Elit Pelajar Luar Negeri Kurang Cinta Tanah Air, Prabowo: Terpapar Materialisme dan Hedonisme

Friday, 24 May 2024 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Elit Pelajar Luar Negeri Kurang Cinta Tanah Air, Prabowo: Terpapar Materialisme dan Hedonisme

Elit Pelajar Luar Negeri Kurang Cinta Tanah Air, Prabowo: Terpapar Materialisme dan Hedonisme

Frensia.id- Prabowo Subianto mengaku merasa khawatir generasi elit pelajar luar negeri kurang cinta tanah air. Bahkan mereka, lebih menonjol sebagai generasi yang terpapar pikiran materialisme dan hedonisme.

Pernyataan ini dikemukakannya saat program wawancara eksklusif di TV One kemarin 23/05/2024. Ia kebetulan ditanya tentang cita-cita sebagai presiden yang tampaknya telah lama tertanam pada diri.

Chacha Annisa pada program tersebut bertanya tentang semangat Prabowo yang berkali-kali calon presiden, dan pernah putus asa.

“Sebenarnya kita juga penasaran dengan proses yang begitu panjang. Bapak gigih dikatakan dengan 4 kali ikut kontestasi Pilpres, jadi capres dan jadi cawapres sebanyak 3 kali. Memang cita-cita bapak ya menjadi presiden Indonesia?” tanyanya.

Prabowo mengakui hal tersebut. Cita-citanya memang jadi presiden. Namun paling inti adalah soal adanya jiwa patriot yang sangat mencintai tanah airnya.

saya dari kecil, saya dibesarkan untuk cinta tanah, Jadi sebagai seorang patriot, sebagai seorang yang cinta tanah air, saya ingin melihat tanah air saya, bangsa saya, jadi bangsa yang tidak kalah dengan bangsa lain”, ucapnya tegas.

Baca Juga :  Dituding Pendukung Prabowo, Aurelie Bantah Lewat Reels: "Aku Nggak Pernah Ikut Kampanyenya"

Baginya, ia ingin melihat bangsa Indonesia benar-benar merdeka. Merdeka baginya adalah hidup penuh kehormatan dan kelayakan. Sehingga ia sebagai seorang patriot, mengaku jika Allah telah memberikan tenaga, kesempatan dan kecerdasan harus dimaksimalkannya untuk rakyat Indonesia.

Saat ditanya oleh Chacha tentang persentase kecintaannya terhadap tanah air. Prabowo tidak menjawab, baginya cinta tanah air tak bisa dikuantifikasikan. Bahkan ia yakin bahwa seluruh masyarakat itu memiliki cinta tanah air. Ia mencontohkan pada supproter bola.  

kita lihat umpamanya, pertandingan bola. Begitu antusias penonton-penonton kita ya. Sampai bangsa lain pun juga sangat kagum kalau lihat penonton kita gitu. Suppoternya ya. Itu sangat, itu contoh saja”, tambahnya.

Baca Juga :  Datang ke JFC, Sekjen Kemenbud: Bangsa yang Rawat Budaya Akan Disegani Dunia

Baginya ada satu masalah yang amat memprihatinkan. Ia sebut banyak elit di Indonesia yang begitu apatis rasa cinta tanah.

“terlalu banyak elit Indonesia itu yang, apa iya? Menganggap cinta tanah air itu sesuatu yang biasa-biasa saja. Dan itu yang agak merasakan. Mungkin mereka kurang semangat dalam menghormat cinta tanah air. Saya kira itu. Mungkin ini juga ada generasi kita yang belajar di negara-negara tertentu, yang akhirnya cara pandangan terpengaruh. Menonjolnya adalah materialisme dan hedonisme”, ungkapnya.

Garis besarnya, tampaknya Prabowo sedang mengkhawatirkan beberapa elit generasi yang memiliki sekolah di luar negeri. Mereka kemudian dianggap terpapar pemikiran yang tidak benar. Diantara nalar pikir yang disebutnya tidak baik adalah hedonisme dan materialisme.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus
Semarak Pawai Ancak Agung di Jember, Gus Fawait Bawa Pesan Toleransi dan Kemanusiaan
Frensia Institute: Buku “Presiden Solusi” Banjir Pemberitaan, Tapi Minim Uji Independen
Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan
Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan
Pemkab Jember Terima Transfer DAU dan DBH Rp223 Miliar, Gus Fawait akan Alokasikan untuk Infrastruktur Desa
Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember
Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Baca Lainnya

Sunday, 23 August 2026 - 13:40 WIB

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus

Sunday, 23 August 2026 - 13:30 WIB

Semarak Pawai Ancak Agung di Jember, Gus Fawait Bawa Pesan Toleransi dan Kemanusiaan

Sunday, 23 August 2026 - 01:11 WIB

Frensia Institute: Buku “Presiden Solusi” Banjir Pemberitaan, Tapi Minim Uji Independen

Friday, 21 August 2026 - 19:16 WIB

Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Thursday, 20 August 2026 - 18:11 WIB

Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan

TERBARU

Gambar Pickup Terjun ke Bawah Sasak Tambong Banyuwangi, Sopir Luka-luka(Sumber: Isitimewa)

Regionalia

Pickup Terjun ke Bawah Sasak Tambong Banyuwangi, Sopir Luka-luka

Monday, 24 Aug 2026 - 15:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading