Closing Statement Debat Terakhir Pilkada Jember, Para Paslon Sama Meminta Ma’af

Sunday, 24 November 2024 - 01:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Closing Statement Debat Terakhir Pilkada Jember, Para Paslon Sama Meminta Ma'af (Sumber: KPU Jember)

Gambar Closing Statement Debat Terakhir Pilkada Jember, Para Paslon Sama Meminta Ma'af (Sumber: KPU Jember)

Frensia.id – Closing statement debat ketiga dan yang terakhir Pilkada Jember 2024, cukup menyejukkan. Pasalnya, semua pasangan calon (Paslon) saling mengungkapkan permintaan maaf. Momen ini menjadi penutup yang penuh makna dalam rangkaian debat yang telah berlangsung, mencerminkan sikap saling menghargai dan kesediaan untuk memperbaiki diri.

Debat dimulai dengan pernyataan dari Paslon 02, Gus Fawait-Djoko Susanto. Dengan penuh rasa terima kasih, mereka menyampaikan pesan yang menyentuh hati.

Sebagai anak muda yang tumbuh di desa yang penuh tantangan, Gus Fawait merasa terpanggil untuk berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Jember.

Gus Fawait melanjutkan dengan menjelaskan niat dan motivasinya maju dalam Pilkada.

“Saya maju bersama Pak Joko sebagai bentuk pengabdian kami dan sebagai bentuk usaha dan ikhtiar kami untuk memajukan Kabupaten kami,”, ungkapnya, 23/11/2024.

Ucapan ini disertai dengan rasa terima kasih yang mendalam kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan selama masa kampanye.

“Terima kasih para kiai, terima kasih para bunyai, terima kasih para relawan, terima kasih para partai-partai politik, terima kasih semuanya warga Jember dan terima kasih Pak Hedi dan kiai Firjon yang telah memberikan banyak pelajaran pada saya secara pribadi,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Jember Selidiki Dugaan Keracunan Makanan Bergizi Gratis di Bangsalsari

Tak hanya itu, Gus Fawait juga dengan tulus mengungkapkan permintaan maaf atas berbagai peristiwa yang terjadi selama masa kampanye. Meskipun banyak fitnah dan ejekan yang diterimanya, Gus Fawait tetap mengedepankan sikap bijaksana.

“Tentu saya bukan makhluk yang sempurna, masih banyak kesalahan, kalaupun saya diejek, kalaupun saya difitnah, kalaupun saya diolok-olok,” ungkapnya.

“Yang terakhir, saya kalau dalam proses pilkada ini, proses kampanye banyak sekali kesalahan. Mulai yang dilakukan oleh orang-orang kami, pendukung kami, mereka tidak salah. Yang salah saya sebagai pemimpinnya bersama Pak Joko,” tambahnya dengan penuh rasa tanggung jawab.

Di sisi lain, Paslon 01, Hendy-Fijaun, juga tidak kalah dalam menyampaikan pesan yang penuh kedamaian. Hendy mengungkapkan terima kasihnya kepada masyarakat Jember yang telah memberikan doa, dukungan, kritik, dan saran yang sangat berarti selama masa kampanye.

“Terima kasih kami ucapkan bagi seluruh masyarakat Jember untuk doa dukungan kritik dan sarannya,” ujar Hendy dengan penuh rasa syukur.

Baca Juga :  Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan

Hendy menambahkan bahwa harapan dan doa dari masyarakat akan menjadi kekuatan utama mereka dalam perjuangan. “Harapan dan doa dari masyarakat akan selalu kami jadikan nafas perjuangan untuk mewujudkan Jember yang adil dan sejahtera,” katanya dengan penuh keyakinan.

Hendy juga memberikan apresiasi kepada berbagai lembaga yang telah mendukung terlaksananya Pilkada dengan lancar dan damai. “Apresiasi kami untuk KPU, Bawaslu, TNI Polri, dan DPRD Jember yang sudah bekerja keras mewujudkan Pilkada yang curdil dan damai,” tuturnya.

Tidak ketinggalan, Hendy dan Fijaun juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Jember. “Ji Hendy dan Gus Mirjon, hanya manusia biasa, kami mohon maaf kepada semua pihak bila selama masa kampanye ini ada salah dan hilaf, itu semata-mata karena kekurangan kami,” ungkap Hendy.

Kedua Paslon memiliki komitmen yang sama untuk membangun Jember dan siap untuk memperbaiki diri dalam segala hal.

Dengan penuh ketulusan, mereka mengakhiri debat terakhir ini dengan permintaan maaf yang menggugah hati, memberikan pesan bahwa dalam politik, kedamaian dan saling menghargai harus tetap dijaga.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dukung Pinjaman Rp786 Miliar Pemkab Jember, Gus Dofir: Asal Dasar Hukumnya Kuat dan Transparan
Fraksi PDIP Tegaskan Tak akan Geser Sikap soal Penolakan Rencana Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember
Widarto Luruskan soal Persetujuan Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember dalam Rapat KUA-PPAS APBD 2027
4 Hari Tak Terlihat, Warga Temukan Pria di Purwoharjo Banyuwangi Meninggal Diduga Tersengat Listrik
Pemkab Jember Tanggung Biaya Keberangkatan Kontingen Jamnas XII ke Cibubur Jaktim
Imigrasi Jember Bentuk Desa Binaan di Senduro Lumajang, Edukasi Paspor hingga TPPO
ADD Dipangkas, Kades di Jember Keluhkan Pembangunan Desa Lumpuh ke DPRD Jember
Petugas SPPG Tewas! Mobil Operasional MBG Hantam Truk Muatan Tepung

Baca Lainnya

Tuesday, 11 August 2026 - 20:22 WIB

Dukung Pinjaman Rp786 Miliar Pemkab Jember, Gus Dofir: Asal Dasar Hukumnya Kuat dan Transparan

Tuesday, 11 August 2026 - 19:36 WIB

Fraksi PDIP Tegaskan Tak akan Geser Sikap soal Penolakan Rencana Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember

Tuesday, 11 August 2026 - 19:26 WIB

Widarto Luruskan soal Persetujuan Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember dalam Rapat KUA-PPAS APBD 2027

Tuesday, 11 August 2026 - 09:29 WIB

4 Hari Tak Terlihat, Warga Temukan Pria di Purwoharjo Banyuwangi Meninggal Diduga Tersengat Listrik

Monday, 10 August 2026 - 21:00 WIB

Pemkab Jember Tanggung Biaya Keberangkatan Kontingen Jamnas XII ke Cibubur Jaktim

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading