Akademisi Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan dan Universitas Papua, Benarkan Jokowi Sebagai Faktor Kemenangan Prabowo-Gibran

Kamis, 18 Juli 2024 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Akademisi Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan dan Universitas Papua, Benarkan Jokowi Sebagai Faktor Kemenangan Prabowo-Gibran (Ilustrasi: Isitimewa)

Gambar Akademisi Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan dan Universitas Papua, Benarkan Jokowi Sebagai Faktor Kemenangan Prabowo-Gibran (Ilustrasi: Isitimewa)

Frensia.id- Prabowo-Gibran telah resmi jadi pemenang pada ajang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun ini. Oleh akademisi Akademisi asal Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan dan Universitas Papua, kemenangan tersebut dinyatakan memang tak bisa terlepas dari figur Joko Widodo.

Kedua akademisi tersebut bernama Kemenangan mereka yang direncanakan dilantik Ahmad Burhan Hakim dan Benar Satryo Pringgo. Temuan penelitian mereka telah terbit pada 25 April 2024 pada Jurnal Ilmiah Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan.

Dalam pandangan keduanya, pemilu adalah salah satu komponen krusial dalam penyelenggaraan demokrasi modern, termasuk di Indonesia. Pemilu menjadi arena kontestasi gagasan dari masing-masing pasangan calon untuk meraih simpati rakyat sebagai pemilih.

Kemenangan pasangan calon 02, Prabowo-Gibran, tentu tidak terjadi begitu saja. Peran Joko Widodo (Jokowi) sangat vital dan berpengaruh kuat dalam menentukan kemenangan pasangan ini.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Jember Dikabarkan Tak Harmonis, Begini Kata Ketua Fraksi Nasdem DPRD Jember

Keduanya memandang masyarakat Indonesia tampaknya masih sangat menyukai dan bahkan merasa puas dengan kinerja Jokowi selama lima tahun terakhir kepemimpinannya. Hasil survei lembaga-lembaga menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi selama memimpin pemerintahan cukup tinggi.

Kepuasan yang tinggi ini kemungkinan besar mempengaruhi rasionalitas pemilih dalam memilih pasangan Prabowo-Gibran, karena Jokowi juga merupakan pendukung kuat pasangan tersebut. Dukungan Jokowi yang signifikan ini menunjukkan bahwa dia masih menjadi magnet yang kuat bagi para pemilih.

Hal ini terlihat dari bagaimana data dan angka survei mencerminkan kepuasan publik yang tinggi terhadap kepemimpinannya, yang pada gilirannya membantu mendongkrak popularitas dan elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran.

Dengan begitu, keberhasilan pasangan Prabowo-Gibran dalam pemilu tidak hanya mencerminkan kekuatan kampanye mereka sendiri tetapi juga pengaruh besar dari dukungan Jokowi. Keberhasilan ini menegaskan bahwa masyarakat masih mempercayai dan menghargai kinerja Jokowi, yang secara langsung berdampak pada keputusan mereka dalam memilih pasangan calon yang didukungnya.

Baca Juga :  Air Mata Gus Khozin Berderai, Kenang Nasehat Kedua Orangtuanya

Pada intinya, temuan penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan ini telah mengonfirmasi bahwa Jokowi merupakan salah satu faktor penentu kemenangan pasangan calon 02, Prabowo-Gibran. Selain fakta bahwa Jokowi adalah ayah kandung Gibran, pengaruhnya sebagai pemimpin yang mendapat tingkat kepuasan tinggi dari masyarakat juga menjadi faktor krusial.

Temuan keduanya telah menunjukkan bahwa dukungan Jokowi tidak hanya berdasarkan hubungan keluarga, tetapi juga didorong oleh rekam jejak dan kinerja positifnya yang diakui oleh publik sebagai hal yang sangat berkontribusi pada kemenangan pasangan Prabowo-Gibran dalam pemilu.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KH Said Aqil Sirajd Tak Sehebat Gus Dur, Kalah Hadapi Cawe-cawe Jokowi di NU
Dorong Pelaku Usaha untuk Salurkan CSR, DPRD Jatim: CSR Bisa Jadi Solusi Pengentas Kemiskinan
Tingkatkan Ketahanan Pangan, DPRD Jatim Berikan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Kurang Mampu
Komik Keren! Diteliti dan Urai Keburukan Militerisme di Indonesia
Jurnalis Tempo Diteror, Dikirimi Paket Kepala Babi
Post Globalization Militarism: Kajian Interdisipliner tentang Hegemoni Ekonomi, Polarisasi Sosial, dan Tatanan Militerisme Dunia 
Catat Waktunya! BKN Edarkan Surat Pengangkatan PPPK Tahun ini
Jelang Lebaran, DPC PDI Perjuangan Distribusikan Parsel Ramadan

Baca Lainnya

Kamis, 3 April 2025 - 01:07 WIB

KH Said Aqil Sirajd Tak Sehebat Gus Dur, Kalah Hadapi Cawe-cawe Jokowi di NU

Kamis, 27 Maret 2025 - 13:22 WIB

Dorong Pelaku Usaha untuk Salurkan CSR, DPRD Jatim: CSR Bisa Jadi Solusi Pengentas Kemiskinan

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:59 WIB

Tingkatkan Ketahanan Pangan, DPRD Jatim Berikan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Kurang Mampu

Minggu, 23 Maret 2025 - 17:50 WIB

Komik Keren! Diteliti dan Urai Keburukan Militerisme di Indonesia

Jumat, 21 Maret 2025 - 07:01 WIB

Jurnalis Tempo Diteror, Dikirimi Paket Kepala Babi

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB