Argumen Imam Al-Ghazali Menolak Hukum Sebab-Akibat

Sunday, 6 October 2024 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penolakan Al-Ghazali terhadap hukum sebab akibat (ilustrasi/Arif)

penolakan Al-Ghazali terhadap hukum sebab akibat (ilustrasi/Arif)

Frensia.id- Imam Al-Ghazali merupakan figur besar dalam deretan intelektual muslim. Sekalipun usianya dalam hitungan tahun Hijriyah sekitar 55 tahun (450 H-550H),  tetapi pengaruhnya sangatlah besar di era-era sesudahnya.

Selain mendalami berbagai disiplin agama, pengetahuan Al-Ghazali juga merambah pada persoalan-persoalan filsafat, salah satu karya sang hujjatul islam ini yang mendapatkan perhatian dari para cerdik cendekia selanjutnya adalah Tahafut Al-Falasifah.

Buku tersebut sesuai dengan judulnya, berisi mengenai sanggahan-sanggahan yang dilontarkan kepada para filosof muslim yang telah mengkaji filsafat Yunani.

Orientasi yang dilakukan oleh Al-Ghazali tidak lain adalah menjaga kesucian iman umat Islam, yang nyaris tertikung oleh filsafat yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab oleh para cendekiawan muslim, pada era sebelumnya.

Salah satu tema yang cukup krusial dan menjadi salah satu tema pembahasan dalam buku tersebut adalah mengenai sebab-akibat.

Pada tema ini, Al-Ghazali terlihat jelas sebagai seorang pembela ajaran Al-Asy’ary. Menjadi menarik dengan cara yang digunakan, ia mengajukan argumentasi-argumentasi filosofis untuk menunjukkan kerancuan-kerancuan pikiran-pikiran para filosof.

Sikap ini menunjukkan bahwa Al-Ghazali sebelum melakukan gertakan ia sendiri telah menguasai peta pemikiran dan kedalaman-kedalamannya. Tidak sekedar ujaran yang bersifat sentimental melainkan didasarkan dengan data dan analisis yang ketat.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama dengan UNEJ untuk Tingkatkan Literasi Perlindungan Sosial

Menurutnya pembahasan mengenai sebab-akibat akan mempengaruhi keyakinan seseorang tantang mu’jizat.

Sebagaimana lazimnya, mu’jizat adalah suatu kejadian yang luar biasa (khariq al-adat) dan keluar dari akal pikiran manusia.

Apabila seseorang menerapkan hukum sebab-akibat secara total. Dapat dimungkinkan ia tidak akan mempercayai hal-hal luar biasa yang dimiliki oleh para Nabi dan Rasul.

Menurut Al-Ghazali sebab-akibat berjalan tidak secara pasti, sebab dalam sebuah peristiwa yang terjadi akan selalu menjadi kemungkinan sampai Allah sendiri lah yang memberikan kepastian terhadap hal tersebut.

Semisal, seseorang yang membanting piring, sesuai dengan kebiasaan yang terjadi piring tersebut akan pecah. Oleh karena itu akan dibuat sebuah kesimpulan bahwa bantingan adalah sebab dan pecahnya piring adalah akibat.

Pendapat tersebut jelaslah tidak benar, karena segala sesuatu yang terjadi merupakan hasil dari kehendak Allah. Apabila piring itu pecah artinya Allah menghendaki pecah, jika tidak maka Allah pun tidak menghendaki.

Dengan demikian hukum yang meliputi pada sebuah benda berlaku selama dikehendaki oleh Allah. Sedangkan sebab-akibat merupakan salah satu bentuk dari kehendak Allah dan masih banyak lagi bentuk-bentuk lain yang saling bertabrakan sekalipun dengan sample yang sama.

Baca Juga :  Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Luluskan 86 Mahasiswa pada Yudisium ke-XXXI Juli 2026

Para filosof muslim mengingkari kejadian Nabi Ibrahim yang tidak terbakar, kecuali sifat membakar yang ada pada api tiada atau Nabi Ibrahim kala itu berubah menjadi materi yang tidak terbakar.

Sedangkan bagi Al-Ghazali, api tidak mampu membuat terbakar kecuali mendapatkan izin dari Allah untuk melakukan kebiasaannya. Semuanya menjurus kepada kuasa dan kehendak dari Allah.

Jadi ketika Nabi Ibrahim tidak terbakar entah karena ada perubahan materi atau perubahan sifat api pada hakikatnya atas izin Allah. Sedangkan alasan tersebut hanyalah perantara saja.

Upaya yang dilakukan oleh Al-Ghazali tidak lain untuk menjaga kemurnian aqidah umat islam agar tidak melenceng dari sesuatu selain Allah.

Ketika ia berpendapat bahwa tidak terdapat kepastian atas hasil sebab-akibat kecuali dengan izin Allah, berarti ia sedang menunjukkan kelemahan akal manusia yang selalu terpaku pada salah satu mekanisme perubahan di alam ini.

Karena terdapat sebuah mekanisme yang berjalan sendiri diluar akal manusia dan bukan bagian dari cara dan materi yang bisa diserap oleh akal.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Akademisi Hukum UIN KHAS Sebut Program Homecare Pemkab Jember Mudahkan Akses Kesehatan Warga Kurang Mampu
Polije Gaet Kampus Korsel Gelar WFK-ICT 2026, Libatkan 10 Politeknik
KKN Posko 61 Lakukan Penyuluhan Pencegahan Pernikahan Dini di Kupang Curahdami Bondowoso
Tim URC Satreskrim Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster senilai ratusan juta
Siswi SLB Negeri Jember Raih Juara Nasional, Ortu Berharap Pemkab Beri Apresiasi
Luapan Sungai Gerus Plengsengan di Sempu Banyuwangi, Nyaris Hantam Bangunan Warga
Puting Beliung Terjang Purwoharjo Banyuwangi, 12 Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Timpa Bangunan
Keren Mahasiswa S3 di Jember Kembangkan AI Pendeteksi Kematangan Durian

Baca Lainnya

Tuesday, 4 August 2026 - 23:40 WIB

Akademisi Hukum UIN KHAS Sebut Program Homecare Pemkab Jember Mudahkan Akses Kesehatan Warga Kurang Mampu

Monday, 3 August 2026 - 19:15 WIB

Polije Gaet Kampus Korsel Gelar WFK-ICT 2026, Libatkan 10 Politeknik

Thursday, 30 July 2026 - 17:19 WIB

KKN Posko 61 Lakukan Penyuluhan Pencegahan Pernikahan Dini di Kupang Curahdami Bondowoso

Thursday, 30 July 2026 - 14:28 WIB

Tim URC Satreskrim Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster senilai ratusan juta

Tuesday, 28 July 2026 - 18:15 WIB

Siswi SLB Negeri Jember Raih Juara Nasional, Ortu Berharap Pemkab Beri Apresiasi

TERBARU

Sumber: Pixabay

Kolomiah

Kades adalah Politikus bukan Raja Jawa

Sunday, 9 Aug 2026 - 06:19 WIB

Suasana saat mediasi oleh pihak Polsek, Koramil, pihak desa, dan Dinas Pendidikan serta warga desa (Foto: Istimewa).

Criminalia

Penganiayaan Siswi SD di Jember Gegara Cemburu Saling Follow TikTok

Saturday, 8 Aug 2026 - 18:35 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading