Bukan Riyadi, Peserta Tertua Tajemtra 2024 Berasal dari Belanda

Sunday, 1 September 2024 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riyadi (kiri), Yacobus (paling kana) Peserta Tertua Tajemtra 2024 (Sumber: Tangkapan Layar Instagram @dinas_kominfo_kab_jember)

Riyadi (kiri), Yacobus (paling kana) Peserta Tertua Tajemtra 2024 (Sumber: Tangkapan Layar Instagram @dinas_kominfo_kab_jember)

Frensia.id – Riyadi pria lansia berusia 72 tahun menjadi sorotan saat pelaksanaan Gerak Jalan Tanggul Jember Tradisional (Tajemtra) 2024, Sabtu (31/08).

Pasalnya, di usianya yang tak muda lagi, Riyadi masih bersemangat mengikuti Tajemtra 2024. Bahkan, ia mengaku telah berkali-kali mengikuti kegiatan tahunan pemerintah Jember itu.

Dilansir dari media sosial Dinas Kominfo Jember, Riyadi merupakan warga Kaliwates yang ditemani oleh rekannya yang lebih tua darinya, yaitu Yacobus, pria kelahiran Belanda.

Diketahui, dari sekitar 15.155 peserta Tajemtra, Yacobus merupakan peserta tertua dengan usia yang sudah menginjak angka 82.

Bahkan, pria menetap di Kota Surabaya mengaku selalu bersemangat dalam mengikuti acara-acara seperti ini. “Setiap kegiatan seperti ini saya selalu ikut, apalagi ini kan memperingati HUT kemerdekaan RI. Nggak hanya di Jember, kemarin itu di Surabaya ada acara gini juga saya ikut,” kata Yacobus.

Baca Juga :  Sterilisasi Pelabuhan Ketapang, GAPASDAP : Harus Menjadi Tonggak Lahirnya Budaya Keselamatan

Selain itu, Yacobus merasa sedih sekaligus terharu. “Ya saya bersyukur, di usia 82 tahun ini masih sehat dan ikut kegiatan seperti ini. Kalau ingat teman-teman saya semasa di militer dulu sedih, karena mereka banyak yang sakit-sakitan, bahkan sudah banyak yang gugur,” ujarnya dengan mata yang berkilau.

Yacobus mengaku mengikuti acara ini tidak hanya dirinya sendiri, tapi juga untuk mengenang semangat kemerdekaan yang telah dibangun oleh para pahlawan.

“Saya ikut Tajemtra ini karena ingin mengingat kembali perjuangan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia,” katanya dengan suara yang penuh makna.

Dengan semangat yang tak pernah mati, Yacobus menjadi simbol kekuatan dan kebersamaan di tengah-tengah masyarakat Jember.

Baca Juga :  PKBM Merdeka Jalin Kerjasama dengan LPK Desy Education di bidang Pendidikan Kesetaraan dan Pelatihan Keterampilan

Acara Tajemtra 2024 tidak hanya tentang gerak jalan dan berlari, tapi juga tentang mengenang sejarah dan membangun masa depan yang lebih baik bersama-sama.

Oleh karena itu, ia mengajak warga Jember yang lebih muda lebih antusias mengikuti agenda sejenis ini.

“Ayo warga Jember, jangan kalah dengan warga dari luar Jember. Semoga senantiasa diberikan kesehatan,” pungkasnya.

Hadirnya kakek kelahiran Belanda itu menjadi simbol kekuatan dan semangat kemerdekaan yang tidak pernah mati.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Bupati Jember, Hendy Siswanto, “Kami mengembalikan Jadwal bulan Agustus untuk menguatkan di HUT RI ke-79, bahwa Tajemtra perwujudan karakter bangsa Indonesia gotong royong”.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Memantau Pergerakan WNA, Imigrasi Banyuwangi Rapatkan Barisan Timpora Tingkat Kabupaten
Toko dan Rumah di Jajag Banyuwangi Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta
Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Putra KH. Wahab Chasbullah Tegaskan Islam, Negara, dan NU Tak Terpisahkan
Tersangka! Guru Ngaji yang Cabuli Murid di Bawah Umur di Kecamatan Sempu Banyuwangi
19 Profesor Potensi Bakal Calon Rektor UIN KHAS, Frensia Institute: Butuh Ahli Manajemen dan Mantan Aktivis
Bawa Gagasan “Kedungrejo Ceria”, M. Ainur Ridlo Siap Bertarung di Pilkades Serentak Banyuwangi
Mandi Bareng Teman, Bocah 7 Tahun Tenggelam di Sungai Stail Banyuwangi
Pickup Terjun ke Bawah Sasak Tambong Banyuwangi, Sopir Luka-luka

Baca Lainnya

Friday, 28 August 2026 - 21:41 WIB

Toko dan Rumah di Jajag Banyuwangi Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta

Thursday, 27 August 2026 - 19:40 WIB

Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Putra KH. Wahab Chasbullah Tegaskan Islam, Negara, dan NU Tak Terpisahkan

Thursday, 27 August 2026 - 12:46 WIB

Tersangka! Guru Ngaji yang Cabuli Murid di Bawah Umur di Kecamatan Sempu Banyuwangi

Thursday, 27 August 2026 - 11:12 WIB

19 Profesor Potensi Bakal Calon Rektor UIN KHAS, Frensia Institute: Butuh Ahli Manajemen dan Mantan Aktivis

Tuesday, 25 August 2026 - 15:42 WIB

Bawa Gagasan “Kedungrejo Ceria”, M. Ainur Ridlo Siap Bertarung di Pilkades Serentak Banyuwangi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading