Diriset, Orang Cina Di Jember Ternyata Juga Nasionalis

Thursday, 3 October 2024 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Diriset, Orang Cina Di Jember Ternyata Juga Nasionalis (Sumber: Frensia/Grafis)

Gambar Diriset, Orang Cina Di Jember Ternyata Juga Nasionalis (Sumber: Frensia/Grafis)

Frensia.id-  Diriset, banyak orang Cina di Jember yang ternyata juga memiliki kesadaran cinta terhadap tanah air. Hal demikian telah dikaji secara cukup ilmiah.

Beberapa di antara akademisi yang telah melakukan penelitian di antaranya adalah Rosyadi Br, Hartono dan Ahmad Winarno. Ketiganya adalah akademisi Universitas Kiai Ahmad Shiddiq Jember.

Penelitiannya telah dipublikasi dalam Jurnal Univerisitas Nurul Jadid, At-Turāṡ: Jurnal Studi Keislaman. Telah terbit tahun 2023.

Masyarakat etnis Tionghoa Muslim di Jember memiliki semangat nasionalisme yang kuat, yang sudah tertanam sejak mereka lahir. Bagi mereka, nasionalisme bukan sekadar konsep, melainkan suatu keniscayaan.

Hal ini karena sebagian besar dari mereka lahir, tumbuh, dan menjalani kehidupan di Indonesia, menjadikan cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bagian integral dari identitas mereka. Rasa nasionalisme ini tidak hanya diucapkan, tetapi juga diwujudkan dalam berbagai bentuk kegiatan yang mencerminkan kecintaan mereka terhadap tanah air.

Baca Juga :  Kiai-Kiai Besar Jember Antar Kepergian Prof Hepni, Sosok Rektor Yang Upayakan UIN KHAS Jadi Pusat Studi Pesantren

Makna nasionalisme bagi etnis Tionghoa Muslim di Jember sangat jelas: mereka merasa bahwa sebagai warga Indonesia, kewajiban mereka adalah berkontribusi bagi bangsa dan negara. Identitas mereka sebagai keturunan Tionghoa tidak mengurangi rasa cinta mereka terhadap Indonesia, justru menegaskan bahwa keberagaman adalah bagian dari kekuatan bangsa ini.

Dalam berbagai kesempatan, mereka selalu menunjukkan komitmen yang kuat untuk menjaga keutuhan dan kemajuan NKRI.

Proses penanaman dan penguatan nilai-nilai nasionalisme di kalangan etnis Tionghoa Muslim Jember dilakukan melalui sejumlah kegiatan yang terstruktur dan rutin. Salah satunya adalah diskusi rutin yang diselenggarakan oleh organisasi PITI (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia) Jember serta Persatuan Warga Tionghoa (PWT) Jember.

Diskusi-diskusi ini tidak hanya membahas isu-isu keagamaan, tetapi juga membahas pentingnya nasionalisme dan peran etnis Tionghoa dalam menjaga persatuan bangsa.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polresta Banyuwangi Salurkan Bantuan Alat Pertanian untuk Petani Jagung

Selain itu, partisipasi aktif dalam kegiatan kenegaraan menjadi wujud konkret dari rasa nasionalisme mereka. Salah satu kegiatan yang sering mereka selenggarakan adalah upacara bendera untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Melalui kegiatan ini, mereka memperlihatkan rasa hormat dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Tidak hanya itu, mereka juga ikut terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat yang bertujuan untuk mempererat hubungan sosial antarwarga dan menjaga harmoni di lingkungan tempat tinggal mereka.

Semua kegiatan ini menunjukkan bahwa nasionalisme di kalangan etnis Tionghoa Muslim di Jember bukanlah hal yang dipaksakan, melainkan lahir dari kesadaran kolektif sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Dengan berbagai aktivitas yang mereka lakukan, dapat ditegaskan bahwa cinta kepada NKRI adalah bagian dari jati diri mereka sebagai warga negara yang setia dan berkontribusi nyata untuk negeri.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Polda Babel dan Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Timah Illegal di Belitung
Demi Dirgahayu Hukum! Tim Gabungan Polda Babel dan Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Timah Illegal
Tragis, Siswi 12 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan di JLS Glenmore
Minibus Tabrak Kios Bensin di Banyuwangi, 1 Orang Meninggal dan Mobil Terbakar
Pengunjung Wanita Lapas Banyuwangi Diamankan Petugas Selipkan Sabu di Karet Celana
Ketua DPC Peradi Jember Kutip Kaidah Ushul Fikih untuk Dukung Kubu Febrie
Perempuan Lansia 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Parit Persawahan Tegalsari Banyuwangi
4 Hari Tak Terlihat, Warga Temukan Pria di Purwoharjo Banyuwangi Meninggal Diduga Tersengat Listrik

Baca Lainnya

Monday, 17 August 2026 - 12:26 WIB

Polda Babel dan Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Timah Illegal di Belitung

Monday, 17 August 2026 - 12:20 WIB

Demi Dirgahayu Hukum! Tim Gabungan Polda Babel dan Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Timah Illegal

Monday, 17 August 2026 - 00:12 WIB

Tragis, Siswi 12 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan di JLS Glenmore

Friday, 14 August 2026 - 18:40 WIB

Pengunjung Wanita Lapas Banyuwangi Diamankan Petugas Selipkan Sabu di Karet Celana

Thursday, 13 August 2026 - 22:00 WIB

Ketua DPC Peradi Jember Kutip Kaidah Ushul Fikih untuk Dukung Kubu Febrie

TERBARU

Gambar Tragis, Siswi 12 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan di JLS Glenmore (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Tragis, Siswi 12 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan di JLS Glenmore

Monday, 17 Aug 2026 - 00:12 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading