Apa Peranan Tentara Apabila Tidak Ada Perang? Begini Penjelasan Pakar Politik Militer

Friday, 21 March 2025 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penjelsanan peranan tentara menurut Salim Said (Ilustrasi/Arif)

penjelsanan peranan tentara menurut Salim Said (Ilustrasi/Arif)

Frensia.id- Di tengah-tengah pembahasan revisi UU TNI yang menuai polemik, hingga resmi disahkan oleh DPR RI pada sidang paripurna Kamis (20/03/2025). Muncul sebuah video lama tahun 2019 di sosial media yang menampilkan Presiden Prabowo sedang bertanya kepada profesor Salim Said tentang fungsi Tentara pada masa damai.

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa Salim Said merupakan seorang cendekiawan, akademikus, tokoh pers dan mantan duta besar Indonesia untuk republik Ceko.

karir intelektualnya dimulai dari Akademi Teater Nasional, pernah kuliah di Universitas Indonesia jurusan Sosiologi dan melanjutkan studi program doktoral di Ohio State University, Columbus, Amerika Serikat dalam bidang ilmu politik.

untuk meraih geral doktoralnya, disertasi Salim Said membahas mengenai peran politik ABRI pada masa revolusi 1945-1949. Atas fokus dari dedikasinya, Salim Said dikenal mempunyai kepakaran sebagai pengamat politik militer di Indonesia.

Baca Juga :  Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Bergulir: Guru Besar Punya Waktu Sampai 18 September

Pada dasarnya militer di manapun berada mempunyai tugas secara khusus untuk menangani pertahanan dan perang membela negara. Akan tetapi menjadi pertanyaan setelah mendapati sebuah negara tidak dalam kondisi perang. Tema ini lah yang dikupas oleh mantan redaktur Tempo, Salim Said pada kesempatan berbincang dengan Prabowo Subianto 2019 lalu.

Salim Said memaparkan secara lugas bagaimana posisi dan fungsi tentara dalam kondisi negara yang tidak mempunyai gejolak dan kemelut peperangan.

menurutnya persepsi yang mengatakan bahwa apabila tidak ada perang maka tentara menganggur adalah sebuah kesalahan.

“Tentara itu harus selalu berlatih dan tidak mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang sebenarnya bisa dikerjakan orang lain, banyak penganggur di Indonesia, banyak orang yang nggak ada ada pekerjaan, kenapa bukan itu yang dilatih dipersiapkan mengurus membantu kementerian pertanian untuk melipatkangandakan bahan makanan yang kita perlukan”, jelas Salim Said.

Baca Juga :  Tim URC Macan Blambangan Tangkap Dua Spesialis Perampokan Pecah Kaca Lintas Negara

Tentara, menurutnya, apabila tiak berlatih maka deteren efeknya rendah sekali. Karena negara-negara lain bisa menyerang Indonesia karena menganggap tentaranya cuma bisa bertani.

“kita harus membuat tentara kita terus menerus berlatih sehingga itu sudah menjadi penyebab terjadinya penggentaran deteren terhadap orang-orang yang punya niat jahat”, ungkapnya lebih lanjut.

dalam diskusi tersebut, Profesor Salim Said menyatakan kecemasannya pada elit politik yang tidak mengerti soal fungsi dan peranan tentara

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor
Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar
Prof Sahiron: Lebih Banyak Profesor di Kampus akan Bagus Akreditasinya
UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar
UIN KHAS Jember Borong 7 Medali di Ajang PORSI JAWARA II 2026
UIN KHAS Jember Kirim Surat Keberatan dan Dugaan Kecurangan Panitia PORSI JAWARA II 2026
Penanggung Jawab UIN KHAS Jember Minta Lomba LKTI Diulang, Pengumuman Pemenang Catut Logo Kampus
4 Guru Besar UIN KHAS Resmi Ambil Berkas Pendaftaran Bakal Calon Rektor, 1 Masuk Pendaftar

Baca Lainnya

Friday, 18 September 2026 - 14:41 WIB

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 September 2026 - 14:35 WIB

Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Friday, 18 September 2026 - 00:50 WIB

Prof Sahiron: Lebih Banyak Profesor di Kampus akan Bagus Akreditasinya

Thursday, 17 September 2026 - 19:23 WIB

UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar

Saturday, 12 September 2026 - 21:12 WIB

UIN KHAS Jember Borong 7 Medali di Ajang PORSI JAWARA II 2026

TERBARU

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Humas UIN KHAS).

Educatia

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 Sep 2026 - 14:41 WIB

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achamd Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Foto Pribadi).

Educatia

Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Friday, 18 Sep 2026 - 14:35 WIB

Ilustrasi Nietzsche dan pernikahan (Sumber: AI)

Kolomiah

Pandangan Nietzsche Agar Pernikahan Tidak Berujung Cerai

Friday, 18 Sep 2026 - 13:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading