Black Rock Akan Entri Besar-Besaran Ke RWA Market, Siap Bakar 5 Juta US Dollar untuk Token Baru

Tuesday, 28 May 2024 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Black Rock - Perusahaan Investasi asal Amerika Serikat.

Black Rock - Perusahaan Investasi asal Amerika Serikat.

Frensia.id – Black Rock perusahaan Investasi asal Amerika Serikat (AS) ini telah dikabarkan akan masuk besar-besaran ke Real World Asset (RWA).

Melalui akun resmi media X RWA @RWAwatchlist_ Black Rock dikabarkan akan bakar 5 Juta US Dollar untuk token baru.

Perusahaan raksasa investasi juga dikabarkan akan menguasai perekonomian dunia jika misi besarnya tercapai.

Black Rock banyak dikenal karena kinerjanya yang serba berkelanjutan dan fokus terhadap transisi energi rendah karbon. 

Larry Fikn adalah sosok paling berpengaruh dalam perusahaan ini, ia adalah Chairman sekaligus CEO Black Rock yang memiliki kendali penuh.

Baca Juga :  Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Beberapa exchange kripto di Indonesia mencatat total kekayaan dari Black Rock mencapai 9.500.000.000.000 US Dollar. Jika dikonversi dengan kurs asumsi Rp 14.300/US Dollar, maka asetnya mencapai total RP 132,850,000,000,000,000.

BlackRock terus memberikan pandangan mingguan mereka mengenai kondisi pasar melalui BlackRock Investment Institute. 

Laporan mingguan ini memberikan analisis dan wawasan mendalam terkait tren pasar saat ini, kebijakan ekonomi global, serta peluang investasi yang dapat diambil oleh investor.

Baca Juga :  Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Namun, seperti banyak perusahaan besar lainnya, BlackRock juga menghadapi tantangan dan kontroversi. 

Beberapa kritik menyoroti kekuatan dan pengaruh besar perusahaan ini dalam ekonomi global, serta peranannya dalam investasi di sektor-sektor yang kurang ramah lingkungan. 

Meskipun demikian, BlackRock terus berupaya menjawab kritik ini melalui peningkatan transparansi dan komitmen terhadap investasi berkelanjutan. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik
Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah
Harga Minyakita Naik, Pedagang di Jember Stop Penjualan
Gas Elpiji 3 Kg di Jember Langka-Mahal, Pertamina Gelar Operasi Pasar
Perajin Tahu di Mangli Jember Keluhkan Efek Domino Naiknya Harga Kedelai

Baca Lainnya

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Monday, 25 May 2026 - 14:00 WIB

BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi

Friday, 22 May 2026 - 19:32 WIB

Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Friday, 22 May 2026 - 18:34 WIB

Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

Thursday, 21 May 2026 - 14:25 WIB

Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah

TERBARU

Politia

Dugaan Korupsi Program MBG Kembali Menyeret Tersangka Baru

Thursday, 11 Jun 2026 - 20:40 WIB

Anggota Serikat Tani Independen (Sekti) Kabupaten Jember, saat foto bersama salah satu anggota Komisi A DPRD Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA

Thursday, 11 Jun 2026 - 17:23 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading