangan Pasir Laut Jadi Rebutan KKP dengan ESDM, Owner Kabantara Grup Beberkan Penjelasannya
Jalinan Harmoni Antar Umat Beragama, Satkoryon Banser Umbulsari PAM di Gereja Sidorejo
Menteri ESDM Sedang Prioritaskan IUP, Kabantara Grup Siap Kuasai Bauksit Indonesia
Refleksi Akhir Tahun: PUSHAM dan PSAD UII Soroti Mandeknya Reformasi, Ajukan Lima Tuntutan pada Pemerintahan Prabowo–Gibran
Pemkab Bondowoso Perkuat Percepatan Pengentasan Kemiskinan
Pemkab Bondowoso Matangkan Pilkades PAW 2026, Bupati Tekankan Kepastian Hukum dan Kualitas Kepemimpinan Desa
Pemkab Bondowoso Launching Indikasi Geografis Beras Sintanur Lembah Raung
Perempuan Bukan Penonton: KOPRI PMII Unibo Teguhkan Peran Strategis Perempuan

Baca Lainnya

Sunday, 4 January 2026 - 21:40 WIB

Penerbitan IUP Pertambangan Pasir Laut Jadi Rebutan KKP dengan ESDM, Owner Kabantara Grup Beberkan Penjelasannya

Wednesday, 31 December 2025 - 19:40 WIB

Menteri ESDM Sedang Prioritaskan IUP, Kabantara Grup Siap Kuasai Bauksit Indonesia

Tuesday, 30 December 2025 - 15:45 WIB

Refleksi Akhir Tahun: PUSHAM dan PSAD UII Soroti Mandeknya Reformasi, Ajukan Lima Tuntutan pada Pemerintahan Prabowo–Gibran

Tuesday, 30 December 2025 - 12:47 WIB

Pemkab Bondowoso Perkuat Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Monday, 29 December 2025 - 22:32 WIB

Pemkab Bondowoso Matangkan Pilkades PAW 2026, Bupati Tekankan Kepastian Hukum dan Kualitas Kepemimpinan Desa

TERBARU

Gambar Mitologi Larangan Politik Dalam Pendidikan (Frensia Grafis)

Opinia

Mitologi Larangan Politik Dalam Pendidikan

Monday, 5 Jan 2026 - 04:30 WIB