Dr Robert R. Redfield: SARS-CoV-2 Diduga Direkayasa

Wednesday, 20 November 2024 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Dr. Robert R. Redfield, mantan Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, mengungkapkan pandangan kontroversial terkait asal-usul virus SARS-CoV-2.

Mantan Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan penyakit AS itu menyatakan bahwa SARS-CoV-2 diduga direkayasa dalam program pertahanan Biologis.

Pernyataan tersebut seperti disampaikan Dr Robert dalam sebuah wawancara dengan Dana Parish tertanggal 14 November 2024.

Menurut Dr. Redfield, virus tersebut kemungkinan besar direkayasa sebagai bagian dari program pertahanan biologis.

Dr. Redfield menyatakan bahwa terdapat keterlibatan Amerika Serikat dalam penelitian yang mengarah pada pengembangan virus tersebut.

Ia menyoroti pendanaan yang diberikan oleh beberapa lembaga pemerintah, seperti Institut Kesehatan Nasional (NIH), Departemen Luar Negeri, USAID, dan Departemen Pertahanan AS.

Baca Juga :  FLS3N di Jember Jadi Ajang Seleksi Bakat Siswa SD Tingkat Kabupaten

Keempat lembaga tersebut, menurutnya, berkontribusi dalam mendanai penelitian terkait virus tersebut.

Selain itu, ia menyinggung seorang ilmuwan terkemuka bernama Dr. Ralph Baric dari University of North Carolina yang disebut memiliki peran signifikan dalam penelitian ini.

“Dia sangat terlibat dalam penelitian ini dan mungkin membantu menciptakan beberapa galur virus asli,” ungkap Dr. Redfield, meskipun ia mengakui bahwa belum ada bukti pasti terkait tuduhan tersebut.

Dr. Redfield juga menyoroti tanggung jawab China, bukan pada proses penciptaan virus di laboratorium, melainkan pada pelanggaran terhadap regulasi kesehatan internasional.

Ia mengkritik respons awal China terhadap wabah tersebut, termasuk kegagalan mereka mematuhi perjanjian internasional yang mengharuskan mereka menerima bantuan global dalam waktu 48 jam setelah wabah terdeteksi.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Menerima Audiensi dari LPSK

“China tidak mengizinkan CDC untuk segera membantu mengatasi situasi tersebut,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah virus mungkin berasal dari Amerika Serikat dan China hanya dijadikan kambing hitam, Dr. Redfield tidak memberikan jawaban pasti.

Namun, ia menyebut kemungkinan bahwa virus itu mungkin berasal dari Chapel Hill, tempat penelitian intensif terkait virus corona dilakukan.

Pernyataan Dr. Redfield ini menambah babak baru dalam perdebatan panjang tentang asal-usul SARS-CoV-2.

Meskipun belum ada bukti konklusif, pandangannya menyoroti perlunya transparansi dan akuntabilitas lebih lanjut dari berbagai pihak terkait.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Mahasiswa UIN KHAS Jember Jadi Pemenang Kompetisi Kreator Muda PMB PTKIN 2026
Didukung Puluhan Tokoh Lintas Agama, UIN KHAS Kuatkan Gerakan Eko-Teologi Berkesadaran Moderasi
Program ‘UPGRADE’ di FTIK UIN KHAS Jember Jadi Ajang Peningkatan Kompetensi Mahasiswa
Ketua Kwarda Pramuka Jatim Arum Sabil Puji Kedisiplinan Fakultas Kedokteran Unusa
Peringati Ultah Gubernur Khofifah, Kwarda Pramuka Jatim Sebar Bibit Kelapa Pandan Wangi dan Pisang Mas Kirana
Pramuka Jatim Kini Punya Jalur Khusus Masuk Kedokteran Unusa
FLS3N SD se-Jember Digelar, Ratusan Siswa Adu Talenta dalam 7 Cabang Lomba
Dispendik Jember Gelar FLS3N, Cari Peserta Terbaik Tingkat Kabupaten
Tag :

Baca Lainnya

Thursday, 21 May 2026 - 17:20 WIB

Mahasiswa UIN KHAS Jember Jadi Pemenang Kompetisi Kreator Muda PMB PTKIN 2026

Wednesday, 20 May 2026 - 12:03 WIB

Didukung Puluhan Tokoh Lintas Agama, UIN KHAS Kuatkan Gerakan Eko-Teologi Berkesadaran Moderasi

Tuesday, 19 May 2026 - 23:56 WIB

Program ‘UPGRADE’ di FTIK UIN KHAS Jember Jadi Ajang Peningkatan Kompetensi Mahasiswa

Tuesday, 19 May 2026 - 21:44 WIB

Ketua Kwarda Pramuka Jatim Arum Sabil Puji Kedisiplinan Fakultas Kedokteran Unusa

Tuesday, 19 May 2026 - 19:35 WIB

Peringati Ultah Gubernur Khofifah, Kwarda Pramuka Jatim Sebar Bibit Kelapa Pandan Wangi dan Pisang Mas Kirana

TERBARU

Petugas Damkar Jember  saat melakukan pemadaman di lokasi kebakaran (Foto: Istimewa).

News

Hari H Akad, Rumah Warga Jember Alami Kebakaran

Friday, 22 May 2026 - 15:38 WIB